MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Mei 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mengenal Skill Public Speaking Bersama Komunitas Berucap

Riska Zulfira by Riska Zulfira
19 Agustus 2023
in News
0
Mengenal Skill Public Speaking Bersama Komunitas Berucap

Diskusi komunitas berucap di History Cafee, Banda Aceh. (foto: masakini.co/Riska Zulfira)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Public Speaking menjadi soft skill yang harus dimiliki para generasi milenial. Menjamurnya profesi baru di dunia kreatif, semuanya memerlukan keahlian public speaking.

Maka tak heran, banyak masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan public speaking.

RelatedPosts

Jemaah Haji Aceh Dapat Wakaf dan Living Cost hingga Rp12,7 Juta

Perdagangan Ilegal Picu Penurunan Populasi Satwa Dilindungi

Harga Emas Naik Lagi

Kini, di Banda Aceh telah hadir Komunitas Berucap, dimana komunitas ini memfasilitasi masyarakat di Banda Aceh mulai dari pelajar, pekerja hingga ibu rumah tangga.

Pendiri Komunitas Berucap, Suhil Alfata mengajak masyarakat Aceh untuk berani bicara di depan umum. Padahal, tuturnya, setiap orang itu memiliki ilmu, hanya saja masih takut berbicara di depan umum.

“Makanya kita dirikan Komunitas Berucap agar dapat dimanfaatkan oleh orang yang memerlukan ilmu itu,” kata Suhil, Sabtu (19/8/2023).

Ia menjelaskan, Komunitas Berucap ini didirikan sebagai wadah untuk masyarakat latihan bukan belajar. Artinya para peserta yang bergabung dapat latihan menggunakan bahasa yang baik saat berbicara. Karena katanya, acap kali masyarakat Aceh mempersingkat padanan kata saat berbicara.

“Misalnya saat mengucap kata bagaimana menjadi “kek mana”, sehingga disini kita sama-sama belajar untuk mengubah artikulasi menjadi lebih baik,” jelasnya.

Komunitas Berucap berdiri pada Maret 2022. Berawal dari kegiatan workshop dan kemudian diubah menjadi komunitas, sehingga bisa dijadikan proses latihan jangka panjang.

“Padahal saya sendiri juga tidak pandai di public speaking, sehingga saya bentuk komunitas ini karena saya berpikir bagaimana caranya bisa dapat latihan tapi bisa dilakukan setiap Minggu,” tutur Suhil Alfata.

Ia juga menyebutkan, dalam Komunitas Berucap telah bergabung sebanyak 400 peserta. Dan mereka melaksanakan kegiatan diskusi setiap Jumat sore. Setiap pertemuan para peserta terpilih diwajibkan untuk memaparkan materi yang bermanfaat bagi anggota peserta lainnya.

“Materinya bebas yang penting tidak mengandung unsur SARA dan hoax,” imbuhnya.

Untuk bergabung dalam komunitas, Suhiel menyebutkan peserta hanya perlu mendaftarkan pada platform Komunitas Berucap. Tentunya dengan biaya gratis.

Tags: acehKomunitas BerucapPublic Speaking
Previous Post

Pemprov Aceh Akan Gencarkan Imunisasi Anak Cegah Berbagai Penyakit

Next Post

PD II AMPG Bireuen Semarakkan HUT RI Ke-78

Related Posts

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Next Post
PD II AMPG Bireuen Semarakkan HUT RI Ke-78

PD II AMPG Bireuen Semarakkan HUT RI Ke-78

Astra-PFI Gelar Diskusi Foto Jurnalistik di Aceh

Astra-PFI Gelar Diskusi Foto Jurnalistik di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co