MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemerintah Aceh Canangkan Gerakan Masker Anak Sekolah

Masa Kini by Masa Kini
18 November 2020
in Daerah, News
0
Gejala-gejala Anak Terjangkiti COVID-19

Anak-anak memakai masker untuk mencegah penularan virus corona di Tiongkok. Foto: REUTERS/Tyrone Siu/wsj/cfo

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Program Gebrak Masker Aceh (GEMA) dan Gerakan Tenaga Kesehatan Cegah Covid-19 (GENCAR) dinilai sukses, kali ini Pemerintah Aceh mencanangkan Program Gerakan Masker Anak Sekolah atau GEMAS.

Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah M.Kes., menyebutkan launching GEMAS direncanakan dilakukan serentak pada 9 Desember 2920. Teknis pelaksanaannya, tepat pada pukul 10 pagi, para wali kelas memakaikan masker secara serentak kepada seluruh murid atau siswa di seluruh Aceh.

RelatedPosts

Aceh Besar Percepat Pembangunan SPAM Regional untuk Atasi Krisis Air Bersih

Harga Emas di Banda Aceh Bertahan Rp7,96 Juta per Mayam

Tes CAT Koperasi Desa Merah Putih di The Pade Banda Aceh Diikuti 2.000 Peserta per Hari

“Ujung tombak di sini adalah kepala sekolah dan tokoh sukses GEMAS ini adalah wali kelas,” kata Taqwallah saat memberikan penjelasan terkait program GEMAS dalam video conference bersama para Bupati dan Wali Kota, Sekda, Satgas Covid-19 se Aceh, serta perwakilan kepala sekolah dari seluruh Aceh, Rabu, 18/11.

Berdasarkan data sementara, tercatat ada 861.609 siswa semua jenjang pada 5.516 sekolah di seluruh Aceh. Taqwallah mengatakan nantinya masker kepada seluruh kabupaten dan kota akan didistribusikan oleh pemerintah Aceh dengan pola distribusi soal ujian.

Sekda Taqwallah berterimakasih kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah memberikan bantuan masker kepada pemerintah Aceh. Sampai hari ini, BNPB telah membantu masker dalam tiga tahap. Pada tahap pertama ada sejuta masker yang diberikan, ditambah 200 ribu masker pada tahap dua.

“Alhamdulillah kita kembali dapat bantuan 800 ribu masker pada tahap ketiga, ini nanti akan kita distribusikan pada Program GEMAS. Kita masih butuh 100 ribu masker lagi,” kata Taqwallah.

Taqwallah menekankan, tidak ada biaya khusus untuk menjalankan program GEMAS ini. Karena itu, Sekda meminta dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan, khususnya kepala sekolah dan guru di seluruh Aceh. “Saya yakin kepala sekolah dan guru adalah orang terbaik untuk menjaga siswa. Saya juga yakin dan percaya semua kita akan mendukung suksesnya kegiatan ini.”

Pemerintah Aceh kata Taqwallah sedang menyiapkan langkah untuk membuat video conference berisi sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah dan guru di seluruh Aceh. Sembari menunggu waktu itu, pemerintah bakal menyusun panduan GEMAS dan menyiapkan legalitas. Pemerintah Aceh nantinya juga akan mengantarkan langsung masker ke kabupaten dan kota untuk kemudian dijemput oleh kepala sekolah ke posko.

“Nanti pada saatnya para wali kelas yang akan melakukan sosialisasi terkait cara pakai masker yang benar dan memakai masker untuk siswa secara serentak pada pukul 10 pagi,” kata Taqwallah.

Taqwallah kembali menekankan bahwa GEMAS tersebut bertjuan mengingatkan semua pihak pada covid-19.

Banyak pihak yang menanyakan apa sekolah sudah bisa melaksanakan pendidikan tatap muka? Menjawab hal itu, Asisten II Setda Aceh, T. Ahmad Dadek, menyebutkan boleh tidaknya sekolah melangsungkan proses belajar tatap muka sangatlah tergantung dari zona peta rawan penularan covid-19 yang dikeluarkan BNPB.

“Tentunya di zona merah belum bisa melangsungkan belajar tatap muka. Tapi untuk daerah yang zona kuning, sudah bisa melakukan belajar tatap muka. Tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” kata Dadek.

“Kami minta untuk kabupaten kota bisa memutuskan, utamanya SD-SMP dengan mempertimbangkan peta resiko yang dikeluarkan BNPB. Yang SMA kewenangan provinsi, silakan berkoordinasi dengan dinas pendidikan di provinsi,” kata Dadek. []

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19
Previous Post

Tim Mitigasi Covid-19 BNPB Sosialisasi Pencegahan Penularan Virus di Banda Aceh dan Aceh Besar

Next Post

Digitalisasi Genjot UMKM Naik Kelas di Tengah Pandemi

Related Posts

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

10 Warga Banda Aceh Konfirmasi Positif Covid-19

by Masa Kini
11 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Delapan pasien Covid-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Empat diantaranya merupakan warga Kota Langsa sebanyak empat orang. Menurut Jubir...

Next Post

Digitalisasi Genjot UMKM Naik Kelas di Tengah Pandemi

Media Miliki Peran Penting Edukasi Vaksin

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co