MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Udara Panas, AC Laku di Banda Aceh Seperti Beli ‘Kacang Rebus’

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
1 Mei 2024
in Headline
0
Udara Panas, AC Laku di Banda Aceh Seperti Beli ‘Kacang Rebus’

Etalase berbagai merek AC di sebuah toko elektronik di Jalan Mohd. Jam, Kota Banda Aceh. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Suhu udara yang panas mendera Aceh sejak pertengahan Maret atau awal bulan Ramadan 1445 Hijriah lalu. Tak hanya pada siang hari, suhu panas pun terasa hingga malam, terutama di Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Kondisi ini mendorong banyak warga Aceh membeli air conditioner atau AC. Toko elektronik di Jalan Mohd. Jam, Kota Banda Aceh, pun kebanjiran pembeli alat pendingin ruangan itu.

RelatedPosts

Cuaca Ekstrem Terjang Aceh Besar, Tujuh Rumah Rusak dan Delapan Titik Pohon Tumbang

BMKG Ungkap Penyebab Angin Kencang di Aceh, 14 Wilayah Berpotensi Terdampak

Kejari Tangkap DPO Kasus Migas di Tapaktuan

“Orang beli AC seperti membeli kacang rebus. Banyak sekali. Dalam sehari toko kami menjual lima unit AC. Paling rendah tiga unit sehari,” kata Azwar, seorang pekerja toko elektronik di Jalan Mohd. Jam kepada masakini.co, Rabu (1/5/2024).

Menurut Azwar, ramai-ramai warga membeli AC ini telah terjadi sejak awal bulan Ramadan hingga sekarang. Pembelinya bukan saja datang dari Banda Aceh, melainkan juga daerah tetangga seperti; Aceh Besar, Sabang, dan Aceh Jaya.

“Sebulan toko kami laku 50 unit AC,” ungkapnya.

Dia menyebut harga AC yang dijual di toko tempatnya bekerja bervariasi. Mulai dari harga Rp3 juta hingga Rp5 juta-an tergantung merek. Kendati demikian, banyak warga membeli AC yang spesifikasinya hemat listrik. “Barang tidak terduduk di toko. Sehari baru masuk langsung laku,” ujarnya.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda menjelaskan dalam sepekan terakhir suhu udara di Aceh menyentuh 26 Celcius pada malam hari. Padahal suhu udara yang normal antara 24-25 Celcius.

Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda, Muhammad Rafli, mengatakan suhu udara ini dipengaruhi tutupan awan tebal di malam hari, karena suhu yang keluar dari permukaan bumi terperangkap oleh awan sehingga suhu panas tak dapat naik ke atas atmosfer.

Kemudian, adanya pengaruh kecepatan angin yang rendah yang dapat mempengaruhi atau menyebabkan kelembaban yang cukup tinggi dan mengakibatkan suhu udara lebih lembab, serta panas daripada biasanya.

“Itulah faktor suhu udara panas atau gerah saat malam hari,” terang Rafli kepada masakini.co, Selasa (30/4/2024) kemarin.

Tags: ACBanda AcehbmkgElektronikSuhu PanasSuhu Udara
Previous Post

Harga Saham Masih Undervalued, BRI Lakukan Buyback

Next Post

Sengatan Panas di Asia Mulai Menelan Korban Jiwa

Related Posts

El Nino Kuat Mengintai, BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan dan Karhutla di Indonesia

by Ahmad Mufti
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak El Nino kuat yang berpotensi...

Setelah Capai 35,4 Derajat Celsius, Suhu Banda Aceh Diprakirakan Turun Besok

by Aininadhirah
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Suhu udara di Banda Aceh diprakirakan mulai turun pada Selasa (28/7/2026), setelah dalam beberapa hari terakhir mencapai 35,4...

Pemko Banda Aceh Tertibkan Kios dan Bangunan Liar di Jalan Kopelma Darussalam

by Aininadhirah
23 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai melakukan penertiban dan pembongkaran kios serta bangunan yang berdiri di kawasan Jalan Kopelma...

Next Post

Sengatan Panas di Asia Mulai Menelan Korban Jiwa

Peringati Mayday, Buruh Aceh Tolak UU Cipta Kerja

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co