MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Foto

Nilam Aceh Mendunia

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
12 Juli 2023
in Foto
0

Musliadi, memanen nilam di ladang miliknya, Desa Geunteut, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Musliadi (37) panen nilam di ladang miliknya. Ia petani di Desa Geunteut, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar yang menjadikan nilam sebagai primadona.

Selain harga tinggi, ia memilih tanam nilam karena mudah dirawat dan dibudidayakan.

RelatedPosts

Sare yang Sepi

Belajar Menaklukkan Ombak Jimbaran

KEMANDIRIAN BANGSA: Jejak Hilirisasi Inalum dari Hulu hingga ke Hilir

Petani menanam bibit Nilam. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Membudidayakan Nilam ini hanya dengan cara memotong dahan Nilam, membersihkan daun hingga menyisakan pucuknya dan langsung menanamnya.

Petugas laboratorium melakukan penyulingan Nilam. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Nilam yang selesai dipanen langsung memasuki proses penyulingan, salah satu tempatnya di laboratorium Atsiri Research Centre (ARC) USK.

Petugas laboratorium memeriksa hasil ekstraksi Nilam. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Di laboratorium tersebut terdapat mahasiswa yang sudah dibekali pemahaman tentang penyulingan minyak Atsiri.

Minyak hasil penyulingan yang terdapat di penyimpanan laboratorium. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Biasanya juga terdapat hasil dari penyulingan mandiri dibawa ke lembaga ARC di Banda Aceh untuk disaring menggunakan alat yang berbeda.

Minyak hasil penyulingan di laboratorium. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Pasalnya, minyak yang baru selesai dari proses penyulingan masih banyak mengandung kotoran dan air, sehingga belum dapat menghasilkan minyak yang berkualitas.

Produk hasil dari ekstraksi Nilam. (Foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Selain memberi pembekalan terkait pembudidayaan nilam, ARC juga membantu pemasaran produk berbahan dasar nilam yang dikenal hingga ke mancanegara.

Tags: Aceh BesarARCAtsiri Research CentreDesa GeunteutKecamatan LhoongMinyak AtsiriNilamUniversitas Syiah KualaUSK
Previous Post

Simeulue Digoyang Gempa Tanpa Potensi Tsunami

Next Post

Ditresnarkoba Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan 57 Kilogram Sabu

Related Posts

Sekolah Rakyat Aceh Buka Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

by Ahmad Mufti
18 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga (SRT 3) Provinsi Aceh menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari...

TK Angkasa Lanud SIM Raih Juara II Lomba Tari Nusantara di Aceh Besar

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – TK Angkasa Cabang Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), di bawah binaan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud SIM...

Rumah Petani di Indrapuri Ludes Terbakar

by Ahmad Mufti
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Satu rumah berkonstruksi kayu di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, terbakar, Jumat (16/10/2026) malam. Rumah tersebut milik...

Next Post

Ditresnarkoba Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan 57 Kilogram Sabu

The Banker Nobatkan BRI Bank Terbaik Indonesia

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...