MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Produksi Rapid Test Konsorsium Riset Inovasi Tembus 350 Ribu Sebulan

Redaksi by Redaksi
25 Oktober 2020
in Nasional, News
0
Produksi Rapid Test Konsorsium Riset Inovasi Tembus 350 Ribu Sebulan

Menteri Riset dan Teknologi Indonesia Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Indonesia, Bambang Brodjonegoro memberikan keterangan kepada wartawan mengenai pengembangan vaksin terapi dan inovasi covid-19 di Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2020. Foto: Satgas Covid-19.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/ BRIN) membentuk konsorsium riset inovasi.

Konsorsium yang melibatkan perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia usaha, industri swasta, BUMN, serta berbagai unsur pemerintah telah membuahkan hasil.

RelatedPosts

Foto Tragis Gajah Aceh Hantarkan Chaideer Mahyuddin Raih APFI 2026

IDI Aceh Naik Tajam, Kini Tertinggi di Sumatera

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Aceh Hingga 10 Mei 2026

Beberapa diantaranya membuat Rapid Diagnostic Test, Polymerase Chain Reaction (PCR) Test Kit, dan Ventilator. Tentunya yang sedang didalami, adalah riset Vaksin Merah Putih.

“Rapid test atau tes cepat berbasis antibodi produksinya sudah mencapai 350 ribu unit per bulan. Diperkirakan dalam beberapa bulan mendatang jumlahnya bertambah mencapai satu juta unit per bulan,” kata Menteri Riset dan Teknologi, Prof. Bambang Brodjonegoro dalam Konferensi Pers yang diadakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (20/10).

Menristek menjelaskan bahwa alat tes cepat deteksi dari COVID-19 yang dinamakan GeNose adalah hasil inovasi dari Universitas Gajah Mada. Alat analisa atau deteksi virus COVID-19 ini menggunakan hembusan napas.

Kelebihan alat ini adalah akurasinya mencapai 97 persen dibandingkan PCR yang merupakan gold standard dan harganya relatif murah. Untuk Rapid test berbasis antigen atau rapid swab test dengan teknologi RT Lamp yang dikembangkan oleh LIPI diupayakan selesai pada akhir 2020.

Produk inovasi lain yang sukses diproduksi yaitu PCR test kit hasil kerja sama dengan PT Bio Farma, produksinya sudah mencapai satu setengah juta unit per bulan. Ada juga produk inovasi Mobile lab BSL 2. Sekarang sedang dimodifikasi lagi supaya tidak hanya berbentuk kontainer.

Produk ini membantu meningkatkan jumlah testing di berbagai daerah yang mengalami lonjakan kasus. Beberapa rumah sakit sudah memakainya. Sedangkan ventilator sudah diproduksi oleh industri, dipakai di berbagai rumah sakit di Indonesia, dan mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan. Bravo Indonesia.[]

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19
Previous Post

Bangkitkan Sektor Wisata, Kemenparekraf Salurkan Hibah Hingga Desember

Next Post

Jangan Takut Mulai Bisnis di Tengah Pandemi, Ini Tips Langsungenak

Related Posts

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

10 Warga Banda Aceh Konfirmasi Positif Covid-19

by Masa Kini
11 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Delapan pasien Covid-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Empat diantaranya merupakan warga Kota Langsa sebanyak empat orang. Menurut Jubir...

Next Post
Jangan Takut Mulai Bisnis di Tengah Pandemi, Ini Tips Langsungenak

Jangan Takut Mulai Bisnis di Tengah Pandemi, Ini Tips Langsungenak

ODP Banda Aceh Bertambah Tujuh, Razia Masker Kembali Digelar

Rajin Razia, Banda Aceh Nihil Penderita Covid

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co