MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin kencang yang melanda beberapa ruas jalan dan mengganggu fasilitas umum, Jumat (7/8/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan kejadian tersebut merupakan dampak kondisi cuaca ekstrem berupa kekeringan dengan intensitas sedang disertai angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh Besar.
“Dari laporan yang kami terima, ada lima titik pohon tumbang akibat angin kencang. Selain itu, terdapat fasilitas umum yang terdampak, seperti sarana tempat istirahat di kompleks masjid dan atap toko yang mengalami kerusakan,” kata Ridwan Jamil.
Ridwan menyebutkan, pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi, yakni badan jalan nasional Banda Aceh–Medan di Gampong Lampreh, Kecamatan Ingin Jaya, jalan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda di Gampong Cot Karieng, Kecamatan Blang Bintang, serta Gampong Pasie Garot, Kecamatan Ingin Jaya.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Lintas Lambaro–Banda Aceh, Gampong Lubuk Batee, Kecamatan Ingin Jaya, serta Jalan Lintasan Limpok, Gampong Cot Cut, Kecamatan Kuta Baro.
Tidak hanya pohon tumbang, angin kencang juga menyebabkan balai tempat istirahat di kompleks Masjid Gampong Saney Utamong Gapuy, Kecamatan Lhoong, ambruk. Sementara sebuah toko tiga lantai milik warga di Gampong Ajun, Kecamatan Peukan Bada, mengalami kerusakan setelah bagian atapnya diterpa angin.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas BPBD Aceh Besar terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak,” ujarnya.
Ridwan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama saat terjadi angin kencang yang muncul secara tiba-tiba pada siang, sore, hingga malam hari.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi pengguna kendaraan yang melintas di wilayah dengan banyak pepohonan,” katanya.








Discussion about this post