MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, November 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Aceh Tenggara Kerap Dilanda Banjir Bandang, Ini Penyebabnya

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
2 Januari 2025
in Daerah
0
Batu, Kayu, dan Lumpur Lumpuhkan Jalan Kutacane-Medan

Batu, kayu, dan lumpur sisa banjir bandang yang melanda dua desa di Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara, Senin 30/12/2024. (foto: BPBA)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banjir bandang yang kerap melanda Kabupaten Aceh Tenggara disinyalir akibat kerusakan hutan yang masif. Hutan dibabat untuk membuka lahan perkebunan.

Aktivis Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Saleh Selian, mengungkap aktivitas kehancuran tutupan hutan yang masif itu terjadi di pegunungan Jambur Lateng, Kecamatan Deleng Pokhkisen.

RelatedPosts

Satlinmas di 32 Gampong Darul Imarah Rampung, Data Anggota Segera Masuk SIMLINMAS

Inflasi Banda Aceh Turun Jadi 4,34 Persen pada Oktober 2026

Kader PKK Aceh Jaya Diminta Aktif Perkuat Layanan Posyandu dan Cegah TB

Kerusakan hutan mencapai ratusan hektare yang terjadi di hulu atau bagian timur pegunungan Aceh Tenggara, itu mengakibatkan banjir bandang terjadi di hilir yang menimpa Kecamatan Lawe Sumur, Bukit Tusam, Bambel, Semadam, dan Babul Makmur.

“Dalam tujuh tahun terakhir kabupaten ini menjadi langganan banjir bandang,” kata Saleh Selian, dalam keterangan pers, Kamis (2/1/2025).

Saleh menyebut, rata-rata pemilik kebun yang diduga merusak hutan di Jambur Leteng adalah pejabat. Dia mendesak pihak kepolisian menyelidiki kasus yang menyebabkan banjir bandang kerap terjadi di Aceh Tenggara.

“Lakukan penegakan hukum terhadap tindak pidana lingkungan,” ucapnya.

Sebelumnya, banjir bandang melanda dua desa di Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (30/12/2024) sore.

Banjir bandang itu membuat jalan Kutacane-Medan lumpuh akibat bebatuan, kayu, serta lumpur memenuhi badan jalan.

Tags: Aceh TenggaraBanjir BandangKecamatan Deleng PokhkisenKerusakan Hutan
Previous Post

Gaji Petugas Pasar Belum Dibayar, Ini Alasan Pemko Banda Aceh

Next Post

Persikab Vs PSGC, Gengsi Jebolan PON Aceh di Derbi Jabar

Related Posts

Kemenhut Tetapkan Dua Perusahaan sebagai Tersangka Kasus Kebakaran Hutan

by Riska Zulfira
1 November 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan dua perusahaan, PT MAP di Kalimantan Barat dan PT GAP di Kalimantan Tengah, sebagai...

Puting Beliung Rusak 8 Rumah di Aceh Tenggara, 34 Warga Mengungsi

by Redaksi
22 September 2026
0

MASAKINI.CO – Angin puting beliung menerjang sejumlah desa di Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (21/9/2026) sore. Delapan rumah warga rusak dan...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post

Persikab Vs PSGC, Gengsi Jebolan PON Aceh di Derbi Jabar

Harga Gas Alam Melesat ke Level Tertinggi

Pansus Tambang DPRA Diharap Bukan 'Balas Dendam Politik'

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co