MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Minimalisasi Pencemaran Lingkungan, Intip Cara Desa di Jawa Timur Ini Olah Sampah Jadi BBM

"Inspirasi lahir karena ingin membantu masyarakat dan menciptakan lingkungan yang bersih. Ide muncul sejak 2006 dan baru direalisasikan 2017"

Masa Kini by Masa Kini
14 Desember 2020
in Headline, Nasional, News
0
Sampah Plastik Masih Nodai Indahnya Pantai

Tim DLHK3 Banda Aceh melakukan survei sampah laut di Pantai Pasie Lamtong, Kecamatan Meuraxa. (foto: masakini.co/Ahlul Fikar)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Persoalan sampah dari dulu hingga saat ini menjadi masalah tersendiri karena mencemari serta merusak lingkungan. Hal ini menjadi perhatian khalayak ramai di dunia untuk menemukan solusi cara mengatasinya.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan melalui Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) memberikan perhatian serius untukterus mengkoordinasikan stakeholder dalam menemukan inovasi dan gagasan yang dapat mengatasi permasalahan sampah di Indonesia.

RelatedPosts

Pria Berpakaian Wanita Diamankan Satpol PP-WH Banda Aceh di Warung Kopi

Kasus Etomidate Bireuen: Oknum Polisi Dipecat, Tiga DPO Diburu

Didukung 21 DPC, Sayuti Abu Bakar Daftar Bacalon Ketua DPD Demokrat 

Inovasi untuk mengolah sampah menjadi barang bermanfaat atau bernilai sudah banyak dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya yang dilakukan oleh  masyarakat di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Sosok Nyoto Hariano adalah inisator sekaligus penggeraknya. Ia dibantu warga lainnya yang punya pemikiran sama untuk mengolah sampah plastik menjadi lebih bermanfaat. Menariknya, sampah yang diolah ini menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Di tempat pengolah sederhana dengan lebar 10 meter dan panjang 20 meter terpasang alat yang telah dirancang sedemikian rupa untuk mengolah semua jenis sampah plastik, baik sampah dari masyarakat maupun sampah yang dikumpulkan di TPS.

“Inspirasi lahir karena ingin membantu masyarakat dan menciptakan lingkungan yang bersih. Ide muncul sejak tahun 2006 dan baru direalisasikan tahun 2017,“ kata Nyoto di Bengkel Badan Pengelolaan Sampah-Go Sampah Sistem di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi dalam keterangan resmi Kemenko Marves dikutip Masakini.co, Jakarta, Senin (14/12).

Nyoto menjelaskan sampah plastik masuk ke dalam tungku pembakaran kedap udara yang berfungsi sebagai reaktor yang dipanaskan menggunakan kayu bakar kemudian menghasilkan cairan berupa minyak mentah yang selanjutnya diproses menjadi BBM setara bensin, minyak tanah, dan solar dex.Residu yang dihasilkan juga aman dan hasil pembakaran di tungku bisa menjadi pupuk.

Petugas SPBU mengisi bahan bakar.[Pertamina]

Menurut mantan tukang service elektronik ini, berkat kerja sama dan sinergisitas desa bersama masyarakat saat ini pihaknya membeli sampah dari masyarakat maupun TPS untuk diolah menjadi lebih barmanfaat. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp1.000, Rp1.500, hingga Rp2.000, artinya tergantung jenis dan kualitas sampahnya.

Mengolah sampah menjadi BBM sejak 2017 silam, lembaga swadaya masyarakat ini sudah memperoduksi dan menjual sekitar 5.000 liter BBM dan dinikmati masyarakat. Berkat temuan dan terobosan ini, Nyoto bersama masyarakat di desanya berharap mendapat perhatian dari pemerintahdi kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat.

“Harapan saya kepada pemerintah membantu meringankan beban kita untuk memperoleh perizinan. Yang paling penting selama kita ada izin dan dilindungi, saya jamin bisa mengelola sampah di seluruh Indonesia. Setiap alat bisa kita buatkan dan digunakan untuk mengolah sampah menjadi bermanfaat seperti BBM. Langkah ini sebagai bentuk untuk melindungi lingkungan dari pencemaran sampah dan juga membantu masyarakat untuk memperoleh BBM yang dapat digunakan untuk nelayan dan lainnya,“ bebernya.[]

Previous Post

Registrasi Akun LTMPT untuk SNMPTN-SBMPTN Dimulai 4 Januari 2021

Next Post

VIDEO | Peluang dan Tantangan Bisnis Event Organizer di Tengah Pandemi

Related Posts

Pria Berpakaian Wanita Diamankan Satpol PP-WH Banda Aceh di Warung Kopi

by Aininadhirah
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh mengamankan seorang pria berpakaian wanita yang berkumpul bersama rekan-rekannya...

Kasus Etomidate Bireuen: Oknum Polisi Dipecat, Tiga DPO Diburu

by Riska Zulfira
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Polda Aceh menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap oknum polisi berinisial RF (31) yang terlibat dalam...

Rateb Aneuk Dihidupkan Kembali, Tradisi Menidurkan Anak jadi Pesan tentang Keluarga

by Aininadhirah
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Tradisi Rateb Aneuk yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan keluarga masyarakat Aceh kembali diperkenalkan di ruang publik. Melalui...

Next Post
VIDEO | Peluang dan Tantangan Bisnis Event Organizer di Tengah Pandemi

VIDEO | Peluang dan Tantangan Bisnis Event Organizer di Tengah Pandemi

Terpapar Covid-19, Wakil Dekan FKH Unsyiah Meninggal Dunia

Seorang Pasien Covid-19 Singkil Meninggal

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...