MASAKINI.CO – Empat remaja asal Perumnas Ujong Batee, Aceh Besar dilaporkan terseret arus laut di kawasan wisata Pantai Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, pada Jumat (31/7/2026).
Keempat korban dilakukan pencarian memasuki hari ke dua. Hingga Sabtu (1/8/2026), tim gabungan baru menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan korban yang ditemukan bernama M. Abral (15), warga Perumnas Ujong Batee.
“Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Sementara tiga korban lainnya masih dalam pencarian,” kata Ridwan Jamil.
Tiga korban yang masih belum ditemukan yakni Muhiddin (15), Salamuddin (15), dan M. Khalil Akbar (15). Seluruh korban merupakan pelajar yang berdomisili di kawasan Perumnas Ujong Batee.
Ridwan menjelaskan, kejadian bermula saat delapan remaja berenang di kawasan Pantai Ujong Batee pada Jumat (31/7/2026). Salah seorang remaja diduga lebih dahulu terseret arus laut.
“Ketika melihat rekannya terseret arus, beberapa teman korban mencoba memberikan pertolongan. Namun kuatnya arus menyebabkan tiga orang lainnya ikut terseret,” ujarnya.
Dari delapan remaja tersebut, satu orang berhasil kembali ke bibir pantai, sedangkan empat lainnya terseret arus dan dinyatakan hilang.
Pasca kejadian, tim gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir kawasan perairan sekitar lokasi kejadian. Pencarian melibatkan BPBD Aceh Besar, Basarnas Banda Aceh, Sat Brimob Ujong Batee, Ditpolairud, Polsek dan Koramil Mesjid Raya, RAPI, ERPA Aceh, serta masyarakat dan keluarga korban.
Ridwan mengatakan pencarian akan terus dilakukan terhadap tiga korban yang masih hilang. Tim juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi arus laut tidak bersahabat.
“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berenang atau beraktivitas di laut. Jangan mengabaikan kondisi cuaca dan arus karena dapat membahayakan keselamatan,” kata Ridwan.










Discussion about this post