MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memastikan penanganan korban insiden KMP Aceh Hebat 2 menjadi prioritas utama sekaligus mendukung penuh proses investigasi yang sedang dilakukan pihak berwenang untuk mengungkap penyebab pasti kejadian di Pelabuhan Ulee Lheue.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan penanganan para korban dan meminta seluruh instansi terkait memberikan layanan terbaik hingga proses pemulihan selesai.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa para taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan kru kapal. Keselamatan dan pemulihan kondisi korban menjadi prioritas utama saat ini,” kata Nurlis dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, Pemerintah Aceh telah meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk berkoordinasi intensif dengan rumah sakit, operator kapal, serta instansi pelabuhan guna memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis yang optimal.
Selain fokus pada korban, Pemerintah Aceh juga menilai penting dilakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut. Hasil pemeriksaan diharapkan menjadi dasar untuk memperkuat standar keselamatan dan prosedur operasional agar kejadian serupa tidak terulang.
“Pemerintah Aceh mendukung proses pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang. Penyebab kejadian harus diketahui secara jelas agar langkah-langkah perbaikan dan mitigasi dapat dilakukan secara tepat,” ujar Nurlis.
Nurlis turut mengapresiasi langkah cepat berbagai pihak dalam proses evakuasi dan penanganan korban, termasuk Dinas Perhubungan Aceh, PT ASDP Indonesia Ferry, KSOP Malahayati, Kantor Kesehatan Pelabuhan, tenaga medis, dan unsur terkait lainnya.
Seperti diketahui, insiden terjadi saat KMP Aceh Hebat 2 berada di Pelabuhan Ulee Lheue dan menyebabkan sejumlah taruna praktik Politeknik Pelayaran Malahayati serta kru kapal mengalami luka bakar. Para korban telah dievakuasi dan dirawat di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.
Hingga kini, penyelidikan mengenai sumber dan penyebab insiden masih berlangsung. Pemerintah Aceh berharap hasil investigasi dapat segera memberikan kejelasan sekaligus menjadi dasar evaluasi keselamatan pelayaran di Aceh.










Discussion about this post