MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Pemerintah Soroti Kekerasan dan Tekanan Mental di Sekolah, Sistem Guru Wali Mulai Didorong

Riska Zulfira by Riska Zulfira
9 Mei 2026
in Nasional
0

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq bersama Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar dan Menteri PPPA, Arifah Fauzi dalam kegiatan Dialog Nasional Hari Pendidikan Nasional | Foto: Humas Mendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah menegaskan sekolah tidak boleh lagi hanya fokus pada proses belajar mengajar, tetapi juga harus menjadi tempat yang aman dari kekerasan, perundungan, hingga tekanan mental terhadap murid.

Penegasan itu disampaikan Fajar Riza Ul Haq dalam Dialog Nasional Hari Pendidikan Nasional bertema “Sinergi Perlindungan Anak di Dunia Pendidikan: Gerakan Satuan Pendidikan Ramah Anak, Aman, dan Nyaman” yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

RelatedPosts

Indonesia Naik ke Peringkat Dua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Pemerintah Klaim Ribuan Jalan dan Jembatan Terdampak Bencana Kembali Berfungsi 

Deepfake Kian Sulit Dibedakan, Penipuan Digital Berbasis AI Meningkat

Menurut Fajar, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, mulai dari kasus perundungan hingga dampak negatif ruang digital terhadap kondisi psikologis anak.

Karena itu, pemerintah menerbitkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang menekankan perlindungan murid secara menyeluruh, baik fisik maupun mental.

“Sekolah merupakan tempat membangun masa depan anak bangsa. Rasa aman bukan hanya soal fisik, tetapi juga kenyamanan mental murid,” ujar Fajar.

Ia menegaskan negara harus hadir secara utuh untuk memastikan seluruh anak mendapatkan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Dalam forum tersebut, pemerintah juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas kementerian dalam melindungi anak di lingkungan pendidikan. Kemendikdasmen, Kementerian Agama, dan KemenPPPA disebut memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan kepentingan terbaik bagi murid.

Kementerian Agama, Nasaruddin Umar mengatakan pendekatan perlindungan anak juga diperkuat melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan rasa persaudaraan kepada murid.

“Kalau rasa cinta kepada sesama sudah tertanam, maka anak tidak akan mudah melakukan kekerasan,” katanya.

Sementara itu, Arifah Fauzi menilai regulasi tidak akan efektif tanpa keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga masyarakat.

Untuk memperkuat pencegahan kekerasan di sekolah, pemerintah juga mulai mendorong sistem “Guru Wali”. Melalui sistem tersebut, setiap guru akan mendampingi sejumlah murid secara khusus agar perubahan perilaku dan potensi masalah dapat lebih cepat terdeteksi.

Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan PNFI, Gogot Suharwoto, menyebut langkah itu dilakukan agar tidak ada murid yang luput dari pengawasan, terutama pada jam-jam rawan di lingkungan sekolah.

“Dengan sistem guru wali, setiap murid memiliki pendamping personal sehingga potensi masalah bisa diketahui lebih awal,” ujarnya.

Tags: guru waliKemenPPPApendidikan IndonesiaPerlindungan Anakperundungansekolah amanWamendikdasmen
Previous Post

MaTA Sebut Film “Pesta Babi” Jadi Pengingat Ancaman Kerusakan Lingkungan di Aceh

Next Post

Tes CAT Koperasi Desa Merah Putih di The Pade Banda Aceh Diikuti 2.000 Peserta per Hari

Related Posts

Pemerintah Bentuk Satgas Nasional untuk Perketat Pengawasan Daycare

by Ahmad Mufti
12 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap layanan penitipan anak (daycare) melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penataan Daycare Nasional...

Lahir dari ODGJ, Bayi di RSUD Meuraxa Jalani Asesmen dan Pendampingan

by Aininadhirah
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Sosial (Dinsos) Aceh melakukan asesmen terhadap bayi yang dilahirkan oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di...

DPRK Banda Aceh Menyarankan Agar Daycare Diaudit Dan Bentuk Regulasi Khusus

by Redaksi
6 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Komisi IV DPRK Banda Aceh menyampaikan sejumlah rekomendasi terkait tindak lanjut kekerasan terhadap anak dan daycare tanpa izin....

Next Post

Tes CAT Koperasi Desa Merah Putih di The Pade Banda Aceh Diikuti 2.000 Peserta per Hari

Harga Emas di Banda Aceh Bertahan Rp7,96 Juta per Mayam

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co