MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Omzet Megumi Menurun, Mahasiswi Ini Pilih Banting Setir

Masa Kini by Masa Kini
11 Januari 2021
in News
0

Megumi (Martabak Unyil).[dok:pribadi]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Omset pedagang kue di lingkungan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menurun drastis akibat pandemi Covid-19.

Bahkan ada yang terpaksa ‘gulung tikar,’ seperti yang dialami Dinda Maghfirah, mahasiswi Bidikmisi di Unsyiah.

RelatedPosts

Delapan Pelanggar Syariat Islam Dicambuk di Banda Aceh, Empat di Antaranya 100 Kali

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Bertahan Rp7,56 Juta per Mayam

Asap Karhutla Turunkan Jarak Pandang di Aceh Utara hingga 2–3 Kilometer

Pedagang kue Megumi mengaku awalnya omset menurun. Namun setelah kampus memutuskan kuliah daring, ia berhenti menjual Megumi dan pulang kampung.

“Kan ada titip di perpustakaan juga, karena pandemi kan nggak ada ke kampus. Jadinya tidak dititip lagi,” kata Dinda, Senin (11/1).

Menurut Dinda pandemi memberi dampak yang signifikan terhadap bisnisnya. Selain menjual kue di perpustakaan kampus, ia juga menjual secara online.

“Kan nggak ada orang (mahasiswa) juga di Banda Aceh, jadi siapa yang mau beli,” ujarnya.

Dia memulai bisnis martabak mini tersebut (Megumi) sejak Oktober 2018. Sebelum pandemi, omset dari pejualan megumi mencapai Rp50.000 per hari.

Dinda berhenti menjual megumi sejak perkuliahan dilakukan secara daring pada Maret 2020 lalu.

Dinda mengatakan hasil dari bisnis yang ia jalankan digunakan untuk keperluan sehari-hari sebagai mahasiswa. Saat ini Dinda menjalankan 2 bisnis baru di kampung halamannya di Aceh Selatan.

“Buka bisnis lagi sesuai sama sikon (situasi dan kondisi), di sini kan banyak anak-anak jadi jualan kue juga sama perlengkapan lucu-lucu gitu, kayak pulpen dan lain-lain, Alhamdulillah laku,” ucap Dinda.[Missanur Refasesa]

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19
Previous Post

Petani Diantara Tembok Metropolitan

Next Post

Larangan WNA Masuk ke Tanah Air Diperpanjang 14 Hari

Related Posts

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

10 Warga Banda Aceh Konfirmasi Positif Covid-19

by Masa Kini
11 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Delapan pasien Covid-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Empat diantaranya merupakan warga Kota Langsa sebanyak empat orang. Menurut Jubir...

Next Post
Corona Bermutasi, Pakar Minta Tutup Penerbangan Internasional

Larangan WNA Masuk ke Tanah Air Diperpanjang 14 Hari

Dampak Pandemi, Ojek Online Koala Kehilangan Lebih Separuh Omzet

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co