MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Juni 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Cara Kenali Segel Tabung LPG 3 Kg yang Beredar di Aceh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
21 Februari 2023
in Daerah
0

Ilustrasi | Proses suplai LPG 3 Kg di Aceh. (foto: dok Pertamina)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tutup dan segel tabung Liqiluified Petroleum Gas (LPG) kemasan 3 kilogram (Kg) bersubsidi, dibikin berbeda-beda di tiap daerah di Aceh demi tujuan agar memudahkan pengawasan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin, menanggapi maraknya penjualan LPG 3 Kg di atas harga eceran tertinggi (HET) di Banda Aceh selama ini.

RelatedPosts

Aceh Jajaki Kerja Sama Investasi dengan Rusia

Wagub Aceh Upayakan Satu Tafsir Mawaris untuk Perkuat Kepastian Hukum

Pemko Banda Aceh Raih Opini WTP ke-18 Berturut-turut dari BPK

Menurut Nahrawi, banyak pengecer LPG 3 Kg yang menjual dengan harga mencapi Rp35 ribu di kios. Elpiji tersebut belum tentu berasal dari agen penyalur yang ada di Kota Banda Aceh, bisa jadi dari kabupaten lain.

Untuk memudahkan pengawasan ini, kata Nahrawi, maka tutup plastik pada tabung LPG 3 Kg dibuat berbeda di tiap daerah. Tujuanya agar penyaluran gas bersubsidi tersebut tepat sasaran dan sebagai salah satu bentuk pengawasan menghindari penyimpangan.

“Lain kabupaten lain warna plastik wrap-nya, dengan beda warna ini kita dapat melihat asal kabupaten mana gas yang beredar di kios pengecer di Banda Aceh selama ini,” kata Nahrawi Noerdin, Selasa (21/2/2023).

Nahrawi menyebut untuk kota Banda Aceh plastik wrap gas LPG 3 Kg berwarna biru tua, Aceh Besar warna merah tua, Aceh Jaya warna kuning. Kemudian Aceh Barat warna biru muda, Aceh Barat Daya warna merah muda, Aceh Selatan warna kuning.

Kemudian di Nagan Raya warna hijau tua, Pidie warna hijau muda, Pidie Jaya warna merah muda, Bireuen warna biru muda, Lhokseumawe kuning, Aceh Utara warna hijau tua.

Aceh Timur warna biru tua, Langsa warna merah tua, Aceh Tamiang warna hijau tua, Aceh Tengah warna merah tua, Aceh Tenggara warna hijau tua, Gayo Lues warna kuning.

Sementara Subulussalam berwarna merah tua, Aceh Singkil warna biru tua, dan Sabang warna hitam, serta Kabupaten Bener Meriah berwarna putih.

“Jadi dengan melihat warna pada tutupnya ini kita bisa mengenali asal kabupaten mana gas melon tersebut beredar di Banda Aceh,” ujarnya.

Di samping itu, Nahrawi berharap kepada penjabat (Pj) wjali kota Banda Aceh agar dapat lebih tegas dalam menjalankan aturan distribusi LPG 3 Kg. Sebab dalam aturan sudah jelas bahwa LPG 3 Kg ini sistem penjualannya dari agen penyalur ke pangkalan, kemudian dari pangkalan langsung kepada masyarakat penerima manfaat.

“Tidak ada aturan LPG 3 Kg bisa dijual di kios-kios pengecer, jadi Pak Pj Wali Kota kita harap lebih jeli dalam hal ini,” tegasnya.

Nahrawi menambahkan, jika LPG 3 Kg tidak beredar di kios-kios seperti lazimnya saat ini, maka kebutuhan gas bersubsidi itu di kalangan masyarakat penerima manfaat akan selalu tercukupi.

“Saya yakin LPG 3 Kg yang diecer tersebut merupakan hak masyarakat miskin, yang diperjualbelikan di atas harga HET,” pungkasnya.

Tags: Banda AcehGas SubsidiHiswana Migas AcehLPG 3 KgNahrawi Noerdin
Previous Post

Kapolda Jambi Berhasil Dievakuasi dari Hutan Kerinci

Next Post

Wacana Indonesia dan Malaysia Bikin Rute Penyeberangan Dumai-Malaka

Related Posts

Turki Salurkan 40 Sapi Kurban untuk Banda Aceh, Apresiasi Fasilitas RPH yang Dinilai Profesional

by Redaksi
30 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Hubungan historis dan persaudaraan antara Aceh dan Turki kembali terwujud melalui bantuan 40 ekor sapi kurban yang disalurkan...

Satpol PP-WH Amankan Pasangan Nonmahram di Rusunawa Keudah

by Riska Zulfira
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Aksi nekat seorang pria asal Meulaboh yang diduga menyelundupkan kekasihnya asal Takengon ke Rusunawa Keudah, Banda Aceh, berujung...

Arus Kendaraan di Tol Sibanceh Tembus 9 Ribu Lebih Selama Libur Panjang

by Riska Zulfira
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Arus kendaraan di Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) melonjak selama libur panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir...

Next Post

Wacana Indonesia dan Malaysia Bikin Rute Penyeberangan Dumai-Malaka

Kerap Mangsa Ternak Warga, Harimau Sumatera Ditangkap BKSDA Aceh

Warga Peunaron Dihantui Keberadaan Harimau Usai Mangsa 3 Hewan Ternak

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co