MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Februari 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Belajar Filologi di Rumoh Manuskrip Aceh Cek Midi

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
14 November 2022
in Daerah
0
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Belajar Filologi di Rumoh Manuskrip Aceh Cek Midi

Tarmizi A. Hamid yang akrab disapa Cek Midi, saat menerima kunjungan mahasiswa UIN Ar-Raniry di Rumoh Manuskrip Aceh miliknya, Senin 14/11/2022. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Mahasiswa Prodi Kesejahteran Sosial Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, belajar langsung terkait filologi ke Rumoh Manuskrip Aceh milik Tarmizi A. Hamid di Desa Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh, Senin (14/11/2022).

Mahasiswa tersebut sengaja datang untuk belajar di Rumoh Manuskrip Aceh karena dalam mata kuliah Kajian Islam, terdapat topik Filologi Islam Nusantara.

RelatedPosts

Wali Kota Banda Aceh Instruksikan Pelayanan Publik dan Penguatan Syariat Islam Optimal Selama Ramadan

Personel Satpol PP WH Banda Aceh Perketat Pengawasan Selama Ramadan

Ayo Ramaikan Peukan Raya Ramadhan 2026 x Pekan QRIS Ramadhan Pasar Atjeh

“Dalam silabus MK Kajian Islam terdapat bahasan tentang filologi Islam Nusantara. Oleh sebab itu, mahasiswa kami jadwalkan untuk belajar langsung pada Bapak Tarmizi A Hamid atau Cek Midi selaku kolektor manuskrip Aceh,” kata Hasan Basri M Nur, dosen pendamping mahasiswa pada prodi Kesos.

Tarmizi A. Hamid atau yang akrab disapa Cek Midi, mengaku senang atas kunjungan mahasiswa UIN Ar-Raniry itu ke museum yang diampunya sendiri itu.

Dia mengatakan, selalu membuka lebar museum miliknya sebagai tempat mahasiswa belajar secara cuma-cuma, tanpa pungutan biaya apa pun.

Bahkan, Cek Midi turut menyampaikan kisah secara detil proses pencarian manuskrip yang dilakukannya dari kampung ke kampung selama bertahun-tahun.

Dia juga bersedia berbagi pengetahuan tentang kandungan ilmu yang terdapat dalam manuskrip-manuskrip yang tersedia.

“Orang Aceh zaman dahulu sangat pintar, terbukti dari kandungan manuskrip yang ditinggalkan,” katanya.

Kepada mahasiswa UIN Ar-Raniry itu, Tarmizi menyebut tujuannya merawat manuskrip indatu adalah bagian dari upaya agar generasi muda dapat melihat langsung peninggalan intelektual masa lampau.

“Dan supaya bisa juga menjadi bahan observasi dan kajian banyak pihak,” paparnya.

“Andai saya tidak mengoleksi manuskrip ini mungkin mahasiswa akan mengalami banyak kendala ketika mau melihat langsung dan membaca manuskrip Aceh. Di tempat saya ini tak ada birokrasi, boleh dijadwalkan kunjungan via telpon atau WA,” tambahnya.

Cek Midi menyebut, dirinya akan memberi kemudahan kepada siapa saja yang ingin belajar dan membuat penelitian di Rumoh Manuskrip Aceh.

“Sudah tak terhitung para peneliti, dari dalam dan luar negeri, yang mengadakan penelitian filolologi di Rumoh Manuskrip Aceh ini,” pungkasnya.

Tags: Cek MidiFilologimahasiswamanuskripRumoh Manuskrip AcehTarmizi A. HamidUIN AR RANIRY
Previous Post

Pasutri Penjual Kosmetik Ilegal di Aceh Dibekuk Polisi

Next Post

Diperkuat 194 Atlet, Kontingen Aceh ke POMNAS Sumatra Barat Resmi Dilepas

Related Posts

UIN Ar-Raniry Siapkan 2.000 Paket Iftar per Hari, Terbuka untuk Mahasiswa dan Warga Sekitar

by Redaksi
20 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – UIN Ar-Raniry menyiapkan 2.000 paket berbuka puasa (iftar) setiap hari selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dipusatkan di...

Tiga Kampus Tiga Negara Gelar Misi Kemanusiaan di Pidie Jaya, 29 Dosen dan Mahasiswa Terlibat

by Redaksi
18 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry bersama Universiti Islam Pahang Sultan Ahmad Shah (UnIPSAS) dan Universiti Islam...

Mahar Kian Mahal, Angka Pernikahan di Aceh Terancam Turun

by Aininadhirah
7 Februari 2026
0

MASAKINI.CO- Lonjakan harga emas di Aceh yang kini mencapai Rp8.800 per mayam tidak hanya memengaruhi daya beli masyarakat, tetapi juga...

Next Post
Diperkuat 194 Atlet, Kontingen Aceh ke POMNAS Sumatra Barat Resmi Dilepas

Diperkuat 194 Atlet, Kontingen Aceh ke POMNAS Sumatra Barat Resmi Dilepas

Anggota DPRA Tantang BSI Buka Kantor Pusat di Aceh

Anggota DPRA Tantang BSI Buka Kantor Pusat di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co