MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Diduga Diputus Kontrak Sepihak, Pekerja PT SBA Mengadu ke DPRA

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
12 Oktober 2021
in Headline
0
Diduga Diputus Kontrak Sepihak, Pekerja PT SBA Mengadu ke DPRA

Puluhan pekerja di PT SBA menyampaikan aduan mereka terkaiat pemutusan kontrak kerja ke anggota komisi II DPRA, Sulaiman. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Sulaiman menerima audiensi para pekerja PT Solusi Bangun Andalas (SBA) yang direkrut oleh PT Shandong Licun Power Plant Technologi (L-NET) pada, Senin (11/10/2021) kemarin.

Kedatangan para pekerja itu ingin mengadu nasib mereka yang diputuskan kontrak kerja secara sepihak oleh PT SBA. Sehingga, nasib 52 tenaga kerja PT-LNET yang berkerja di PT SBA tersebut hingga kini belum jelas.

RelatedPosts

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

The Land from Above

Longsor Ketol Kian Parah, Lubang Raksasa Ancam Permukiman Warga

Pemutusan kerja itu diguga karena masa kontrak PT-LNET dengan PT SBA akan berakhir pada 27 Oktober 2021, dan akan digantikan dengan PT Best selaku pemenang tender pengadaan tenaga kerja untuk PT SBA.

“Kami sejak 30 September 2021 sudah tidak bisa bekerja lagi lantaran id card kami sudah diblokir akses untuk masuk, padahal PT-LNET akan berakhir masa kontrak pada 27 Oktober 2021,” ujar Dwi, juru bicara para tenaga kerja di L-NET.

Berdasarkan pengakuan Dwi, sebanyak 52 tenaga kerja PT LNet  dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) tidak menerima surat apapun dari PT SBA terkait pemutusan masa kerja mereka alias pemecatan sepihak.

“PT Best pernah menyurati kami untuk mengirim lamaran kerja ke mereka pada periode Agustus kemarin, namun tidak satu pun dari kami yang mengirim lamaran. Bagaimana kami lamar kerja di tempat lain, sementara kami masih terikat kerja dengan PT L-Net, otomatis kalau kami lamar ke PT.Best, kami akan di pecat oleh PT L- Net dan tidak mendapat pesangon,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Sulaiman yang merupakan anggota DPRA Dapil I Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang ini meminta kepada manajemen PT SBA untuk segera menyelesaikan masalah tenaga kerja tersebut.

“PT SBA jangan saban tahun menciptakan masalah dengan alasan yang cukup klasik. Padahal apa salahnya SBA menyurati PT Best dengan tegas untuk memperkerjakan tenaga kerja yang sudah ada selama ini,” katanya.

Sulaiman menyebut, para pekerja yang saat ini direkrut oleh PT L- Net sudah memiliki pengalaman di tempat kerja yang sama. Kemudian direkrut kembali oleh PT Best, sehingga tidak terganggu produksi semen yang berdampak kepada masyarakat luas.

Oleh karena itu, tuturnya, persoalan tenaga kerja ini tokoh kuncinya adalah manajemen SBA. Mereka memiliki kewajiban untuk menyelesaikan persoalan ini, karena PT SBA punya otoritas tinggi.

“SBA jangan membelakangi kearifan lokal terkait perekrutan tenaga kerja, kemudian PT SBA bersama PT Best harap menghormati surat rekomendasi dari DPR Aceh dan Pemerintah Aceh, yang merekomendasikan mempekerjakan kembali sebanyak 52 tenaga kerja saat ini yang sudah diputuskan kontrak secara sepihak tanpa alasan apapun,” ucapnya.

Politisi Partai Aceh itu meminta SBA duduk bersama manajemen PT Best untuk membicarakan perekrutan sebanyak 52 tenaga kerja saat ini telah diputuskan kontrak oleh SBA.

“SBA telah memunculkan banyak masalah, pertama, memecat tenaga kerja secara sepihak, kemudian saat ini Semen sudah mulai langka, kemudian lagi, akibat semen langka, berpengaruh kepada harga semen yang semakin meningkat dan akan membunuh sendi ekonomi masyarakat ditengah pandemi ini,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRK Aceh Besar ini akan terus mengadvokasi para tenaga kerja yang saat ini telah dipecat secara sepihak oleh PT SBA.

“Saya secara pribadi dan lembaga DPR Aceh dan bahkan pemerintah Aceh tidak akan tinggal diam terkait nasib 52 pekerja ini,” ungkap Sulaiman.

Dia juga menegaskan kepada PT SBA guna menyurati PT Best selaku pihak ke-3 penyedia tenaga kerja yang baru untuk mengakomodir sebanyak 52 tenaga kerja yang telah diputus kontrak saat ini.

“Sifatnya wajib bagi SBA dan PT Best untuk mempekerjakan kembali tenaga kerja saat ini. Seharusnya SBA menjadi solusi bagi pengangguran jangan malah menambah angka pengangguran, kearifan lokal harus menjadi pertimbangan utama dalam hal perekrutan tenaga kerja,” pungkasnya.(Adv)

Tags: DPRAKomisi II DPRAPemutusan Kontrak KerjaPT Solusi Bangun Andalas (SBA)PT-LNET
Previous Post

Investor Dukung Pengembangan Ultra Mikro, BRI Catat Rekor Kapitalisasi Pasar Terbesar Sepanjang Sejarah

Next Post

Kolaborasi BRI & Fintech, Berikan Layanan Pembayaran Mudah dan Aman

Related Posts

Pemprov Aceh Terima Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri

by Ulfah
6 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh telah menerima hasil evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri...

DPRA Soroti Hilangnya Retribusi Getah Pinus di Aceh

by Riska Zulfira
19 November 2025
0

MASAKINI.CO - Anggota DPR Aceh, Rijaluddin, mempertanyakan hilangnya penerimaan retribusi dari penjualan getah pinus yang selama ini menjadi salah satu...

Gubernur Aceh Harap Rancangan APBA 2026 Segera Rampung

Gubernur Aceh Harap Rancangan APBA 2026 Segera Rampung

by Ulfah
4 November 2025
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf berharap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026 segera rampung dan...

Next Post
Kolaborasi BRI & Fintech, Berikan Layanan Pembayaran Mudah dan Aman

Kolaborasi BRI & Fintech, Berikan Layanan Pembayaran Mudah dan Aman

Pemuda Aceh Utara Dilatih Manajemen Pengembangan Usaha

Pemuda Aceh Utara Dilatih Manajemen Pengembangan Usaha

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co