MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Udara Panas, AC Laku di Banda Aceh Seperti Beli ‘Kacang Rebus’

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
1 Mei 2024
in Headline
0
Udara Panas, AC Laku di Banda Aceh Seperti Beli ‘Kacang Rebus’

Etalase berbagai merek AC di sebuah toko elektronik di Jalan Mohd. Jam, Kota Banda Aceh. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Suhu udara yang panas mendera Aceh sejak pertengahan Maret atau awal bulan Ramadan 1445 Hijriah lalu. Tak hanya pada siang hari, suhu panas pun terasa hingga malam, terutama di Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Kondisi ini mendorong banyak warga Aceh membeli air conditioner atau AC. Toko elektronik di Jalan Mohd. Jam, Kota Banda Aceh, pun kebanjiran pembeli alat pendingin ruangan itu.

RelatedPosts

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

The Land from Above

Longsor Ketol Kian Parah, Lubang Raksasa Ancam Permukiman Warga

“Orang beli AC seperti membeli kacang rebus. Banyak sekali. Dalam sehari toko kami menjual lima unit AC. Paling rendah tiga unit sehari,” kata Azwar, seorang pekerja toko elektronik di Jalan Mohd. Jam kepada masakini.co, Rabu (1/5/2024).

Menurut Azwar, ramai-ramai warga membeli AC ini telah terjadi sejak awal bulan Ramadan hingga sekarang. Pembelinya bukan saja datang dari Banda Aceh, melainkan juga daerah tetangga seperti; Aceh Besar, Sabang, dan Aceh Jaya.

“Sebulan toko kami laku 50 unit AC,” ungkapnya.

Dia menyebut harga AC yang dijual di toko tempatnya bekerja bervariasi. Mulai dari harga Rp3 juta hingga Rp5 juta-an tergantung merek. Kendati demikian, banyak warga membeli AC yang spesifikasinya hemat listrik. “Barang tidak terduduk di toko. Sehari baru masuk langsung laku,” ujarnya.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda menjelaskan dalam sepekan terakhir suhu udara di Aceh menyentuh 26 Celcius pada malam hari. Padahal suhu udara yang normal antara 24-25 Celcius.

Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda, Muhammad Rafli, mengatakan suhu udara ini dipengaruhi tutupan awan tebal di malam hari, karena suhu yang keluar dari permukaan bumi terperangkap oleh awan sehingga suhu panas tak dapat naik ke atas atmosfer.

Kemudian, adanya pengaruh kecepatan angin yang rendah yang dapat mempengaruhi atau menyebabkan kelembaban yang cukup tinggi dan mengakibatkan suhu udara lebih lembab, serta panas daripada biasanya.

“Itulah faktor suhu udara panas atau gerah saat malam hari,” terang Rafli kepada masakini.co, Selasa (30/4/2024) kemarin.

Tags: ACBanda AcehbmkgElektronikSuhu PanasSuhu Udara
Previous Post

Harga Saham Masih Undervalued, BRI Lakukan Buyback

Next Post

Sengatan Panas di Asia Mulai Menelan Korban Jiwa

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sedang-Lebat di Sejumlah Wilayah Aceh 

by Aininadhirah
16 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini...

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

by Redaksi
16 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah melakukan survei lokasi pasar murah daging meugang di sejumlah titik pada...

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

by Ulfah
16 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring munculnya potensi peningkatan curah hujan yang...

Next Post

Sengatan Panas di Asia Mulai Menelan Korban Jiwa

Peringati Mayday, Buruh Aceh Tolak UU Cipta Kerja

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co