MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Kahawa, Pilihan Kawula Muda Melapas Dahaga

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
22 November 2024
in Cerita
0

Kahawa Coffee Rostery tepat pinggir jalan lintas nasional Medan - Banda Aceh, di Matangglumpangdua, Bireuen. | foto: Safri Pampum

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Rona kemuning hampir oranye menyinari warung kopi (warkop) dengan arsitektur serba kayu. Dari seberang jalan nasional Banda Aceh – Medan, plang bertulis: KAHAWA COFFEE ROSTERY, seketika menyita perhatian mata.

Di depannya, jejeran motor sesaki area parkir. Malam itu, Kahawa Coffee berdetak hidup di tengah aktifitas ekonomi jantung ibukota Kecamatan Peusangan, Matangglumpangdua, Bireuen, Aceh.

RelatedPosts

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

“Alhamdulillah sejak berdiri, Kahawa Coffee pengunjungnya masih stabil sampai sekarang,” kata Mawardi, pemilik warkop.

Sejak ‘potong pita’ bulan Ramadan tahun 2023, deru bisnis kopi di Kahawa terus menyeruak. Pemilihan launching bulan puasa, menjadi momentum yang tepat, untuk mengaet pelanggan.

Menurut Wardi, begitu ia disapa. Ramadan bersambung dengan lebaran, banyak perantau pulang. Belum lagi, tamu-tamu dari luar. Misal menikah ke wilayah Peusangan, atau orang-orang yang bersilaturahmi ke rumah kerabat maupun saudara.

“Kondisi ini secara alamiah membuat Kahawa disinggahi. Lalu dibicarakan mulut ke mulut,” ungkapnya kepada masakini.co.

Barista Kahawa Coffee Rostery sedang menyiapkan kopi arabica. | foto: Safri Pampum

Selain momentum. Arsitektur bagunan warkop yang estetik, juga mendongkrak. Mengusung konsep retro, membuat pengunjung senang berfoto. Unggahan sukarela itu, menjadi penetrasi media sosial yang berkorelasi positif terpromosikan.

Di sisi lain, menu yang dihadirkan variatif. Memberikan pilihan bagi pengunjung. Ada pula menu khas Kahawa. Seperti: kopi aren Kahawa, kopi garden, es kopi susu pandan, es kopi susu air kelapa, kopi jeruk, hingga kopi boh rom-rom.

“Rasanya menggugah lidah, dengan harga yang ramah kantong,” beber Wardi.

Kehadiran Kahawa Coffee, dimaksudkan menjadi salah satu pilihan di Kota Matangglumpangdua bagi pecinta kopi kekinian. Dengan tetap menyediakan kopi klasik (sareng). Baik robusta, lebih-lebih arabica.

Selama ini, yang bertandang ke Matangglumpangdua atau transit, pasti berburu wisata kuliner khas, yakni Sate Matang.

Ragam latar belakang pelanggan, menikmati kopi di Kahawa Coffee Rostery. | foto: Safri Pampum

“Kini Matangglumpangdua juga punya tempat ngopi kekinian. Menambah kekayaan pilihan wisata kuliner, selain Sate Matang,” katanya.

Meski sudah memiliki pelanggan tetap, namun pengunjung Kahawa beragam. Hadir dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Biasanya transit untuk meneruskan perjalanan.

Miraj (34) tahun, bersaksi, kerap memilih ngopi di Kahawa. Saban kali pulang ke Matangglumpangdua. Lelaki asal Banda Aceh itu, menikahi perempuan di salah satu desa, tidak jauh dari lokasi warkop Kahawa.

“Aku biasa cari kopi Arabika. Terus Kahwa juga dekat. Kawan-kawan juga ajak ke sana,” tuturnya.

Tags: BireuenDisbudpar AcehKAHAWA COFFEE ROSTERYKecamatan PeusanganMatangglumpangduawisata acehWisata Kuliner
Previous Post

Terus Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, BRI Telah Salurkan KUR Rp158,6 Triliun

Next Post

Koalisi Aspirasi Aceh Suarakan Pemenuhan Hak untuk Kelompok Rentan

Related Posts

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah Jadi Lima Orang, Terbaru Asal Bireuen

by Riska Zulfira
31 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Jumlah jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga 31 Mei 2026,...

Jamaah Haji Kloter BTJ 8 Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arafah

by Riska Zulfira
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang jamaah haji asal Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Kloter BTJ 8 Embarkasi Banda Aceh dilaporkan meninggal dunia...

Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Baiturrahman, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

by Riska Zulfira
5 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh akan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026 di Masjid Raya Baiturrahman. Kegiatan...

Next Post

Koalisi Aspirasi Aceh Suarakan Pemenuhan Hak untuk Kelompok Rentan

Banda Aceh Go Gaming, Rinza: Akhirnya Ada Politisi Yang Peduli

Banda Aceh Go Gaming, Rinza: Akhirnya Ada Politisi Yang Peduli

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...