MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Nelayan Aceh yang Diampuni Raja Thailand, Tiba di Jakarta

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
27 Januari 2022
in News
0
Nelayan Aceh yang Diampuni Raja Thailand, Tiba di Jakarta

28 nelayan asal Aceh yang diampuni raja Thailand, Yang Mulia Raja Rama X, tiba di Jakarta. (foto: BPPA)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 28 nelayan asal Aceh Timur yang ditahan di Thailand sejak April 2021 lalu, dipulangkan ke Indonesia. Mereka dibebaskan setelah mendapatkan pengampunan dari Raja Thailand yang berulang tahun.

Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), menyambut ke-28 nelayan tersebut saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis, (27/1/2022), sekitar pukul 17.46 WIB.

RelatedPosts

Kejati Aceh Selamatkan Keuangan Negara Rp44 Miliar Lebih hingga Agustus 2026

Harga Emas Turun Drastis Hari Ini 

BPS Catat Inflasi Aceh 4,86 Persen pada Agustus 2026, Aceh Tamiang Tertinggi

Kepala BPPA Almuniza Kamal, mengatakan sebelum dipulangkan ke Aceh, 28 nelayan itu terlebih dahulu mengikuti karantina di Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta Selatan, sekitar tujuh hari. Mereka juga akan diperiksa kesehatan serta tes PCR.

“Apabila nanti hasil mereka negatif, maka akan diperbolehkan pulang ke Aceh. Namun jika di antara mereka ada yang positif, akan diisolasi terlebih dahulu, tapi kita doakan semoga mereka sehat-sehat semuanya,” kata Almuniza.

Di menyebut, selama nelayan itu di Jakarta, akan dipantau keberadaannya oleh tim BPPA. Apabila mereka membutuhkan sesuatu, maka Tim BPPA akan segera memberikan bantuan.

Hal itu tuturnya, sesuai dengan amanah Gubernur Aceh Nova Iriansyah, guna memberikan pelayanan kepada masyarakat Aceh di pulau Jawa dan sekitarnya.

“Jadi kalau mereka perlu bantuan sesuatu bisa langsung menghubungi kita (BPPA),” ujarnya

Sebanyak 28 nelayan tersebut berasal dari Aceh Timur. Mereka merupakan bagian dari empat nelayan anak yang dipulangkan pada 4 Agustus 2021 lalu, yang juga difasilitasi oleh Kementerian dan dipulangkan oleh Pemerintah Aceh.

“Awalnya mereka mencari ikan dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Rizki Laot berjumlah 34 orang anak buah kapal. Namun, setelah ditangkap oleh pihak keamanan Thailand di perairan antara pulau Yai dan pulau Phuket di lepas pantai Phang Ngah, dua nelayan melarikan diri dengan menggunakan boat sekoci,” jelas Almuniza.

Dia menuturkan, ke 28 nelayan itu, pada 6 Agustus 2021 lalu dinyatakan bersalah oleh pengadilan di Thailand, karena melanggar hukum terkait penangkapan ikan tanpa izin wilayah perairan negara Gajah Putih itu

“Alhamdulillah, sekarang mereka sudah dibebaskan atas dasar pengampunan dari Raja Rama X dalam rangka ulang tahunnya pada 2021,” katanya.

Almuniza menambahkan, pemberian ampunan oleh Raja Thailand untuk nelayan Aceh yang ditahan di sana bukan hanya kali ini saja. Pada 2020 lalu, pemerintah Thailand juga membebaskan 51 nelayan asal Aceh.

Almuniza mewakili pemerintah dan masyarakat Aceh, berterima kasih kepada Konsulat RI Songkhla, KBRI Thailand, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, PWNI, dan KKP RI.

“Terima kasih karena telah membantu mengurus pemulangan para nelayan asal Aceh, tentu ini tidak terlepas dari kerjasama semua pihak,” pungkasnya.

Tags: Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA)Nelayan AcehPemerintah AcehThailandYang Mulia Raja Rama X
Previous Post

Pemprov Aceh Bantah Klaim UIN Ar-Raniry Soal Penyerahan Aset Dibatalkan

Next Post

BRI Jalin Sinergi dengan KAI dan Anak Usaha dalam Fasilitas Notional Pooling

Related Posts

Hardikda Aceh ke-67, Pemda Tekankan Pendidikan Berbasis Prestasi dan Karakter

by Redaksi
2 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menegaskan peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci dalam membangun masa depan daerah. Hal itu disampaikan dalam peringatan...

Dekranasda Aceh Dorong Aceh Utara Kembangkan Batik Bermotif Khas Daerah

by Redaksi
2 September 2026
0

MASAKINI.CO – Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Muzakir, mendorong perajin di Aceh Utara mengembangkan batik dengan mengangkat motif khas daerah. Pengembangan...

Pemerintah Aceh Mulai Salurkan Bufferstock Bencana ke Kabupaten/Kota

by Redaksi
1 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai mendistribusikan bantuan bufferstock penanggulangan bencana tahun 2026 ke kabupaten/kota sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi...

Next Post
BRI Jalin Sinergi dengan KAI dan Anak Usaha dalam Fasilitas Notional Pooling

BRI Jalin Sinergi dengan KAI dan Anak Usaha dalam Fasilitas Notional Pooling

Dugaan Culas Main Kayu di Proyek Jalan Tembus Trumon – Aceh Singkil

Dugaan Culas Main Kayu di Proyek Jalan Tembus Trumon - Aceh Singkil

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co