MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Foto

Nilam Aceh Mendunia

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
12 Juli 2023
in Foto
0

Musliadi, memanen nilam di ladang miliknya, Desa Geunteut, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Musliadi (37) panen nilam di ladang miliknya. Ia petani di Desa Geunteut, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar yang menjadikan nilam sebagai primadona.

Selain harga tinggi, ia memilih tanam nilam karena mudah dirawat dan dibudidayakan.

RelatedPosts

Pantai Drini, Ruang Wisata di Pesisir Gunungkidul

Di Antara Barak dan Doa

The Land from Above

Petani menanam bibit Nilam. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Membudidayakan Nilam ini hanya dengan cara memotong dahan Nilam, membersihkan daun hingga menyisakan pucuknya dan langsung menanamnya.

Petugas laboratorium melakukan penyulingan Nilam. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Nilam yang selesai dipanen langsung memasuki proses penyulingan, salah satu tempatnya di laboratorium Atsiri Research Centre (ARC) USK.

Petugas laboratorium memeriksa hasil ekstraksi Nilam. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Di laboratorium tersebut terdapat mahasiswa yang sudah dibekali pemahaman tentang penyulingan minyak Atsiri.

Minyak hasil penyulingan yang terdapat di penyimpanan laboratorium. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Biasanya juga terdapat hasil dari penyulingan mandiri dibawa ke lembaga ARC di Banda Aceh untuk disaring menggunakan alat yang berbeda.

Minyak hasil penyulingan di laboratorium. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Pasalnya, minyak yang baru selesai dari proses penyulingan masih banyak mengandung kotoran dan air, sehingga belum dapat menghasilkan minyak yang berkualitas.

Produk hasil dari ekstraksi Nilam. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Selain memberi pembekalan terkait pembudidayaan nilam, ARC juga membantu pemasaran produk berbahan dasar nilam yang dikenal hingga ke mancanegara.

Tags: Aceh BesarARCAtsiri Research CentreDesa GeunteutKecamatan LhoongMinyak AtsiriNilamUniversitas Syiah KualaUSK
Previous Post

Simeulue Digoyang Gempa Tanpa Potensi Tsunami

Next Post

Ditresnarkoba Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan 57 Kilogram Sabu

Related Posts

Api Lahap 3 Hektare Lahan Rumbia di Aceh Besar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

by Ahmad Mufti
28 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan rumbia terjadi di Gampong Leugeu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (28/8/2026). Api menghanguskan sekitar...

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

Next Post

Ditresnarkoba Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan 57 Kilogram Sabu

The Banker Nobatkan BRI Bank Terbaik Indonesia

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...