MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Siaran Analog TV Dihentikan, Bisnis Penyiaran Daerah Bakal Terbuka

Masa Kini by Masa Kini
3 Desember 2020
in Daerah, News
0

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA), Putri Nofriza.[facebook]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA), Putri Nofriza menyebutkan dalam UU Cipta Kerja, pemerintah menargetkan tahun 2022 Analog Switch Off (ASO) telah diberlakukan di tanah air.

Pihaknya berharap dukungan semua pihak baik Pemerintah Aceh, DPRA, dan seluruh insan penyiaran untuk mensosialisasikan secara masif rencana digitalisasi industri penyiaran tersebut.

RelatedPosts

Berkas Perkara YS dan ND Sedang diproses, Satpol PP-WH Banda Aceh Masih Tunggu P21 dari Jaksa

Dinkes dan BBPOM Aceh Temukan Jamu Tanpa Izin Edar di Banda Aceh

Gempa M 4,2 Guncang Bener Meriah, Masjid Al Muttaqin Alami Kerusakan

“Penghentian siaran analog adalah program pemerintah di sektor penyiaran agar masyarakat secara luas dapat menikmati program saluran televisi yang jernih. Program ini juga sebagai bentuk agar masyarakat dapat menikmati siaran lokal,” kata Putri Nofriza, Kamis (3/11).

Digitalisasi sambung Putri membuat masyarakat akan mendapatkan konten televisi dan program siaran yang lebih beragam dan hal ini secara otomatis akan semakin banyak konten lokal yang akan hadir di televisi.

“Ini sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk dapat ikut serta dalam bisnis penyiaran di daerah. Selama ini frekuensi TV yang terbatas dan bisnis penyiaran memerlukan modal yang sangat besar, sehingga dengan TV digital akan membuka bisnis penyiaran di daerah tumbuh dan berkembang,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh pelaku industri penyiaran memanfaatkan potensi bisnis digital siaran tersebut. Untuk Aceh, spesifik bisnis ini akan mendorong Aceh dikenal lebih luas dengan beragam konten positif dari tanah rencong itu.

“KPI nantinya lebih bisa memilah dan mengawasi acara dan konten televisi yang informasinya akurat juga tidak lepas ada nilai muatan lokal di dalamnya,” pungkasnya.[]

Tags: Analog Switch OffKetua KPIAKPIAPutri Nofriza
Previous Post

Terpapar Covid-19, 124 Warga Isolasi di Rumah

Next Post

Kemenag Mulai Salurkan Paket Data 50 GB untuk 464 Ribu Mahasiswa

Related Posts

Jabat Ketua KPI Aceh, Putri Minta Media Edukasi New Normal

by Masa Kini
17 November 2020
0

MASAKINI.CO - Putri Nofriza terpilih menggantikan Muhammad Hamzah, sebagai Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Provinsi Aceh. Pergantian ini dilakukan karena...

Next Post
Setor Nomor HP Siswa untuk Kuota Gratis hingga 15 September

Kemenag Mulai Salurkan Paket Data 50 GB untuk 464 Ribu Mahasiswa

Rapid Test Perdana di Warung Kopi

Aceh Provinsi Terendah Kasus Baru Covid

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co