MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Belajar Filologi di Rumoh Manuskrip Aceh Cek Midi

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
14 November 2022
in Daerah
0
Mahasiswa UIN Ar-Raniry Belajar Filologi di Rumoh Manuskrip Aceh Cek Midi

Tarmizi A. Hamid yang akrab disapa Cek Midi, saat menerima kunjungan mahasiswa UIN Ar-Raniry di Rumoh Manuskrip Aceh miliknya, Senin 14/11/2022. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Mahasiswa Prodi Kesejahteran Sosial Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, belajar langsung terkait filologi ke Rumoh Manuskrip Aceh milik Tarmizi A. Hamid di Desa Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh, Senin (14/11/2022).

Mahasiswa tersebut sengaja datang untuk belajar di Rumoh Manuskrip Aceh karena dalam mata kuliah Kajian Islam, terdapat topik Filologi Islam Nusantara.

RelatedPosts

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Capai Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat 

FASI Banda Aceh 2026 Dibuka, Illiza Dorong Generasi Qurani Hadapi Tantangan Era Digital

Pemprov Aceh Percepat Regulasi Pembukaan Rute Pelayaran Krueng Geukueh-Penang

“Dalam silabus MK Kajian Islam terdapat bahasan tentang filologi Islam Nusantara. Oleh sebab itu, mahasiswa kami jadwalkan untuk belajar langsung pada Bapak Tarmizi A Hamid atau Cek Midi selaku kolektor manuskrip Aceh,” kata Hasan Basri M Nur, dosen pendamping mahasiswa pada prodi Kesos.

Tarmizi A. Hamid atau yang akrab disapa Cek Midi, mengaku senang atas kunjungan mahasiswa UIN Ar-Raniry itu ke museum yang diampunya sendiri itu.

Dia mengatakan, selalu membuka lebar museum miliknya sebagai tempat mahasiswa belajar secara cuma-cuma, tanpa pungutan biaya apa pun.

Bahkan, Cek Midi turut menyampaikan kisah secara detil proses pencarian manuskrip yang dilakukannya dari kampung ke kampung selama bertahun-tahun.

Dia juga bersedia berbagi pengetahuan tentang kandungan ilmu yang terdapat dalam manuskrip-manuskrip yang tersedia.

“Orang Aceh zaman dahulu sangat pintar, terbukti dari kandungan manuskrip yang ditinggalkan,” katanya.

Kepada mahasiswa UIN Ar-Raniry itu, Tarmizi menyebut tujuannya merawat manuskrip indatu adalah bagian dari upaya agar generasi muda dapat melihat langsung peninggalan intelektual masa lampau.

“Dan supaya bisa juga menjadi bahan observasi dan kajian banyak pihak,” paparnya.

“Andai saya tidak mengoleksi manuskrip ini mungkin mahasiswa akan mengalami banyak kendala ketika mau melihat langsung dan membaca manuskrip Aceh. Di tempat saya ini tak ada birokrasi, boleh dijadwalkan kunjungan via telpon atau WA,” tambahnya.

Cek Midi menyebut, dirinya akan memberi kemudahan kepada siapa saja yang ingin belajar dan membuat penelitian di Rumoh Manuskrip Aceh.

“Sudah tak terhitung para peneliti, dari dalam dan luar negeri, yang mengadakan penelitian filolologi di Rumoh Manuskrip Aceh ini,” pungkasnya.

Tags: Cek MidiFilologimahasiswamanuskripRumoh Manuskrip AcehTarmizi A. HamidUIN AR RANIRY
Previous Post

Pasutri Penjual Kosmetik Ilegal di Aceh Dibekuk Polisi

Next Post

Diperkuat 194 Atlet, Kontingen Aceh ke POMNAS Sumatra Barat Resmi Dilepas

Related Posts

UIN Ar-Raniry–USIM Perkuat Kolaborasi Filologi, Siapkan Jejaring Manuskrip Melayu-Nusantara

UIN Ar-Raniry–USIM Perkuat Kolaborasi Filologi, Siapkan Jejaring Manuskrip Melayu-Nusantara

by Ahlul Fikar
3 September 2026
0

MASAKINI.CO — Kerja sama akademik antara Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) terus...

Zulkhairi Paparkan Riset Filologi Arab-Melayu di USIM, Temukan Jejak Hikayat Nabi Bercukur

Zulkhairi Paparkan Riset Filologi Arab-Melayu di USIM, Temukan Jejak Hikayat Nabi Bercukur

by Ahlul Fikar
3 September 2026
0

MASAKINI.CO — Kajian manuskrip Arab-Melayu kembali membuka ruang baru untuk menelusuri jejak intelektual Islam di kawasan Melayu-Nusantara. Hal tersebut mengemuka dalam...

Manuskrip Al-Qur’an Aceh Berusia 180 Tahun Mulai Didigitalisasi

by Riska Zulfira
27 Agustus 2026
0

  MASAKINI.CO – Sebuah manuskrip Al-Qur’an peninggalan ulama Aceh yang diperkirakan berusia sekitar 180 tahun kini mulai didigitalisasi sebagai upaya...

Next Post
Diperkuat 194 Atlet, Kontingen Aceh ke POMNAS Sumatra Barat Resmi Dilepas

Diperkuat 194 Atlet, Kontingen Aceh ke POMNAS Sumatra Barat Resmi Dilepas

Anggota DPRA Tantang BSI Buka Kantor Pusat di Aceh

Anggota DPRA Tantang BSI Buka Kantor Pusat di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co