MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Februari 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Harga Kembang Kol Terjun Bebas, Petani di Bener Meriah Kecewa

Syah Antoni by Syah Antoni
18 Oktober 2023
in Daerah
0

Hasil panen petani kembang kol di Kawasan Lut Atas, Kampung Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.(Syah Antoni/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Petani palawija di Bener Meriah mulai keluhkan harga jual memasuki minggu ketiga Oktober. September lalu, harga kentang Rp12 ribu per kilogram sekarang hanya Rp8 ribu per kilogram.

Harga kubis juga turun, sebelumnya Rp2 ribu per kilogram jadi Rp1.200 per kilogram. Sementara kembang kol, sempat dijual petani Rp3,500 per kilogram kini Rp2 ribu per kilogram.

RelatedPosts

Aceh Besar Raih Penghargaan BRIN, Nilai IDSD 2025 Tembus 3,80

Kanji Glee Taron, Paduan 44 Dedaunan Hutan yang Jadi Primadona Berbuka di Aceh Besar

Sambai Oen Peugaga, Kuliner Ramadan Penuh Khasiat

Petani kembang kol di Lut Atas, Kampung Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Ardiata Illah, mengatakan turunnya harga membuat ia dan petani lainnya frustasi. Pasalnya, harga pupuk yang masih mahal belum mampu diimbangi laba hasil panen.

“Mengingat mahalnya harga pupuk sekarang. Saya jamin banyak petani kembang kol yang merugi. Harga Rp2 ribu perkilogram tergolong rendah. Biasanya harga paling rendah dikisaran Rp3 ribu per kilogram,” ungkap Ardi saat dihubungi masakini.co, Rabu (17/10/2023).

Ardi mengaku, sebagian hasil panen petani kembang kol dibiarkan terbuang akibat sulit terjual. Sulitnya penjualan karena berkurangnya permintaan kembang kol ke agen palawija yang berimbas pada pemasaran hasil panen petani.

Apalagi kata Ardi, pasca panen, kembang kol hanya bertahan dua sampai tiga hari saja. Sesudah itu akan mengembang dan susah laku.

Sebab itu agen palawija membatasi membeli hasil panen petani. Sementara kembang kol yang telat panen akan ikut mengembang, hal tersebut membuat para petani semakin frustasi.

“Biasanya masuk bulan maulid, harga kembang kol stabil dan penjualan pun lancar. Ini malah kebalikannya. Walaupun harus, sebenarnya kami berusaha ikhlas walaupun hasil panen kami dihargai murah, asalkan pemasaran lancar. Namun kenyataannya tidak demikian,” ucapnya.

Ardi berharap pemerintah daerah memberikan solusi. membersamai petani menghadapi permasalahan petani. Khususnya pemasaran hasil panen petani yang seringnya labil, apalagi ditengah-tengah inflasi seperti sekarang.

“Kami berharap Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian Bener Meriah membantu petani dari mahalnya pupuk non-subsidi, serta langkanya pupuk subsidi beberapa waktu lalu,” pungkas Ardi.

Tags: Bener MeriahHarga KentangHarga PalawijaKembang KolPetani Palawija
Previous Post

Israel Serang Rumah Sakit Gaza Hingga 500 Orang Meninggal

Next Post

Icon Sunsuria Buka Pusat Perawatan Kanker di Island Hospital Malaysia

Related Posts

Polres Bener Meriah Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Blang Tampu

by Riska Zulfira
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepolisian Resor Bener Meriah menggelar rekonstruksi kasus perampokan yang berujung pembunuhan terhadap pasangan suami istri di Desa Blang...

Disdukcapil Bener Meriah Pulihkan Kembali Dokumen Korban Bencana

by Aininadhirah
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bener Meriah telah memulihkan kembali dokumen warga yang terdampak bencana alam...

53 Sekolah di Aceh Tengah dan Bener Meriah Rampung Direvitalisasi Anggaran 2025

by Riska Zulfira
29 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 53 sekolah di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah telah selesai direvitalisasi melalui anggaran tahun 2025 dan...

Next Post
Icon Sunsuria Buka Pusat Perawatan Kanker di Island Hospital Malaysia

Icon Sunsuria Buka Pusat Perawatan Kanker di Island Hospital Malaysia

BRI Targetkan Kontribusi 65,4% pada Inklusi Keuangan di 2023

BRI Targetkan Kontribusi 65,4% pada Inklusi Keuangan di 2023

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co