MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Aceh Besar Hidupkan Tradisi Asyura, 34 Tim Berlomba Masak Bubur dan Teut Apam

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 Juni 2026
in Daerah
0

Peserta sedang memasak bubur pada peringatan 10 Muharram melalui tradisi memasak bubur di Halaman Dekranasda Aceh Besar, Kamis (25/6/2026). Foto: PROKOPIM PEMKBA ACEH BESAR

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memanfaatkan momentum 10 Muharram 1448 Hijriah untuk menghidupkan kembali tradisi Bubur Asyura dan Teut Apam yang mulai jarang dikenal generasi muda. Upaya itu diwujudkan melalui Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam yang diikuti 34 tim di Kompleks Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (25/6/2026).

Puluhan peserta yang berasal dari TP PKK kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh Besar tampak antusias mengikuti perlombaan sejak pagi. Mereka berlomba menyajikan Bubur Asyura dan Teut Apam, dua kuliner tradisional yang lekat dengan peringatan Hari Asyura di Aceh.

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Terima Hibah Aset dari PN, Perkuat Tata Kelola Barang Milik Daerah

Pemerintah Percepat Huntap Korban Banjir-Longsor, Aceh Ikuti Rakornas Pemulihan Pascabencana

PTS Aceh Hadapi Tantangan Kualitas Dosen, Pemerintah Dorong Penguatan SDM

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya Islam yang telah diwariskan secara turun-temurun kepada masyarakat Aceh.

“Tradisi memasak bubur Asyura ini ingin terus kita hidupkan, karena ini bagian dari budaya Islam yang bisa kita angkat menjadi daya tarik wisata religi Aceh Besar,” ujar Muharram Idris.

Menurutnya, peringatan 10 Muharram memiliki nilai sejarah dan keagamaan yang kuat. Selain menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah, Hari Asyura juga identik dengan semangat berbagi, bersedekah, dan menyantuni anak yatim.

Ia mengingatkan bahwa sejumlah tradisi yang selama ini menjadi identitas masyarakat Aceh berisiko ditinggalkan jika tidak terus diperkenalkan kepada generasi muda.

“Kalau tidak kita laksanakan dan ingatkan, lama-lama generasi anak cucu kita tidak lagi mengenal momen penting ini,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua TP PKK Kecamatan Peukan Bada, Suryanti, menilai perlombaan tersebut menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan kembali tradisi Bubur Asyura dan Teut Apam kepada generasi penerus.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat kebersamaan antarwarga, tetapi juga menjadi media edukasi untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal Aceh.

“Tradisi ini merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ujarnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, hasil masakan peserta juga dibagikan kepada masyarakat yang hadir. Sebagian peserta bahkan membawa pulang Bubur Asyura untuk dibagikan kembali kepada warga di gampong masing-masing, sehingga semangat berbagi yang menjadi nilai utama Hari Asyura dapat dirasakan lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berencana menjadikan peringatan 10 Muharram sebagai agenda tahunan yang lebih besar. Tradisi keagamaan lainnya seperti peringatan Maulid, pawai takbiran, hingga wisata ziarah ke situs sejarah dan makam ulama juga akan terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan identitas budaya dan wisata religi daerah.

Tags: Pemerintah Kabupaten Aceh Besarperingatan 10 Muharramtradisi Bubur Asyura dan Teut Apam
Previous Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Respons Keluhan Warga, Imbau Bengkel Atur Jam Operasional

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Imbau Masyarakat Tinggalkan Tanggul Lamnyong dan Alue Naga Jelang Magrib

Related Posts

10 Paket Jalan di Aceh Besar Mulai Dikerjakan, Pemkab Minta Kontraktor Jaga Kualitas

by Riska Zulfira
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar meminta kontraktor pelaksana proyek jalan kabupaten menjaga kualitas pekerjaan dan menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal....

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Imbau Masyarakat Tinggalkan Tanggul Lamnyong dan Alue Naga Jelang Magrib

Harganas ke-33 di Banda Aceh Soroti Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co