MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Puluhan Organisasi Tolak Diskriminasi Perempuan Dalam Pilkada di Aceh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
23 Juli 2024
in Daerah
0
KMPA: Jangan Ada Lagi Wacana Pilkada 2022

Ilustrasi warga mengikuti Pilkada. (foto: dok masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Politisasi agama yang disinyalir ingin menghadang perempuan berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tengah merebak kencang di Aceh. Narasi-narasi itu muncul di media sosial.

Puluhan lembaga yang mayoritas perkumpulan perempuan di Aceh akhirnya angkat bicara.

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Kucurkan Rp25 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji ke-13 Pekan Ini

Turki Salurkan 40 Sapi Kurban untuk Banda Aceh, Apresiasi Fasilitas RPH yang Dinilai Profesional

“Memilih dan dipilih dalam Pemilu dan Pilkada merupakan hak politik warga negara Indonesia, termasuk perempuan Aceh,” kata Khairani Arifin, Ketua Presidium Balai Syura Ureung Inong Aceh, dalam keterangan persnya diterima masakini.co, Selasa (23/7/2024).

Menurut elemen gerakan perempuan Aceh, tutur Khairani, sejarah Islam telah mencatat peran penting tokoh perempuan seperti Khadijah, Aisyah, dan Fatimah dalam mendukung dan menyebarkan ajaran Islam, tanpa melarang mereka berpartisipasi dalam kepemimpinan politik.

Aceh sendiri di masa silam, memiliki warisan kepemimpinan perempuan yang kuat, dengan empat ratu yang memimpin selama 59 tahun.

Ihwal narasi yang tengah marak berkembang untuk menolak partisipasi perempuan dalam Pilkada itu, gerakan perempuan Aceh mendesak Pemerintah Aceh dan daerah dapat memastikan perempuan terlindungi dan terpenuhi hak konstitusionalnya.

Pemerintah juga diminta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak-hak perempuan dalam politik, serta menghapus stereotip dan prasangka gender yang dapat menghalangi partisipasi perempuan.

“Pemerintah harus dapat memastikan setiap perempuan yang mencalonkan diri dalam Pilkada atau terlibat dalam politik, tidak menghadapi diskriminasi atau hambatan karena keberadaannya sebagai perempuan,” ujar Khairani Arifin.

Selain itu, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh dan jajarannya di kabupaten/kota didesak meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan konten atau materi kampanye yang mengarah kepada hoaks dan politisasi SARA dalam Pilkada sejak dari tahap persiapan, dan melakukan langkah-langkah konkrit untuk pencegahan.

Gerakan perempuan Aceh itu juga menyerukan kepada seluruh bakal calon kepala daerah di Aceh dan tim suksesnya agar berkompetisi secara fair dalam Pilkada, tanpa harus melakukan politisasi Syariat Islam untuk menjegal perempuan menggunakan hak politiknya.

“Sebagai bagian dari masyarakat yang majemuk, kami percaya partisipasi perempuan dalam kepemimpinan politik adalah kunci untuk membangun masyarakat yang lebih adil dan berdaya,” ungkap Khairani Arifin.

Tags: GenderPemimpinperempuanPilkada 2024PolitikSyariat Islam
Previous Post

DPR Aceh Minta Pj Gubernur Perkuat Penerapan Syariat Islam

Next Post

Rifda Irfanaluthfi Cetak Sejarah Senam Indonesia

Related Posts

Setiap Jumat, Satpol PP-WH Awasi Warkop dan Usaha yang Masih Buka

by Aininadhirah
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh mengintensifkan pengawasan pelaksanaan Salat Jumat dengan menerjunkan personel perempuan ke...

Satpol PP-WH Banda Aceh Perketat Pengawasan Hotel, Patroli Berlangsung Sejak Pagi hingga Malam

by Aininadhirah
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh menegaskan pengawasan terhadap hotel dan penginapan di ibu kota provinsi...

Satpol PP-WH Amankan Pasangan Nonmahram di Rusunawa Keudah

by Riska Zulfira
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Aksi nekat seorang pria asal Meulaboh yang diduga menyelundupkan kekasihnya asal Takengon ke Rusunawa Keudah, Banda Aceh, berujung...

Next Post

Rifda Irfanaluthfi Cetak Sejarah Senam Indonesia

Peringati Hari Anak Nasional, BRI Ajak Anak SD Belajar Tanam Hidroponik

Peringati Hari Anak Nasional, BRI Ajak Anak SD Belajar Tanam Hidroponik

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co