MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Program KIOTEC Percepat Transfer Teknologi, SDM Kelautan Indonesia Belajar Langsung ke Korea

Riska Zulfira by Riska Zulfira
6 Mei 2026
in Nasional
0

SDM Kelautan Indonesia Belajar Langsung ke Korea dalam program ODA Korea-Indonesia Integrated Ocean Fisheries Technology Training Center | Foot: dok KIOTEC

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Upaya mempercepat penguasaan teknologi kelautan Indonesia mendapat dorongan melalui program internasional. Program ODA Korea-Indonesia Integrated Ocean Fisheries Technology Training Center (KIOTEC) kembali memberangkatkan peserta Indonesia ke Korea Selatan untuk menyerap langsung praktik terbaik di sektor kelautan dan perikanan.

Program yang didanai pemerintah Korea Selatan ini telah diakui sebagai bagian dari UN Ocean Decade, sekaligus menjadi contoh kolaborasi strategis antarnegara dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan laut modern.

RelatedPosts

Hadapi Musim Paceklik, Pemerintah Salurkan 30 Kg Beras kepada 33,2 Juta Keluarga

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Harga BBM Pertamina Tidak Berubah per 1 November 2026, Pertalite Tetap Rp10.000

Sebanyak 10 peserta terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari mahasiswa dari UNDIP, IPB, UGM, dan ITB hingga perwakilan pemerintah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Selama tujuh hari, 26 April hingga 2 Mei 2026, peserta mengikuti rangkaian kunjungan intensif ke fasilitas maritim unggulan di Korea Selatan. Mereka meninjau langsung kapal riset Pukyong National University, fasilitas Korea Institute of Ocean Science and Technology di Busan dan Geoje, hingga pembangkit listrik tenaga pasang surut di Danau Sihwa.

Kunjungan ini tidak hanya bersifat observatif, tetapi juga menjadi ruang belajar praktis mengenai integrasi teknologi, riset, dan kebijakan dalam pengelolaan sumber daya laut.

Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya, Deputi Sumber Daya Maritim, Cahyadi Rasyid, menilai pengalaman tersebut membuka perspektif baru bagi Indonesia dalam mengembangkan sektor kelautan.

“Program ini memberi pemahaman nyata tentang bagaimana teknologi dan kebijakan kelautan yang maju dapat diadaptasi di Indonesia,” ujarnya.

Selain memperkuat aspek teknis, program ini juga diarahkan untuk mencetak Early Career Ocean Professional (ECOP) yang siap mendorong inovasi di sektor kelautan nasional.

KIOTEC juga memadukan pembelajaran teknis dengan pengenalan budaya, sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral Indonesia–Korea Selatan.

Tags: KelautanKIOTECKorea SelatanProgram ODA Korea-IndonesiaSDMtransfer teknologi
Previous Post

Arsenal ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun Penantian

Next Post

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh 4,09 Persen, Didongkrak Konsumsi dan Proyek Rekonstruksi

Related Posts

Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

Korea Selatan Diserang Kutu Pembunuh, 422 Orang Meninggal

by Ulfah
15 April 2026
0

MASAKINI.CO – Wabah “kutu pembunuh” menyerang Korea Selatan, hingga menyebabkan 422 orang meninggal. Dalam laporan Korea Herald, Badan Pengendalian dan...

Buntut Terima Suap Tas Chanel, Mantan Ibu Negara Korea Selatan Ditangkap

by Ahmad Mufti
13 Agustus 2025
0

MASAKINI.CO - Mantan Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon-hee, istri dari mantan Presiden Yoon Suk-yeol, telah ditangkap atas tuduhan korupsi...

18 Orang Tewas Akibat Kebakaran Hutan Korea Selatan Tak Kunjung Padam

by Ali L
26 Maret 2025
0

MASAKINI.CO - Kebakaran hutan di wilayah tenggara Korea Selatan telah menewaskan 18 orang dan menyebabkan satu orang hilang, menurut pejabat...

Next Post

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh 4,09 Persen, Didongkrak Konsumsi dan Proyek Rekonstruksi

Harga Emas Kembali Naik, Perhiasan Tembus Rp7,87 Juta per Mayam

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co