MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Kahawa, Pilihan Kawula Muda Melapas Dahaga

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
22 November 2024
in Cerita
0

Kahawa Coffee Rostery tepat pinggir jalan lintas nasional Medan - Banda Aceh, di Matangglumpangdua, Bireuen. | foto: Safri Pampum

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Rona kemuning hampir oranye menyinari warung kopi (warkop) dengan arsitektur serba kayu. Dari seberang jalan nasional Banda Aceh – Medan, plang bertulis: KAHAWA COFFEE ROSTERY, seketika menyita perhatian mata.

Di depannya, jejeran motor sesaki area parkir. Malam itu, Kahawa Coffee berdetak hidup di tengah aktifitas ekonomi jantung ibukota Kecamatan Peusangan, Matangglumpangdua, Bireuen, Aceh.

RelatedPosts

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

“Alhamdulillah sejak berdiri, Kahawa Coffee pengunjungnya masih stabil sampai sekarang,” kata Mawardi, pemilik warkop.

Sejak ‘potong pita’ bulan Ramadan tahun 2023, deru bisnis kopi di Kahawa terus menyeruak. Pemilihan launching bulan puasa, menjadi momentum yang tepat, untuk mengaet pelanggan.

Menurut Wardi, begitu ia disapa. Ramadan bersambung dengan lebaran, banyak perantau pulang. Belum lagi, tamu-tamu dari luar. Misal menikah ke wilayah Peusangan, atau orang-orang yang bersilaturahmi ke rumah kerabat maupun saudara.

“Kondisi ini secara alamiah membuat Kahawa disinggahi. Lalu dibicarakan mulut ke mulut,” ungkapnya kepada masakini.co.

Barista Kahawa Coffee Rostery sedang menyiapkan kopi arabica. | foto: Safri Pampum

Selain momentum. Arsitektur bagunan warkop yang estetik, juga mendongkrak. Mengusung konsep retro, membuat pengunjung senang berfoto. Unggahan sukarela itu, menjadi penetrasi media sosial yang berkorelasi positif terpromosikan.

Di sisi lain, menu yang dihadirkan variatif. Memberikan pilihan bagi pengunjung. Ada pula menu khas Kahawa. Seperti: kopi aren Kahawa, kopi garden, es kopi susu pandan, es kopi susu air kelapa, kopi jeruk, hingga kopi boh rom-rom.

“Rasanya menggugah lidah, dengan harga yang ramah kantong,” beber Wardi.

Kehadiran Kahawa Coffee, dimaksudkan menjadi salah satu pilihan di Kota Matangglumpangdua bagi pecinta kopi kekinian. Dengan tetap menyediakan kopi klasik (sareng). Baik robusta, lebih-lebih arabica.

Selama ini, yang bertandang ke Matangglumpangdua atau transit, pasti berburu wisata kuliner khas, yakni Sate Matang.

Ragam latar belakang pelanggan, menikmati kopi di Kahawa Coffee Rostery. | foto: Safri Pampum

“Kini Matangglumpangdua juga punya tempat ngopi kekinian. Menambah kekayaan pilihan wisata kuliner, selain Sate Matang,” katanya.

Meski sudah memiliki pelanggan tetap, namun pengunjung Kahawa beragam. Hadir dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Biasanya transit untuk meneruskan perjalanan.

Miraj (34) tahun, bersaksi, kerap memilih ngopi di Kahawa. Saban kali pulang ke Matangglumpangdua. Lelaki asal Banda Aceh itu, menikahi perempuan di salah satu desa, tidak jauh dari lokasi warkop Kahawa.

“Aku biasa cari kopi Arabika. Terus Kahwa juga dekat. Kawan-kawan juga ajak ke sana,” tuturnya.

Tags: BireuenDisbudpar AcehKAHAWA COFFEE ROSTERYKecamatan PeusanganMatangglumpangduawisata acehWisata Kuliner
Previous Post

Terus Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, BRI Telah Salurkan KUR Rp158,6 Triliun

Next Post

Koalisi Aspirasi Aceh Suarakan Pemenuhan Hak untuk Kelompok Rentan

Related Posts

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN

by Redaksi
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Event tahunan Aceh Ramadhan Festival kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia....

Truk Bermuatan Besar Dilarang Melintas di Jembatan Bailey Kuta Blang

by Riska Zulfira
17 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah melarang kendaraan besar melintas di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, mulai Minggu (18/1/2026)....

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Dipercepat

1.000 Huntap untuk Korban Bencana Bireuen Mulai Dibangun

by Redaksi
7 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai membangun hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor. Pada tahap...

Next Post

Koalisi Aspirasi Aceh Suarakan Pemenuhan Hak untuk Kelompok Rentan

Banda Aceh Go Gaming, Rinza: Akhirnya Ada Politisi Yang Peduli

Banda Aceh Go Gaming, Rinza: Akhirnya Ada Politisi Yang Peduli

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...