MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Jurnalis di Banda Aceh Dilatih Menulis Pemberitaan Industri Hulu Migas

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
1 November 2021
in News
0
Jurnalis di Banda Aceh Dilatih Menulis Pemberitaan Industri Hulu Migas

Pelatihan jurnalis di Banda Aceh menulis pemberitaan tentang industri hulu minyak dan gas (migas), yang dilaksanakan oleh Muharram Journalism College (MJC) bekerja sama dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Repsol melalui aplikasi Zoom, Senin 1/11/2021. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Puluhan jurnalis di Banda Aceh dan sekitarnya dilatih untuk menulis storytelling pemberitaan industri hulu minyak dan gas (migas). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Muharram Journalism College (MJC) bekerja sama dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Repsol melalui aplikasi Zoom, Senin (1/11/2021).

Kepala MJC, Zulkarnaini Muchtar dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan pengetahuan dan wawasan baru bagi jurnalis tentang liputan migas di Aceh.

RelatedPosts

Turun Lagi, Segini Harga Emas Hari Ini

Inflasi Aceh Tembus 6,69 Persen, BI Minta Warga Belanja Bijak Saat Ramadan dan Idul Fitri

Jelang Idulfitri, Pasar Beureunuen Sepi Pembeli

“Tentu kerja sama BPMA dan Repsol hari ini sangat penting artinya. Barangkali jurnalis membutuhkan informasi banyak tentang pengelolaan migas di Aceh. Penting bagi media mengetahui informasi-informasi tentang migas sehingga bisa diinfokan ke publik,” katanya.

Sementara Kepala BPMA melalui Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Adi Yusfan menyampaikan kegiatan hulu migas di Aceh memiliki sejarah yang panjang sejak abad 16 Kesultanan Aceh berlanjut pada masa kolonial Belanda hingga masa Indonesia merdeka.

Dikatakan, peraturan dan perundangan tata kelola minyak dan gas bumi pun terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Pada 2015 secara khusus Aceh memiliki Badan Pengelola Migas Aceh yang sebelumnya dikelola secara nasional oleh SKK Migas.

“Kekhususan Aceh ini tentunya seperti yang kita ketahui bersama merupakan bagian dari perjanjian damai yang dikenal dengan MoU Helsinki yang dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh, selanjutnya ditetapkan melalui peraturan pemerintah nomor 23 tahun 2015 tentang pengelolaan bersama sumber daya alam minyak dan gas bumi di Aceh,” sebutnya.

Ia menyampaikan kegiatan hulu migas ini ditujukan untuk pemanfaatan energi fosil khusus minyak dan gas bumi sebagai sumber energi dan bahan baku industri. Pengelolaan yang dilaksanakan oleh BPMA berbasis wilayah kerja dimulai dengan kontrak kerja sama.

Kegiatan-kegiatan hulu migas secara garis besar, tuturnya, dibagi menjadi dua tahapan besar yaitu eksplorasi dan eksploitasi. Secara total ada enam wilayah kerja aktif dibawah pengawasan BPMA saat ini.

Ia menyebutkan Repsol Andaman BV merupakan salah satu KKKS eksplorasi yang berada di wilayah kewenangan Aceh. Repsol Andaman BV dengan wilayah kerja Andaman III akan melakukan pemboran di Rencong 1-X dengan posisi 40 mil dari garis pantai Pidie Jaya pada Q1 tahun 2022.

“Kegiatan eksplorasi ini diharapkan menjadi milestone BPMA untuk meningkatkan cadangan migas di wilayah kewenangan Aceh. Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut tentu saja BPMA dan Repsol Andaman BV telah melakukan sosialisasi kepada stakeholder,” ujarnya.

Sedangkan Stakeholder Relations Repsol, Amir Faisal Jindan menyampaikan semua sama untuk menjaga industri ini tetap di Aceh. Menjaga investor untuk tetap ada. Di Indonesia hanya ada di Aceh yang masih dipercaya untuk melakukan pengeboran laut dalam.

Dalam kegiatan pelatihan ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Adi Yusfan yang menyampaikan terkait BPMA dan Industri Hulu Migas di Aceh, dan Jurnalis Bisnis Indonesia, David E Issetiabudi yang menyampaikan terkait Menulis Berita Hulu Migas.

Dalam pemaparannya, David menyampaikan tantangan meliput hulu migas yaitu ini merupakan pos liputan dengan pengetahuan teknis yang dalam. Dan ini merupakan pos liputan yang memadukan isu ekonomi, teknik dan politik.

Dia menyebut, dalam liputan hulu migas ada enam kata kunci yang sangat sering ditemui yaitu eksplorasi, POD, produksi, APBN, PNBP, dan anchor industry. “Kita menulis industri ini pahami dulu konteksnya dan data,” ujarnya.

Tags: Banda AcehBPMAjurnalisMigasMuharram Journalism College (MJC)pelatihan
Previous Post

120 Rumah Warga Rusak Akibat Banjir Bandang di Tangse

Next Post

Edukasi Investasi Nasabah Private & Priority Banking, BRI Dorong Investasi Obligasi

Related Posts

Polda Aceh Salurkan 2,7 Ton Kurma ke 53 Titik di Banda Aceh dan Aceh Besar

by Riska Zulfira
27 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Polda Aceh melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) menyalurkan 2,7 ton kurma ke 53 lokasi di Banda Aceh dan...

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

by Redaksi
16 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah melakukan survei lokasi pasar murah daging meugang di sejumlah titik pada...

Harga Bahan Pokok di Pasar Tani Stabil, Cabai Merah Rp38 Ribu per Kilogram

Harga Bahan Pokok di Pasar Tani Stabil, Cabai Merah Rp38 Ribu per Kilogram

by Aininadhirah
12 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tani terpantau relatif stabil pada Kamis (12/2/2026). Pantauan masakini.co lokasi, beberapa komoditas pangan...

Next Post
Edukasi Investasi Nasabah Private & Priority Banking, BRI Dorong Investasi Obligasi

Edukasi Investasi Nasabah Private & Priority Banking, BRI Dorong Investasi Obligasi

Di Depan Joe Biden, Jokowi Janji Restorasi 600 Ribu Hektare Hutan Bakau

Di Depan Joe Biden, Jokowi Janji Restorasi 600 Ribu Hektare Hutan Bakau

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co