MASAKINI.CO – Ribuan wisatawan terpantau memadati pelabuhan Ulee Lheu Kota Banda Aceh sejak pagi, mayoritas wisatawan Sumatera Utara yang memanfaatkan libur panjang memperingati Hari Isra’ Mi’raj, Imlek dan akhir pekan.
Bahkan penyeberangan dari Ulee Lheue ke Balohan Sabang ditambah menjadi empat trip, dari yang sebelumnya hanya tiga trip, begitupun sebaliknya.
Berdasarkan informasi dari Dinas Perhubungan Aceh melalui akun media sosialnya, kapal Fery Ro-Ro PT ASDP Indonesia Ferry dari Ule Lheu trip 1 dimulai dari pukul 08.00 WIB, lalu trip 2 pukul 11.00 WIB, trip 3 pukul 14.00 WIB, trip 4 pukul 17.00 WIB dan trip 5 pukul 19.30 WIB.
Amatan masakini.co, wisatawan hingga malam hari masih memadati Pelabuhan Ulee Lheu untuk melakukan penyeberangan ke Pulau Weh tersebut. Selain itu, terlihat juga ratusan kendaraan roda dua dan puluhan kendaraan empat terparkir menunggu giliran masuk ke dalam kapal.
Koordinator Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Muhammad Rikhwan Siregar mengatakan wisatawan memadati pelabuhan sejak keberangkatan pukul 08.00 pagi.
Umumnya, pengunjung yang datang merupakan wisatawan dari luar Aceh seperti Sumatera Utara, Riau dan juga ada wisatawan mancanegara.
“Tetapi lebih dominan dari Sumatera Utara atau Medan,” ucapnya.
Pada liburan ini, kata Rikhwan, pihaknya mencatat sebanyak 2.748 penumpang yang melakukan penyebrangan ke Sabang dan 1.261 penumpang yang ke Banda Aceh. Sehingga total penumpang datang dan berangkat mencapai 4.009.
“Artinya ada peningkatan hingga 68 persen,” sebut Rikhwan.
Sementara untuk jumlah kendaraan roda empat juga mengalami kenaikan hingga 89 persen dari sebelumnya. Angka itu sejumlah 136 unit yang berangkat, dan 51 unit menuju Pelabuhan Banda Aceh, maka totalnya 187 unit.
“Kemudian kendaraan roda dua juga meningkat per hari ini, yakni sejumlah 380 unit,” jelasnya, Kamis (8/2/2024).
Seorang wisatawan asal Aceh Besar, Eko mengatakan libur panjang menjadi peluang dirinya berlibur bersama keluarga ke Sabang. Namun karena padatnya animo masyarakat ke Sabang, Eko terpaksa melakukan penyeberangan malam hari.
“Karena tiketnya habis terus dari tadi siang, maka terpaksa kami dapat tiket yang berangkat malam,” katanya.










Discussion about this post