MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kasus Polisi Senggol HP Jurnalis di Banda Aceh Berakhir Damai

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
13 September 2022
in Daerah
0
Kasus Polisi Senggol HP Jurnalis di Banda Aceh Berakhir Damai

Kasus perusakan alat kerja jurnalis di Banda Aceh berakhir damai. (foto: dok Polresta Banda Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kasus perusakan alat kerja berupa handphone jurnalis Serambi Indonesia, Indra Wijaya, dengan salah satu personel polisi saat meliput aksi demo kenaikan BBM oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry yang ricuh di depan DPRA, Rabu lalu (7/9/2022) berakhir damai.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan kasus tersebut terjadi tanpa adanya unsur kesengajaan karena di tengah keributan massa yang melakukan aksi di depan DPRA.

RelatedPosts

Tirta Daroy Operasikan IPA Berkapasitas 100 Liter per Detik

Fahmil Qur’an Putri Aceh Juara Nasional, Dek Fadh Beri Apresiasi

Bendungan Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Berharap Bisa Panen Dua Kali

“Tidak ada keinginan personel kami melakukan hal yang merusak barang milik wartawan, tidak ada maksud dan tujuan tertentu. Beberapa waktu lalu rekan-rekan media sudah melihat bukti yang telah dipaparkan oleh Kasatreskrim,” kata Kombes Pol Joko Krisdiyanto, Selasa (13/9/2022).

Hal itu disampaikan Kapolresta saat melakukan pertemuan dengan perwakilan AJI Banda Aceh, PWI Aceh, perwakilan Serambi Indonesia, dan turut didampingi Kasat Reskrim Kompol M Ryan Citra Yudha dan Kasat Intelkam Kompol Suryo Sumantri Darmoyo di Mapolresta Banda Aceh.

Kasus ini sebelumnya, Kamis (8/9/2022), sudah dimediasi oleh Kasat Reskrim Kompol M Ryan Citra Yudha bersama sejumlah jurnalis dan pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh di salah satu warung kopi di Banda Aceh.

Hasil mediasi, personel polisi mengakui sempat bersinggungan dengan wartawan Indra Wijaya hingga menyebabkan HP yang bersangkutan jatuh dan pecah LCD.

Dalam mediasi tersebut didapatkan satu kesepahaman bahwa peristiwa itu terjadi tanpa kesengajaan karena sedang dalam situasi rusuh. Kedua pihak pun kemudian sepakat berdamai.

Meski tanpa unsur kesengajaan, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto meminta maaf atas peristiwa yang mengakibatkan terjatuhnya HP jurnalis tersebut.

“Saya mohon maaf atas kejadian yang tidak diinginkan saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu itu,” ujarnya.

Selain menyampaikan permohonan maaf, Kapolresta Banda Aceh juga menggantikan HP jurnalis yang rusak.

“Hari ini kita gantikan HP milik wartawan Serambi Indonesia, agar nantinya semangat lagi untuk meliput kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi AJI Banda Aceh Rahmat Fajri, berharap peristiwa seperti ini tidak terulang lagi ke depannya. Dia turut mengimbau jurnalis mengenakan tanda pengenal saat melakukan kerja jurnalistik di lapangan.

“Peristiwa ini juga menjadi pelajaran bagi teman-teman jurnalis saat meliput di lapangan, apalagi di tengah kondisi kericuhan harus dapat menjaga keselamatan sendiri,” ujarnya.

Tags: AJI Banda AcehjurnalispolisiPolresta Banda Aceh
Previous Post

Pemerintah Setujui Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya

Next Post

Holding Ultra Mikro Sukses Percepat Inklusi Keuangan

Related Posts

Sejumlah Pejabat Strategis Polresta Banda Aceh Berganti, Ini Daftarnya

by Ahmad Mufti
19 September 2026
0

MASAKINI.CO - Sejumlah pejabat strategis di lingkungan Polresta Banda Aceh berganti setelah Kapolda Aceh menetapkan mutasi dan promosi jabatan sejumlah...

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan, Motor Korban Ditemukan di Belakang Taman Budaya

by Redaksi
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan dua laki-laki yang diduga terlibat pencurian sepeda motor, Senin (14/9/2026)....

Pria 63 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Masjid Al-Muttaqin Banda Aceh

by Redaksi
12 September 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang pria berusia 63 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar mandi Toilet Nomor 3 Masjid Al-Muttaqin, Gampong Peunayong,...

Next Post

Holding Ultra Mikro Sukses Percepat Inklusi Keuangan

Sejumlah PNS Sedang Pesta Narkoba di Aceh Besar Ditangkap BNN

Pasok 12 Kilogram Sabu Lewat Selat Malaka, 2 Warga Aceh Utara Ditangkap

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co