MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Jalan Kajhu Dinilai Kian Padat, Bupati Aceh Besar Usul Pelebaran Ruas

Redaksi by Redaksi
14 Mei 2026
in Daerah
0

Kondisi jalan Kajhu, Baitussalam yang padat pengendara | Foto: dok net.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris mengusulkan pelebaran ruas Jalan Kajhu hingga pintu Tol Baitussalam sebagai langkah mengatasi kepadatan lalu lintas yang terus meningkat di kawasan tersebut.

Usulan itu disampaikan dalam agenda koordinasi pembangunan infrastruktur bersama sejumlah pemangku kepentingan saat audiensi dengan Yusrizal Kurniawan di Banda Aceh.

RelatedPosts

Pemprov Aceh Koordinasikan Kendala Pemanfaatan Lahan KEK Arun ke Pemerintah Pusat

Syukri: Penanganan Kawasan Rawan Narkoba Harus Sentuh Ekonomi Warga

Pemkab Aceh Besar Minta Bakti Mahasiswa Beri Manfaat Nyata bagi Warga

Dalam pertemuan tersebut, Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram menilai ruas Jalan Kajhu menuju pintu tol saat ini sudah tidak lagi mampu menampung tingginya volume kendaraan, terutama setelah kawasan itu berkembang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.

“Jalan Kajhu sangat padat, apalagi ini akses menuju pintu tol. Pelebaran jalan sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” kata Syech Muharram, Kamis (14/5/2026).

Selain mengusulkan pelebaran jalan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga meminta dilakukan pembersihan bahu jalan dari kawasan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda menuju Keutapang, Kecamatan Darul Imarah hingga Ajun, Kecamatan Peukan Bada.

Menurut Muharram, akses menuju bandara sebagai pintu gerbang utama Aceh harus didukung infrastruktur yang bersih, nyaman, dan representatif karena menjadi wajah pertama yang dilihat tamu dari luar daerah maupun luar negeri.

“Bandara SIM merupakan wajah Aceh. Karena itu akses menuju bandara harus bersih, aman, nyaman, dan memberi kesan baik bagi setiap pengunjung,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan dan penataan infrastruktur jalan tersebut tidak hanya bertujuan memperlancar transportasi, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Aceh Besar.

Dengan akses jalan yang lebih baik, kawasan di sepanjang jalur utama dinilai berpotensi berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang mampu mendorong investasi dan menyerap tenaga kerja masyarakat lokal.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Yusrizal Kurniawan menyambut positif usulan tersebut dan menyebut pembangunan infrastruktur menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan daerah.

“Usulan pak bupati tentu menjadi perhatian dan pertimbangan kami karena pembangunan infrastruktur sangat penting untuk mendukung ekonomi masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Balai Bina Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Aceh, Tommy Perbadi. Ia mengatakan pihaknya akan menyiapkan langkah percepatan untuk penataan kawasan, termasuk pembersihan bahu jalan dari Bandara SIM hingga kawasan Ajun.

“Usulan pak bupati akan kami siapkan langkah-langkah agar bisa cepat direalisasikan,” ujarnya.

Tags: Aceh Besarakses bandaraBandara SIMJalan KajhuJalan nasionalPelebaran jalan KajhuPUPRTol Baitussalam
Previous Post

Nasabah BSI Tembus 23,7 Juta, Aset Terus Melonjak

Next Post

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh

Related Posts

Enam Kawasan Aceh Besar Masuk Kategori Bahaya Narkoba

by Riska Zulfira
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mencatat enam kawasan di Kabupaten Aceh Besar masuk kategori bahaya dalam pemetaan kawasan...

Pemkab Aceh Besar Minta Bakti Mahasiswa Beri Manfaat Nyata bagi Warga

by Ahmad Mufti
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar meminta mahasiswa yang melaksanakan kegiatan pengabdian di tengah masyarakat tidak sekadar menjalankan agenda seremonial,...

Mahasiswa Poltekpel Malahayati Meninggal Setelah Demam Tinggi, Penyebabnya Masih Didalami

by Riska Zulfira
28 September 2026
0

MASAKINI.CO – Muhammad Rasya Fadilla (18), mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh, meninggal dunia setelah mengalami demam tinggi dan muncul...

Next Post
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh

Harga Emas Turun Dua Hari Berturut-turut

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co