MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sekda Aceh: Dayah Pionir Lahirnya Komitmen Cinta Tanah Air

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
24 Oktober 2023
in Daerah
0
Sekda Aceh: Dayah Pionir Lahirnya Komitmen Cinta Tanah Air

Sekda Aceh, Bustami Hamzah saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Dayah Inshafuddin, Lambaro Skep, Banda Aceh, Selasa 24/10/2023. (foto: Adpim Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekretaris Daerah Aceh, Bustami Hamzah bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023, yang dipusatkan di Dayah Terpadu Insfafuddin, Selasa (24/10/2023) pagi.

Dalam amanatnya, Bustami mengatakan dayah atau pesantren adalah pionir yang telah melahirkan komitmen santri untuk mencintai tanah air dengan senantiasa berpegang teguh pada kaidah kecintaan kepada tanah air.

RelatedPosts

Nagan Raya Siapkan Pembentangan Merah Putih 24 Km, Presiden Prabowo Diundang

Serapan Anggaran Bencana Aceh Capai Rp498,25 Miliar, Naik Rp41,16 Miliar Sepekan

Bireuen Anggarkan Rp13,6 Miliar untuk Penghasilan 3.745 PPPK Paruh Waktu

“Hal ini dikarenakan para pimpinan dayah dan santri selalu berpegang teguh pada kaidah  ‘Hubbul Wathan Minal Iman’ atau Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman,” katanya.

Komitmen tersebut, tutur Bustami, masih terus berkobar hingga kini. Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015, telah menetapkan Hari Santri Nasional jatuh pada tanggal 22 Oktober, sebagai bentuk penghormatan atas peran penting santri bagi Republik Indonesia.

“Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional ini merujuk pada Resolusi Jihad 1945, yang lahir dari fatwa ulama, tentang kewajiban berjihad demi kemerdekaan Indonesia. Peristiwa heroik 10 November 1945, yang kini kita kenang sebagai Hari Pahlawan, bermula dari resolusi ini,” ungkap Bustami.

Tahun ini peringatan Hari Santri Nasional mengangkat tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri.” Sekda menjelaskan, Jihad yang dimaksud bukanlah pertempuran fisik mengangkat senjata, melainkan semangat perjuangan intelektual, dalam membantu umat menyelesaikan problematika kehidupan.

“Tema ini merupakan bentuk pengakuan terhadap santri sebagai pahlawan pendidikan yang berjuang melawan kebodohan, di zaman yang penuh dengan tantangan dan kompleksnya permasalahan ini,” imbuhnya.

Di samping itu, Sekda Aceh turut mengajak para pimpinan dayah dan para santri untuk selalu bersyukur, karena hingga saat ini para santri terus menjadi garda terdepan dalam jihad intelektual melawan ketidakpahaman, kebodohan dan ketertinggalan, karena dalam tradisi Islam, jihad intelektual adalah cara untuk membela nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan pengetahuan.

“Santri, dengan kitab sebagai senjata dan pena sebagai tongkat kebijaksanaan, adalah teladan dalam menjalani jihad ini. Mereka memperdalam ilmu dan menyebarkan cahaya pengetahuan ke berbagai penjuru dunia. Mereka adalah pejuang ilmu pengetahuan yang tak kenal lelah, menjadikan ilmu dan kebijaksanaan sebagai senjata utama,” ungkapnya.

Bustami menambahkan para santri juga telah terbiasa diajarkan tentang khidmah atau pengabdian, inti dari loyalitas yang dibingkai dalam paradigma etika agama dan kebutuhan sosial. Sehingga pada akhirnya, prinsip maslahat untuk kepentingan umum telah menjadi pedoman yang tak bisa ditawar lagi.

“Hari ini kita berkumpul dengan penuh kebanggaan dan rasa hormat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Peringatan ini merupakan momentum penting bagi kita dalam mengenang peran tak tergantikan para santri dalam membentuk perjuangan dan peradaban bangsa Indonesia,” katanya.

Pesantren atau dayah, sebagai lembaga pendidikan Islam tempat para santri bernaung, sangat berkontribusi besar dalam sejarah perjuangan dan berdirinya bangsa Indonesia.

“Dari kesadaran akan harmoni dalam beragama, perlawanan kultural di masa penjajahan, perebutan kemerdekaan, pembentukan dasar negara, tercetusnya resolusi jihad 1945, hingga melawan pemberontakan PKI, tak terlepas dari peranan pesantren,” jelasnya.

Oleh sebab itu, pada peringatan Hari Santri Nasional di Aceh tahun ini, Pemerintah Aceh mengajak semua santri untuk tetap menjaga keutuhan dan kesatuan Negara Republik Indonesia, menghormati Pancasila, UUD 1945 dan mengamalkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Jadilah pelopor perdamaian dan keadilan, karena santri adalah harapan yang menyinari masa depan bangsa ini. Selamat memperingati Hari Santri Nasional. Terima kasih kepada para santri yang telah dan terus berdedikasi terhadap bangsa ini. Semoga semangat jihad intelektual para santri terus membara dan menerangi jalan menuju masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Bustami Hamzah.

Tags: Hari Santri Nasional 2023Pemerintah AcehSekda Aceh Bustami Hamzah
Previous Post

Jelang Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Evaluasi Hasil Latihan di Jerman

Next Post

Optimalkan Peluang Pertumbuhan Ekonomi, Kinerja Bisnis Wholesale BRI Semakin Solid

Related Posts

Serapan Anggaran Bencana Aceh Capai Rp498,25 Miliar, Naik Rp41,16 Miliar Sepekan

by Redaksi
27 September 2026
0

MASAKINI.CO – Realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh untuk penanganan bencana hidrometeorologi mencapai Rp498,25 miliar atau 30,16 persen dari...

Pemerintah Kawal Revisi UUPA, Wagub Tekankan Kewenangan Aceh Tak Boleh Berkurang

by Ahmad Mufti
24 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menyiapkan langkah pengawalan berkelanjutan terhadap revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA), setelah...

Bandara SIM Jajaki Rute Baru dan Kembangkan Penerbangan Umrah 

by Riska Zulfira
24 September 2026
0

MASAKINI.CO - Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) akan memperluas konektivitas penerbangan dengan menjajaki pembukaan sejumlah rute domestik dan internasional....

Next Post
Optimalkan Peluang Pertumbuhan Ekonomi, Kinerja Bisnis Wholesale BRI Semakin Solid

Optimalkan Peluang Pertumbuhan Ekonomi, Kinerja Bisnis Wholesale BRI Semakin Solid

Ratusan Orang Tewas Tersambar Petir di India

Enam Warga Nagan Raya Tersambar Petir Saat Pergi Kenduri Seuneujoh

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co