MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Terbesar Kedua di Indonesia, Kemenko Marves Optimistis Patimban Mampu Menggerakkan Ekonomi

Masa Kini by Masa Kini
24 Desember 2020
in Headline, Nasional, News
0
Terbesar Kedua di Indonesia, Kemenko Marves Optimistis Patimban Mampu Menggerakkan Ekonomi

Dok. Kemenko Marves/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan peluncuran awal (Soft Launching) operasional Pelabuhan Patimban secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor pada Minggu (20-12-2020). Menjelaskan tentang pemanfaatan pelabuhan ini, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Ayodhia GL Kalake mengatakan bahwa Pelabuhan Patimban merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dilengkapi dengan akses jalan tol yang menghubungkan Patimban.

“Pelabuhan terbesar kedua setelah Pelabuhan Tanjung Priok ini siap menghubungkan berbagai wilayah produktif di Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes, dan sekitarnya,” kata Ayodhia di Jakarta, Kamis (24-12-2020).

RelatedPosts

Harga Emas di Banda Aceh Bertahan Rp7,96 Juta per Mayam

Tes CAT Koperasi Desa Merah Putih di The Pade Banda Aceh Diikuti 2.000 Peserta per Hari

Pemerintah Soroti Kekerasan dan Tekanan Mental di Sekolah, Sistem Guru Wali Mulai Didorong

Ayodhia menyampaikan guna memfinalisasi pembangunan Pelabuhan Patimban, Kemenko Marves terus bersinergi serta berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan stakeholder. Soft launching ini ditandai dengan ekspor perdana kendaraan sebanyak 140 unit mobil antara lain Toyota, Daihatsu, dan Suzuki. Ekspor dilakukan menggunakan Kapal MV. Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co.,Ltd dengan tujuan Brunei Darussalam.

“Presiden Jokowi meminta agar Pelabuhan Patimban juga mendukung ekspor produk selain otomotif misalnya UMKM, sektor pertanian, industri kreatif, serta produk lainnya, sehingga mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Lebih jauh, dia menjelaskan pembangunan Pelabuhan Patimban yang masuk sebagai PSN ini akan mampu mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Priok yang selama ini dikenal padat dan sibuk. Pembangunan ini diharapkan juga dapat sebagai stimulator pengembangan wilayah di daerah Subang dan pelabuhan ini juga dapat memangkas waktu tempuh distribusi dari kawasan industri ke pelabuhan.

“Proyek yang dimulai pada Juli 2018 hingga 2027 itu dilakukan melalui empat fase. Pembangunan Fase I yang meliputi pembangunan terminal,break water, jembatan penghubung, terminal kendaraan, dan jalan akses (paket pekerjaan oleh Kementerian PUPR). Kapasitas Fase I adalah 3,75 juta TEUs (Twenty Foot Equivalent Unit) peti kemas, dan kapasitas terminal mobil sebesar 218 ribu mobil CBU,”bebernya.

Kemudian, lanjutnya, pada tahap II pada 2021-2024 di pelabuhan tersebut akan dibangun sebanyak kurang lebih 66 hektare dan tambahan untuk terminal mobil dengan kapasitas 600 ribu kendaraan bermotor (CBU). Selanjutnya tahun 2024-2025 akan dilakukan pembangunan terminal peti kemas dengan kapasitas kumulatif kargo sebanyak 5,5 juta TEUs. “Pada tahap akhir di tahun 2026-2027 akan dilakukan pembangunan berupa terminal peti kemas dengan kumulasi kapasitas sebanyak 7,5 TEUs dan 600 ribu CBU,” urainya.

Dok. Kemenko Marves/masakini.co

Tentang manfaat Pelabuhan Patimban, Ayodhia menjelaskan bahwa sebagai PSN, pelabuhan ini akan mampu mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Priok yang selama ini dikenal padat dan sibuk. Pembangunan ini diharapkan juga dapat sebagai stimulator pengembangan wilayah di daerah Subang dan pelabuhan ini juga dapat memangkas waktu tempuh distribusi dari kawasan industri ke pelabuhan

Sebagai informasi, soft launching Pelabuhan Patimban dihadiri secara langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Subang Ruhimat serta mewakili Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Ayodhia GL Kalake.

Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Pelabuhan Patimban akan menjadi cikal bakal kawasan regional metropolitan Rebana. Kawasan ini akan terdiri dari 13 kota industri baru dan jika kawasan metropolitan Rebana berhasil dengan Patimban sebagai cikal bakalnya, maka 4,3 juta pekerjaan akan tercipta dalam 15 tahun ke depan.

”Dan memberikan tambahan pertumbuhan ekonomi sampai empat persen untuk provinsi Jawa Barat yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Gubernur Jawa Barat dalam kesempatan yang sama.[]

Previous Post

Amankan Libur Nataru Kapolri Terbitkan Maklumat

Next Post

Libur Nataru, Menhub Sebut 70 Persen Masyarakat Memilih Liburan di Rumah

Related Posts

Aceh Besar Percepat Pembangunan SPAM Regional untuk Atasi Krisis Air Bersih

by Riska Zulfira
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya mendukung pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Aceh Besar–Banda Aceh sebagai...

Harga Emas di Banda Aceh Bertahan Rp7,96 Juta per Mayam

by Riska Zulfira
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh terpantau stagnan selama tiga hari terakhir. Sejak Kamis (7/5/2026) hingga Sabtu (9/5/2026),...

Tes CAT Koperasi Desa Merah Putih di The Pade Banda Aceh Diikuti 2.000 Peserta per Hari

by Aininadhirah
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih di titik lokasi (tilok) Aceh 1, The...

Next Post
Antisipasi Penyebaran Covid, Menhub Pantau Pelabuhan Tanjung Priok

Libur Nataru, Menhub Sebut 70 Persen Masyarakat Memilih Liburan di Rumah

Konsumsi Pertamax dan Pertalite di Tol Trans Sumatera Naik saat Liburan Natal Tahun Baru

Konsumsi Pertamax dan Pertalite di Tol Trans Sumatera Naik saat Liburan Natal Tahun Baru

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...