MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Ada Total Laundry di Balik Prestasi

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
26 September 2024
in Cerita
0

Rompi tim PON Aceh di Total Laundry | dok Total Laundry

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Satu bulan lebih lamanya, Total Laundry mengurusi kebersihan jersey tim sepakbola PON Aceh. Jasanya berpengaruh besar untuk menghadirkan kenyamanan di tubuh pesepakbola, hingga menunjang ketampanan kala berlatih maupun berlaga.

“Suatu kebanggaan bagi Total Laundry, menjadi saksi dari perjalanan tim sepakbola PON Aceh, hingga mendapat mendali perunggu,” ucap Muhammad Akmal, pemilik Total Laundry.

RelatedPosts

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

Bagi Akmal, kesempatan tersebut bukan sekadar putaran bisnis. Namun ada kepuasan lebih, karena dirinya juga pecandu si kulit bundar. Fan fanatik Arsenal itu, aktif mengurus Putra Deli, tim sepakbola gampong (desa) Lieue. Kebetulan ia Sekdes di sana.

Akmal mengenang, kali pertama usaha laundry mengurusi jersey PON Aceh sejak tanggal 16 Agustus 2024. Saat mereka masih menginap di Asrama Haji. Waktu itu, salah seorang temannya yang terlibat di tim sepakbola PON Aceh, meminta kesediaan Akmal.

“Setiap hari saya atau pekerja saya, antar jemput laundry tim. Biasanya setelah magrib,” jelasnya.

Karena intensitas latihan yang padat, dan kompetisi hanya selang sehari, Total Laundry diburu waktu untuk cepat siap. Semuanya, dilakukan penuh tanggung jawab. Dengan jumlah pekerja delapan orang.

“Selama kami tangani, kurang lebih 225 kg jersey PON Aceh yang kami cuci. Terakhir kali, tanggal 18 Agustus, jelang laga perebutan medali perunggu,” ungkapnya.

Secara teknis, pria kelahiran 1996 tersebut menjelaskan. Per kilo, jasanya dibandrol Rp 7 ribu. Harga ini terjangkau, karena masuk katagori ekspres dan syariah.

Konsep syariah ia usung, tidak lepas dari basic Akmal jebolan Dayah Darul Ihsan Krueng Kalee. Saat ini, ia juga sedang menyelesaikan disertasi S3-nya jurusan Fiqh Modern (Hukum Islam) di UIN Ar-Raniry.

“Jersey PON tidak kami timbang dulu. Setelah semuanya beres, kering dan wangi, baru kami timbang,” bebernya.

Jersey latihan tim sepakbola PON Aceh usai di-packing | dok Total Laundry

Langkah ini sengaja diambil. Akmal tidak mau bermain pada timbangan. Sebab menimbang jersey setelah latihan, dengan keringat yang masih melekat, terlebih di musim hujan, pasti timbangan akan berat. Ikhtiarnya sederhana, transparan dan tetap syariah.

Selama menjajakan jasa bagi tim sepakbola PON Aceh, Total Laundry bukan tanpa ujian. Suatu ketika, salah satu baju milik Tifatul Ulfi, hilang. Sebagai pemilik usaha, Akmal sempat geram dengan kesilapan pekerjanya.

“Kami minta maaf, dan pakaian tersebut kami ganti dengan mencetak yang baru. Bentuk tanggung jawab, dan bagian dari menjaga hubungan baik dengan tim,” imbuhnya.

Sebagai penikmat sepakbola, Akmal senang ikut menjadi bagian dari perjalanan tim sepakbola PON Aceh. Ia lebih sering mengantar sendiri kostum kebanggaan tim ke hotel. Hanya saat sibuk, ia meminta bantuan pekerjanya.

Jarak antar antara Total Laundry di Tungkop, ke penginapan tim sepakbola PON Aceh di Hotel Mekkah, Lampriet. Kurang lebih 15 menit waktu perjalanan. Pembayaran biasanya dilakukan per satu minggu sekali, lewat Asisten Pelatih tim sepakbola PON Aceh, Mukhlis Rasyid (MR).

“Akmal nyan bereh. Komunikasi pah,” aku MR.

Tags: Medali AcehPON AcehTim PON AcehTotal Laundry
Previous Post

Mualem-Dek Fadh Ingin Bangun Syiah Kuala Islamic Center

Next Post

BRI Dapatkan Penghargaan CSR dalam Ajang Merdeka Award 2024

Related Posts

Kepak Sayap Jebolan PON Aceh ke Pulau Jawa

by Ichsan Maulana
22 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Jenama Vans, Adidas, Nike, hingga Mills jadi alas kaki sembilan pesepakbola Aceh saat di Bandara Sultan Iskandar Muda...

Tabungan Ilmu ‘Penumpang Gelap’

by Ichsan Maulana
1 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Puluhan pesepakbola muda Pidie sudah tiba di Stadion Kuta Asan, Sigli. Mereka menunggu pelatih SSB Champions, Riza Fandi...

Lensa Sejarah Pampum Abadikan Momen

by Ichsan Maulana
28 September 2024
0

MASAKINI.CO - Magrib baru saja usai. Muhammad Safri duduk bersila di ruang tamu rumahnya, Pante Gajah, Matangglumpangdua, Bireuen. Ia menatap...

Next Post
BRI Dapatkan Penghargaan CSR dalam Ajang Merdeka Award 2024

BRI Dapatkan Penghargaan CSR dalam Ajang Merdeka Award 2024

Indonesia Larang Negara-negara di Dunia Gunakan Senjata Nuklir

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...