MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Timun Suri, Buah Primadona Saat Ramadan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
19 Maret 2024
in Cerita
0

Pedagang timun suri di Lueng Bata, Banda Aceh | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Timun suri buah primadona yang sering diburu masyarakat Aceh saat Ramadan. Biasanya dicampur sirup dan es untuk berbuka puasa. Menyegarkan.

Di Aceh, timun ini sering disebut boh timon wah atau boh timon gapu. Mudah dicari saat Ramadan. Para petani mulai menanamnya beberapa bulan jelang bulan suci.

RelatedPosts

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

Buah yang berbentuk lonjong dengan warna hijau hampir kekuningan itu memiliki tekstur yang lembut seperti gabus serta mengandung banyak air. Sementara rasanya hampir menyerupai melon.

Saat awal Ramadan, pedagang timun suri mudah ditemui di tepi jalan Banda Aceh dan Aceh Besar. Bagi yang ingin membeli disarankan memilih yang matang, tandanya ada retakan dan mengeluarkan wangi harum.

Seorang pedagang timun suri di Banda Aceh, Acut Zammi mengaku biasanya habis 100 timun per hari. Umumnya warga memilih yang sudah retak atau pecah.

“Karena orang banyak cari timun ini untuk berbuka,” ucapnya, Selasa (20/3/2024).

Rata-rata yang dijual telah dibungkus dengan pelepah pisang, tujuannya untuk menjaga ketahanan timun saat pecah tiba-tiba.

Acut membeli langsung dari petani lokal di Desa Bakoy, Aceh Besar. Per hari dirinya mengambil hingga 200 buah timun suri di empat petani yang telah menjalin kerja sama dengannya.

“Jadi di seorang petani 50 buah kita ambil,” sebutnya.

Ia mengaku telah menjadi pedagang timun suri selama delapan tahun. Maka tak heran kalau dirinya paham bagaimana timur suri yang benar-benar matang.

“Laku 100 buah perhari, karena sudah ada pelanggan tetap,” ucapnya.

Ia juga menerangkan buah yang bentuknya menyerupai labu itu juga sangat mudah diolah. Hanya cukup dikupas kulitnya kemudian dipotong-potong dan dihancurkan.

“Kalau betul-betul matang kulitnya memang mengelupas sendiri,” ujar Acut.

Untuk harganya, pembeli tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Per buah hanya dijual mulai Rp10-35 ribu tergantung ukuran.

“Tapi pembeli banyak beli yang ukuran sedang, harganya Rp15 ribu,” tuturnya.

Timun suri ini juga kaya gizi dan memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Misalnya dapat membantu sistem pencernaan, sumber energi, baik untuk kesehatan ginjal, membantu menjaga kesehatan tulang, hingga menghambat pertumbuhan bakteri.

Meski bisa laku hingga 100 buah per hari, kata Acut, jumlah tersebut sedikit menurun jika dibandingkan tahun lalu. Hal itu karena faktor ekonomi masyarakat.

“Tahun lalu perkiraan segitu juga lakunya, namun terkadang sampai 100 lebih,” pungkasnya.

Tags: Banda Acehminuman khasRamadantimon gaputimon wahTimun suri
Previous Post

Wealth Management BRI Prioritas Raih Penghargaan Retail Banker International Asia Trailblazer Awards 2024

Next Post

BPMA Catat Realisasi Produksi Migas Aceh 18.222 Barel

Related Posts

Pemko Banda Aceh Tertibkan Kios dan Bangunan Liar di Jalan Kopelma Darussalam

by Aininadhirah
23 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai melakukan penertiban dan pembongkaran kios serta bangunan yang berdiri di kawasan Jalan Kopelma...

Hari Anak Nasional, Hutan Kota Banda Aceh Disulap Jadi Ruang Belajar Alam

by Riska Zulfira
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Hutan Kota Tibang disulap menjadi ruang belajar alam bagi ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai...

Banda Aceh Terpilih sebagai Pemenang Seoul ODA Challenge 2026, Siapkan Perpustakaan Outdoor Bertaraf Internasional

by Masa Kini
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Bersama Kota San Salvador Centro, El Salvador, Banda Aceh...

Next Post

BPMA Catat Realisasi Produksi Migas Aceh 18.222 Barel

Pansel Mulai Buka Pendaftaran Panwaslih Banda Aceh, Catat Tahapannya

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co