MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Maret 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kreasi Batik, AMANAH Kenalkan Teknik Pewarnaan Alam ke Anak Muda Aceh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
24 Agustus 2024
in Daerah
0
Kreasi Batik, AMANAH Kenalkan Teknik Pewarnaan Alam ke Anak Muda Aceh

Pelatihan kreasi batik pewarnaan alam di Aceh Besar. (foto: dok AMANAH)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) mengembalikan penggunaan bahan alami untuk pembuatan batik di Aceh. Teknik pewarnaan alam itu disampaikan dalam Pelatihan Kreasi Batik di Rumoh Batik Malaka, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan itu diisi pelatih atau mentor ahli dari Rumpun Consulting, Fariz Al Hazmi. “Jadi, kegiatan ini berfokus ke bagaimana kita akan mengembangkan batik-batik khususnya mengenalkan pewarna alami,” katanya, pada Jumat (23/8/2024).

RelatedPosts

Kadisdik Aceh Sebut Percepatan Uang Meugang Bentuk Perhatian Pemerintah kepada Guru

Pastikan Tetap Satu Komando, Pon Yaya Mulai Konsolidasi KPA Samudra Pase

Zakat Fitrah di Aceh Besar Ditetapkan 2,8 Kg Beras per Jiwa

AMANAH menjadwalkan pelatihan tersebut selama empat hari pada 23-26 Agustus 2024. Adapun, peserta yang mengikutinya adalah generasi muda dan mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Pada hari pertama, Fariz bersama mentor lainnya, Nurbaiti terlebih dahulu mengenalkan bahan-bahan alami yang bisa dijadikan pewarna kain batik. Selanjutnya, mereka langsung mempraktekkan teknik pewarnaan menggunakan bahan-bahan tersebut.

“Yang disampaikan, yang pertama, dasar tentang batik, proses membatik, kemudian sejarah batik khususnya ke Aceh. Kemudian, mengenalkan tentang bagaimana proses menggunakan pewarna alami,” tutur Fariz.

Menurutnya, pembuatan batik menggunakan bahan alami sudah dikenal sejak lama di Aceh. Namun, teknik tersebut perlahan ditinggalkan semenjak muncul pewarna sintetis dalam pembuatan batik modern.

Penggunaan pewarna sintetis itu dinilai lebih banyak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, AMANAH mendorong penggunaan bahan alami dalam pewarnaan batik sebagai upaya melestarikan lingkungan.

“Kehadiran pewarna sintetis ini agak mengganggu lingkungan. Pewarna alami digunakan untuk menjaga kestabilan, lebih ramah lingkungan. Kita juga bisa lebih mengeksplorasi apa yang ada di lingkungan kita untuk sebagai sumber daya,” tutur Fariz.

Sebelum mewarnai, para peserta terlebih dulu menjalani proses mordant pada kain yang akan digunakan untuk membatik. Tahapan tersebut diperlukan agar lebih mengikat warna pada kain saat proses pewarnaannya nanti.

Kain yang telah direbus air campuran tawas dan soda ash selama beberapa jam itu kemudian diangkat. Selanjutnya, para peserta baru mewarnai kain dengan pewarna alami untuk diolah lebih lanjut pada pelatihan hari berikutnya.

Pelatihan Kreasi Batik menggunakan Teknik Pewarnaan Alam itu merupakan kolaborasi AMANAH dengan sejumlah pihak. Di antaranya, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Besar dan USK Banda Aceh.

Kegiatan tersebut termasuk dalam program AMANAH untuk mengembangkan potensi generasi muda di bidang fashion. Program unggulan Presiden Joko Widodo itu diharapkan dapat meningkatkan industri batik di Aceh ke depannya.

Tags: acehAMANAHAnak mudaBatik
Previous Post

Polisi Klaim Humanis Saat Amankan Demonstrasi di Aceh, 4 Personel Terluka

Next Post

Besok, Partai Aceh Umumkan Cakada yang Diusung pada Pilkada 2024

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Besok, Partai Aceh Umumkan Cakada yang Diusung pada Pilkada 2024

Besok, Partai Aceh Umumkan Cakada yang Diusung pada Pilkada 2024

Jalan dan Jembatan di Gayo Lues Terputus Diterjang Banjir

Jalan dan Jembatan di Gayo Lues Terputus Diterjang Banjir

Discussion about this post

CERITA

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co