MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Masyarakat Beurawe Lestarikan Tradisi Menyajikan Kanji Rumbi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Maret 2024
in Cerita
0

Proses pembagian kanji rumbi di Desa Beurawe, Banda Aceh | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tradisi memasak kanji rumbi selama bulan Ramadan di Banda Aceh masih berlangsung hingga saat ini. Setidaknya warga Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam masih melestarikannya.

Gampong Beurawe tak pernah absen untuk menyajikan kanji rumbi sejak 28 tahun lalu. Hidangan berbuka yang terbuat dari aneka rempah ini dibagikan secara gratis kepada masyarakat setempat.

RelatedPosts

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

Selain itu, kanji rumbi di Beurawe juga disediakan untuk jemaah yang akan berbuka di Masjid Al-Furqan.

Juru masak kanji rumbi saban harinya menyiapkan dua belanga besar yang isinya cukup dibagikan kepada 200 orang.

“Hanya satu belanga yang dibagikan, sementara satu belanga lagi disiapkan di masjid untuk jemaah yang berbuka,” kata Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Furqan, Muhammad Al Kausar, Rabu (20/3/2024).

Tradisi yang telah menjadi turun temurun ini, disambut gembira masyarakat. Makanya tak sedikit masyarakat rela berswadaya dan memberikan sumbangan untuk modal pembuatan kanji rumbi.

“Hingga saat ini kita sudah punya 40 orang donatur,” sebutnya.

Menurut Kausar, kanji rumbi ini sudah dikenal masyarakat Aceh sejak ratusan tahun lalu. Akan tetapi di Desa Beurawe mulai diikuti sejak tahun 1996.

Apalagi selama ini, kanji rumbi memang jarang dijumpai di luar bulan Ramadan. Bahkan di Banda Aceh tak semua desa masih menjaga tradisi yang menjadi warisan indatu itu.

Dalam satu beulanga, kata Kausar, membutuhkan dana hingga Rp800 ribu dengan bahan utama beras sebanyak 15 kilogram.

“Karena dua beulanga maka per hari modal yang dibutuhkan Rp1,6 juta,” ungkapnya.

Proses memasak kanji rumbi di Desa Beurawe, Banda Aceh | Riska Zulfira/masakini.co

Kanji rumbi yang dibuat di Desa Beurawe ini memiliki cita rasa yang lezat. Turut didukung oleh kemampuan juru masak.

Seorang juru masak kanji rumbi di Beurawe, Budi Dharma atau yang kerap disapa Bang Agam. Ia mengaku baru ditugaskan menjadi juru masak kanji sejak beberapa tahun terakhir.

Selain memiliki rasa yang lezat, kanji rumbi juga punya khasiat yang cukup baik bagi tubuh. Berbahan dasar beras yang kemudian dicampur dengan santan, udang, wortel, daun sop, jahe, kunyit dan berbagai bumbu racikan lainnya.

Maka tak heran, wangi rempah yang semerbak itu tercium hingga ke rumah-rumah warga.

Proses memasak kanji rumbi terbilang lama, maksimal membutuhkan waktu tiga jam sejak dimulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB.

Seperti mengetahui kapan waktunya, masyarakat lebih dulu meletakkan wadah kanji yang hendak dibawa pulang. Para juru masak memanfaatkan lahan mini di belakang Masjid Al-Furqan.

“Jadi tak mesti warga Beurawe, dari daerah luar juga boleh ambil ke sini,” kata Kausar.

Tags: acehBanda AcehBeuraweKanji RumbiKudapan khasRamadan 1445
Previous Post

Suara di Bawah 4 Persen, PPP Gagal Lolos ke Parlemen

Next Post

Digitalisasi Mainkan Peran Penting Mendorong Kemajuan UMKM

Related Posts

Banda Aceh Terpilih sebagai Pemenang Seoul ODA Challenge 2026, Siapkan Perpustakaan Outdoor Bertaraf Internasional

by Masa Kini
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Bersama Kota San Salvador Centro, El Salvador, Banda Aceh...

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Deretan durian memenuhi sisi Jalan Jembatan Peunayong, Banda Aceh. Aroma khas buah berduri itu menyebar ke udara, mengundang...

Musim Durian Tiba, Pedagang Ramai Jajakan Durian di Kawasan Peunayong Banda Aceh

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Musim durian asal Lamno mulai mewarnai Kota Banda Aceh. Hampir di setiap pinggir jalan terlihat pedagang menjajakan buah...

Next Post
Digitalisasi Mainkan Peran Penting Mendorong Kemajuan UMKM

Digitalisasi Mainkan Peran Penting Mendorong Kemajuan UMKM

Garuda Akan Tambah Flight Selama Ajang PON Aceh-Sumut

Garuda Akan Tambah Flight Selama Ajang PON Aceh-Sumut

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...