MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Kisah Asal Mula Kuburan Massal Korban Tsunami di Siron

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
27 Desember 2024
in Cerita
0
Kisah Asal Mula Kuburan Massal Korban Tsunami di Siron

Peziarah mendatangi kuburan massal korban gempa dan tsunami di Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis 26/12/2024. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tiga hari pasca gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004, mantan Ketua Palang Merah Indonesia Mar’ie Muhammad datang ke Tanah Rencong.

Dia lalu berembuk dengan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Azwar Abubakar dan Penjabat Bupati Aceh Besar, Rusli Muhammad.

RelatedPosts

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

“Kami akhirnya menyepakati lokasi ini (menjadi kuburan massal),” kata Rusli Muhammad pada peringatan 20 tahun tsunami Aceh, Kamis (26/12/2024).

Kuburan massal ini berada di Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Menurut Rusli lokasi ini adalah bekas reklamasi dari alur sungai Krueng Aceh yang dinormalisasi. Ketika sungai diluruskan, bekas alur ditimbun dengan material galian dari pelurusan Krueng Aceh.

Masih lekat membekas di ingatan Rusli bagaimana saat itu kawasan Bundaran Lambaro penuh dengan gelimpangan mayat korban tsunami. Mayat-mayat ini diangkut dari berbagai penjuru Banda Aceh dan Aceh Besar.

Berhari-hari Rusli ikut terlibat mengevakuasi dan menjaga puluhan ribu mayat yang mulai diintai sebagai santapan oleh anjing liar itu.

Mantan Pj Bupati Aceh Besar Rusli Muhammad yang ikut terlibat menggagas kuburan massal korban gempa dan tsunami di Gampong Siron. (foto: MC Aceh Besar)

Setelah ada keputusan bersama mayat-mayat dikubur di Siron dan seorang pengusaha lokal akrab disapa Yahmu juga bersedia mengerahkan alat berat beko miliknya, kendala ternyata masih belum sirna.

Pengemudi beko rupanya turut menjadi korban tsunami. Rusli tak menyerah. Ia menghubungi kernet beko yang belum paham betul mengoperasikan alat berat ini. Pria itu bersedia.

Tapi masalah lain datang. Bahan bakar sulit dicari. “Kami menghubungi Pak Dandim Aceh Besar kala itu, alhamdulillah semuanya clear,” kenang Rusli.

Namun bagaimana caranya mengubur puluhan ribu mayat yang mayoritas beragama Islam ini sesuai dengan syariat? Pertanyaan itu menggelayut bukan hanya di pikiran Rusli, tapi semua orang yang saat itu terlibat membantu.

“Kami akhirnya mendapat petunjuk dari Abu Mamplam Golek dan proses pemakaman yang sesuai dengan tuntunan syariat pun dimulai,” ujarnya.

Setelah itu deru mesin ratusan truk mengangkut jasad korban gempa dan tsunami hilir mudik ke kuburan massal Siron. Bukan hanya dari bundaran Lambaro, namun juga dari tempat-tempat lain.

“Pemakaman korban tsunami di Siron adalah yang pertama dibuka,” kata Rusli Muhammad.

Tags: acehAceh BesargempaKuburan Massal SironTsunami
Previous Post

Jamu Tornado FC, Persikab Tak Ingin Rungkad, Tifatul: Mari Bangkit!

Next Post

Hasil Liga Inggris Semalam, Boxing Day, Liverpool, Manchester United, Gol Salah

Related Posts

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

4 Pelajar Tenggelam di Pantai Ujong Batee, Satu Tewas dan Tiga Masih Dalam Pencarian 

by Riska Zulfira
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Empat remaja asal Perumnas Ujong Batee, Aceh Besar dilaporkan terseret arus laut di kawasan wisata Pantai Ujong Batee,...

Next Post

Hasil Liga Inggris Semalam, Boxing Day, Liverpool, Manchester United, Gol Salah

Museum Tsunami Raih Penghargaan Museum Komunikatif

Libur Akhir Tahun, Museum Tsunami Aceh Perpanjang Jam Operasional

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...