MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, April 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Sepotong Cerita Yesni Luik Melihat Aceh dari Dekat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
20 September 2024
in Cerita
0
Sepotong Cerita Yesni Luik Melihat Aceh dari Dekat

Pelatih dan sejumlah atlet kempo PON di Aceh. | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pelatih cabang olahraga kempo asal kontingen Nusa Tenggara Timur (NTT) Yesni Luik tak bisa menyembunyikan rasa harunya saat menginjakkan kaki di bumi Serambi Mekkah. Pasalnya keindahan Aceh dan keramah-tamahan masyarakat meninggalkan kenangan yang luar biasa.

Sebelum ke Aceh, Luik merasakan kekhawatiran terhadap kondisi Aceh yang menerapkan kearifan lokal dan nuansa agamanya begitu kental. Baginya kondisi ini menjadi hal baru lantaran adanya perbedaan di wilayah Indonesia bagian timur.

RelatedPosts

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

“Aceh menjadi wilayah penerapan syariat yang kental, itu menjadi kekhawatiran kami, karena jujur, cara berpakaian, tingkah laku, dan lain-lain kami di Indonesia timur sangat berbeda,” katanya dalam konferensi pers di Media Center PON XXI wilayah Aceh, Banda Aceh, Jumat (20/9/2024).

Namun, kata Yesni Luik, begitu tiba di Aceh, stigma tersebut terbantahkan. Ia merasakan sendiri bagaimana sambutan luar biasa dari masyarakat Aceh, tanpa melihat suku, ras, dan agama.

Sambutan masyarakat Aceh, kata dia membawa semangat baru untuk para tamu luar Aceh. Tak memandang sebagai orang asing menjadi tempat ternyaman bagi mereka untuk bertanding.

“Sehingga sampai hari ini kami bisa bertanding dengan aman dan nyaman tanpa gesekan apa pun,” ucapnya.

Yesni Luik turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Aceh atas sambutannya di event olahraga empat tahunan tersebut.

Yesni menekankan bahwa slogan “Peumulia Jamee” yang digaungkan Aceh bukan sekadar kata-kata, tetapi nyata dalam setiap interaksi yang ia alami.

“Slogan atau tagline untuk memuliakan tamu ternyata bukan hanya slogan; itu terbukti,” tutur Yesni Luik.

Ia berharap apa yang telah dipelajari selama di Aceh dapat diterapkan untuk menjadikan PON 2028 lebih baik, terutama karena NTT bersama NTB bakal menjadi tuan rumah ajang olahraga empat tahunan tersebut.

“Ini PR bagi kami NTT dan mewakili teman-teman kami di NTB, semoga apa yang sudah kami dapat di sini, bisa kami laksanakan agar PON 2028 nanti lebih baik dari sekarang,” pungkasnya.

Tags: acehNTTPON Aceh-Sumut 2024PON XXI Aceh-SumutYesni Luik
Previous Post

UUI Sambut Hangat Mahasiswa dan Dosen UCMI Malaysia

Next Post

Jabar Tambah Emas dari Cabor Shorinji Kempo

Related Posts

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Next Post
Kempo Aceh Kantongi Dua Medali Emas dan Medali Perunggu

Jabar Tambah Emas dari Cabor Shorinji Kempo

Pertarungan Angkat Berat

Discussion about this post

CERITA

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co