MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Sosok Pahlawan Perempuan Aceh Gigih Usir Penjajah Meski Kaki Diamputasi

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
5 Desember 2024
in Cerita
0
Sosok Pahlawan Perempuan Aceh Gigih Usir Penjajah Meski Kaki Diamputasi

Makam Pocut Baren di Gampong Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pocut Baren, seorang perempuan yang saat itu mahsyur sebagai pejuang membuat gentar penjajah, sekarang pun namanya tetap harum sebagai teladan generasi muda.

Lahir dari keluarga bangsawan di Aceh Barat, tak membuat Pocut Baren terlena dalam kemewahan sebagai anak Ulee Balang. Sebaliknya, terpanggil untuk berjuang demi kemerdekaan negerinya.

RelatedPosts

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

“Darahnya mendidih saat negerinya dijajah, semangat perlawanannya bergolak melihat rakyat diperlakukan semena-mena oleh Belanda,” ungkap Safriati, Penjabat Ketua TP PKK Aceh saat berkunjung ke makam Pocut Baren di Gampong Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat, dalam rangka memperingati Hari Ibu 2024.

Lahir pada tahun 1880, perempuan yang pada masa mudanya penuh semangat ini ikut berjuang mengusir penjajah bersama pahlawan Aceh yang cukup tersohor Cut Nyak Dhien.

Meski Cut Nyak Dhien pada akhirnya telah ditangkap Belanda dan diasingkan ke Pulau Jawa, Pocut Baren tetap gigih melanjutkan perjuangan.

Bahkan, kala suami tercintanya juga gugur, semangat perlawanannya terus berkobar.

“Pocut Baren tak surut langkah. Dirinya terus berjuang,” ujar Safriati.

Pada sebuah pertempuran, Pocut Baren tertangkap dan diasingkan ke Kutaraja, kini Banda Aceh. Kaki Pocut sempat tertembak dalam sebuah operasi penangkapan yang dilakukan penjajah.

Karena tidak ditangani dengan baik, luka tembak tersebut membusuk dan harus diamputasi. Setelah diamputasi, Pocut Baren dipulangkan ke kampung halamannya di Tungkop, Aceh Barat.

“Beliau mangkat di kampung halamannya pada tahun 1893,” sebut istri penjabat gubernur Aceh itu.

Safriati berharap Pocut Baren bisa menjadi panutan bagi perempuan Aceh masa kini untuk terus gigih dalam menghadapi tantangan hidup.

“Saya berharap kita semua para perempuan Indonesia, khususnya Aceh, untuk mencontoh dan meneladani kegigihan perjuangan Pocut Baren dalam kehidupan sehari-hari kita,” ungkapnya.

Tags: Disbudpar AcehPahlawanperempuanPocut BarenSejarah
Previous Post

Arsenal Kalahkan Manchester United, Newcastle Imbangi Liverpool

Next Post

Pengalaman Maring Menikmati Kopi dan Mie

Related Posts

Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Baiturrahman, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

by Riska Zulfira
5 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh akan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026 di Masjid Raya Baiturrahman. Kegiatan...

Aceh Ramadhan Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Harmoni Spiritual dan Penguatan Ekonomi Umat

Aceh Ramadhan Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Harmoni Spiritual dan Penguatan Ekonomi Umat

by Ulfah
2 Maret 2026
0

MASAKINI.CO — Langit senja yang perlahan meredup di kawasan Masjid Raya Baiturrahman menjadi saksi dimulainya Aceh Ramadhan Festival 2026, Minggu...

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN

by Redaksi
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Event tahunan Aceh Ramadhan Festival kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia....

Next Post

Pengalaman Maring Menikmati Kopi dan Mie

Wisatawan Diprediksi Bakal Padati Penyeberangan Ulee Lheue-Sabang Jelang Libur Nataru

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co