MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Olahraga

Makna Aksi Tutup Mulut Pemain Jerman Sebelum Dibantai Jepang

Redaksi by Redaksi
24 November 2022
in Olahraga
0
Makna Aksi Tutup Mulut Pemain Jerman Sebelum Dibantai Jepang

Pemain timnas Jerman tutup mulut saat foto tim jelang lawan Jepang di Piala Dunia 2022. (Sumber foto: Reuters)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aksi tutup mulut pemain timnas Jerman yang dilakukan saat foto tim jelang kick-off melawan Jepang di Piala Dunia 2022 pada Rabu (23/11/2022) malam, menyiratkan makna khusus.

Di pertandingan melawan Jepang, Jerman harus menelan kekalahan 1-2 meski sempat unggul lebih dulu di Stadion Internasional Khalifa, Doha.

RelatedPosts

FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia Berpotensi Ditonton 1 Miliar Orang

Nyaris Tersingkir dari Leeds, Xabi Alonso Akui Salah Pilih Starter Chelsea

Indonesia Kirim 1.021 Atlet ke Asian Games 2026, Target Tiga Besar

Namun sebelum itu, video saat para pemain timnas Jerman melakukan aksi tutup mulut ketika foto tim jelang kick-off lawan Jepang di Piala Dunia 2022 ini viral di media sosial.

Aksi tutup mulut para pemain Jerman dilakukan sebagai bentuk protes kepada FIFA yang melarang mereka memakai ban kapten pelangi ‘One Love’ sebagai kampanye ramah LBGT+ di Piala Dunia 2022.

“Kami ingin menggunakan ban kapten kami untuk mempertahankan nilai-nilai yang kami pegang di tim nasional Jerman yaitu keberagaman dan saling menghormati. Bersama dengan bangsa lain, kami ingin suara kami didengar,” penjelasan timnas Jerman di akun Instagram resmi pada Rabu (23/11/2022).

“Ini bukan tentang membuat pernyataan politik, ini soal hak asasi manusia yang tidak dapat dinegosiasikan. Itu harus diterima begitu saja, tetapi tetap saja tidak demikian. Itu sebabnya pesan ini sangat penting bagi kami. Menolak ban kapten kami sama dengan menolak kami bersuara. Kami berdiri dengan posisi kami,” tulis timnas Jerman menambahkan.

Seperti diketahui ban kapten pelangi atau One Love yang mendukung LGBT dilarang untuk digunakan pemain pada Piala Dunia 2022.

Akibatnya terdapat sejumlah tim, termasuk Jerman batal memakai ban kapten pelangi LGBT di Piala Dunia 2022.

Hal ini dikarenakan adanya ancaman mengenai kartu kuning yang akan mereka terima jika memaksa untuk menggunakan atribut yang tidak sesuai dengan atribut Piala Dunia 2022.

Tags: FIFAJepangLGBTpiala dunia 2022Timnas Jerman
Previous Post

Sunarso Jadi CEO of The Year, BRI Mampu Berikan Value di Tengah Masa Sulit

Next Post

Warga Aceh Jaya 13 Jam Tertimbun Longsor Saat Cari Emas

Related Posts

Delegasi Oita Bawa Lukisan Pegunungan, Simbol Persahabatan dengan Banda Aceh

by Redaksi
16 September 2026
0

MASAKINI.CO – Sebuah lukisan pegunungan Oita di atas kanvas sutra kini menghiasi ruang pertemuan Wali Kota Banda Aceh. Lukisan karya...

FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia Berpotensi Ditonton 1 Miliar Orang

by Ali L
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Indonesia berpotensi menjadi pusat perhatian pencinta sepak bola dunia saat menjadi tuan rumah divisi utama FIFA ASEAN Cup...

Tuding FIFA Bela Messi, Pelatih dan Pemain Mesir Terancam Sanksi

by Aininadhirah
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pelatih dan sejumlah pemain Timnas Mesir menghadapi proses disipliner FIFA setelah melontarkan tudingan keras terhadap kepemimpinan wasit dalam...

Next Post
Penambang Emas Tradisional di Pidie Tewas Tertimbun Longsor

Warga Aceh Jaya 13 Jam Tertimbun Longsor Saat Cari Emas

BRI Bangun Posko Kesehatan & Bagikan 2 Ribu Nasi Bungkus ke Warga Cianjur

BRI Bangun Posko Kesehatan & Bagikan 2 Ribu Nasi Bungkus ke Warga Cianjur

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co