MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Kisah Asal Mula Kuburan Massal Korban Tsunami di Siron

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
27 Desember 2024
in Cerita
0
Kisah Asal Mula Kuburan Massal Korban Tsunami di Siron

Peziarah mendatangi kuburan massal korban gempa dan tsunami di Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis 26/12/2024. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tiga hari pasca gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004, mantan Ketua Palang Merah Indonesia Mar’ie Muhammad datang ke Tanah Rencong.

Dia lalu berembuk dengan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Azwar Abubakar dan Penjabat Bupati Aceh Besar, Rusli Muhammad.

RelatedPosts

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

“Kami akhirnya menyepakati lokasi ini (menjadi kuburan massal),” kata Rusli Muhammad pada peringatan 20 tahun tsunami Aceh, Kamis (26/12/2024).

Kuburan massal ini berada di Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Menurut Rusli lokasi ini adalah bekas reklamasi dari alur sungai Krueng Aceh yang dinormalisasi. Ketika sungai diluruskan, bekas alur ditimbun dengan material galian dari pelurusan Krueng Aceh.

Masih lekat membekas di ingatan Rusli bagaimana saat itu kawasan Bundaran Lambaro penuh dengan gelimpangan mayat korban tsunami. Mayat-mayat ini diangkut dari berbagai penjuru Banda Aceh dan Aceh Besar.

Berhari-hari Rusli ikut terlibat mengevakuasi dan menjaga puluhan ribu mayat yang mulai diintai sebagai santapan oleh anjing liar itu.

Mantan Pj Bupati Aceh Besar Rusli Muhammad yang ikut terlibat menggagas kuburan massal korban gempa dan tsunami di Gampong Siron. (foto: MC Aceh Besar)

Setelah ada keputusan bersama mayat-mayat dikubur di Siron dan seorang pengusaha lokal akrab disapa Yahmu juga bersedia mengerahkan alat berat beko miliknya, kendala ternyata masih belum sirna.

Pengemudi beko rupanya turut menjadi korban tsunami. Rusli tak menyerah. Ia menghubungi kernet beko yang belum paham betul mengoperasikan alat berat ini. Pria itu bersedia.

Tapi masalah lain datang. Bahan bakar sulit dicari. “Kami menghubungi Pak Dandim Aceh Besar kala itu, alhamdulillah semuanya clear,” kenang Rusli.

Namun bagaimana caranya mengubur puluhan ribu mayat yang mayoritas beragama Islam ini sesuai dengan syariat? Pertanyaan itu menggelayut bukan hanya di pikiran Rusli, tapi semua orang yang saat itu terlibat membantu.

“Kami akhirnya mendapat petunjuk dari Abu Mamplam Golek dan proses pemakaman yang sesuai dengan tuntunan syariat pun dimulai,” ujarnya.

Setelah itu deru mesin ratusan truk mengangkut jasad korban gempa dan tsunami hilir mudik ke kuburan massal Siron. Bukan hanya dari bundaran Lambaro, namun juga dari tempat-tempat lain.

“Pemakaman korban tsunami di Siron adalah yang pertama dibuka,” kata Rusli Muhammad.

Tags: acehAceh BesargempaKuburan Massal SironTsunami
Previous Post

Jamu Tornado FC, Persikab Tak Ingin Rungkad, Tifatul: Mari Bangkit!

Next Post

Hasil Liga Inggris Semalam, Boxing Day, Liverpool, Manchester United, Gol Salah

Related Posts

Jalan Kajhu Dinilai Kian Padat, Bupati Aceh Besar Usul Pelebaran Ruas

by Redaksi
14 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris mengusulkan pelebaran ruas Jalan Kajhu hingga pintu Tol Baitussalam sebagai langkah mengatasi kepadatan...

Aceh Besar Percepat Pembangunan SPAM Regional untuk Atasi Krisis Air Bersih

by Riska Zulfira
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya mendukung pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Aceh Besar–Banda Aceh sebagai...

Kabel PLN Dipotong Pencuri, Satu Jalur Listrik di Lambaro Sempat Padam

by Riska Zulfira
9 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Aksi pencurian di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, semakin nekat. Setelah meteran air dan mesin pompa,...

Next Post

Hasil Liga Inggris Semalam, Boxing Day, Liverpool, Manchester United, Gol Salah

Museum Tsunami Raih Penghargaan Museum Komunikatif

Libur Akhir Tahun, Museum Tsunami Aceh Perpanjang Jam Operasional

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...