MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Asa Sembuh Muammar Khadafi Demi PSIM Yogyakarta

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
24 Januari 2025
in Cerita, Olahraga
0
Asa Sembuh Muammar Khadafi Demi PSIM Yogyakarta

Aksi Muammar Khadafi mengorkestrasi lini tengah PSIM Yogyakarta di Liga 2 musim 2024/25. | foto: dok tim

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebagaimana idiom ‘Jogja Istimewa’, pun demikian rasa-rasanya berlaku untuk Muammar Khadafi bagi PSIM Yogyakarta.

Datang nun jauh dari Aceh Timur, di musim perdananya berseragam Laskar Mataram, Amar langsung memikat hati Brajamusti, suporter PSIM.

RelatedPosts

Kekhawatiran Cedera Lionel Messi Jelang Piala Dunia Usai Laga Inter Miami

Antonio Conte Pamit dari Napoli, Akui Belum Berhasil Satukan Tim

Erling Haaland Top Skor Premier League 2025/26, Ukir Sejarah Baru

Ketenangan Amar di lini tengah, berkontribusi besar membawa PSIM melaju hingga babak 8 besar Liga 2 musim 2024/25. Sepanjang musim, eks Persiraja ini nyaris tak tergantikan.

Pencinta PSIM kini harus menerima takdir pahit, gelandang dengan sentuhan ‘ajib’ itu harus menepi. Kehilangan Amar di saat sedang sayang-sayangnya, menjadi pukulan telak untuk PSIM. Tepat di laga perdana 8 besar, PSIM vs Deltras Sidoarjo, Senin (20/1/2025).

Awal babak pertama segalanya berjalan stabil, tapi malang tak tertebak. Jelang turun minum, tepat di dalam lingkaran tengah lapangan, Amar meloncat di udara. Berduel dengan pemain asing Deltras.

Dokter PSIM Yogyakarta, Adidya Rizky P (bertopi) memeriksa kondisi Muammar Khadafi di laga bs Deltras Sidoarjo. | foto: Dok Tim

Saat mendarat, tumpuannya salah. Amar rubuh. Dengan kaki terlipat. Dalam kalut itu, secara mandiri ia berjalan ke luar lapangan.

“Jalan sendiri karena skor 0-0, saya merasa harus cepat. Agar di sisa waktu, siapa tahu kami bisa cetak gol,” kenangnya.

Ia berjalan seolah-olah setiap sendi tubuhnya baik-baik saja. Kata Amar, tak ada sakit, cuma kaki terasa kebas. Setibanya di pinggir luar lapangan, dokter PSIM sudah sigap.

“Coba dokter cek lutut saya,” pinta Amar.

Dokter PSIM, Adidya Rizky P memegang lutut Amar. Beberapa gerakan ringan dicoba. Matanya menatap seksama, insting sebagai dokter di tim sepakbola bekerja cepat. Pra diagnosa ia sampaikan.

“Ini udah gak bisa lagi, langsung ke rumah sakit saja,” ucap Adidya.

Seketika peluit ditiup wasit. Pemain PSIM yang hendak kembali ke ruang ganti, terlebih dulu meriung. Mengecek kondisi koleganya. Memberikan semangat. Sejurus kemudian, mobil ambulans sudah berada tepat di dekat Amar.

“Sejak lihat dokter tim cek lutut, saya sudah firasat bahwa ini serius. Batin saya campur aduk,” ujar Amar kepada masakini.co.

Sepanjang perjalanan ke Rumah Sakit (RS), dalam pembaringan di ambulans, batinnya bersuara banyak dalam senyap. Meratapi nasib, harus menepi di saat dirinya sedang dalam top performa, dan momen krusial: babak 8 besar.

“Cuma ya nahas tak ada yang tau. Sesekali diuji harus tabah,” lirihnya.

Tak lama, ambulans sudah tiba di depan UGD RS Bethesda Yogyakarta. Amar masuk dan mengikuti proses pemeriksaan awal. Satu jam setengah kemudian, ia langsung menjalani Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Kondisi lutut kiri Muammar Khadafi. | foto: Dok pribadi

Setelah kurang lebih sejam MRI, Amar yang terbaring di rajang bertolak ke ruang pasien, kamar Catallya 12. Malam berganti pagi. Esoknya, hasil MRI keluar.

“Saya kena tiga, ACL, PCL dan miniscus,” sebut Amar.

Dukungan

Mendengar hasil tersebut, hati Amar bak dihantam palu godam. Dalam gulana rasa, dukungan datang silih berganti. Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto menjenguk Amar.

“Gak apa-apa, insyaallah sembuh. Amar semangat dan fokus pemulihan dulu,” ucap Erwan kepada anak asuhnya.

Percakapan tersebur menghangatkan perasaan Amar di ruang be-AC kamar Catallya 12. Ia mengakui mencoba sabar, namun hatinya tak seutuhnya tenang tuntas.

“Saya teringat istri di Aceh, dengan dua anak. Khawatir bila karir saya kenapa-kenapa,” aku Amar.

Kegundahan masa depan dengan kemungkinan tak akan mudah mendapatkan tim di musim mendatang, pada akhirnya ia utarakan kepada Yuliana Tasno, Direktur Utama PSIM.

Perempuan itu datang bersama stafnya pada hari Selasa (21/1/2025). Liana–begitu ia disapa- meyakinkan Amar, bahwa sepenuhnya pihak PSIM akan menemani Amar hingga pulih tuntas.

“Bu, saya berjuang sungguh-sungguh demi lambang di dada PSIM. Tentu tak mudah musim depan, dengan kondisi saya untuk mencari tim,” ucap Amar.

“Amar tenang. Amar tetap akan bersama PSIM, sekalipun kita lolos Liga 1. Sekarang fokus pemulihan dulu ya,” jawab Liana.

Direktur Utama PSIM, Yuliana Tasno menjenguk Muammar Khadafi di Catallya 12, RS Bethesda Yogyakarta. | foto: Tangkapan Layar

Tampaknya, orang paling berpengaruh di PSIM itu amat menyadari potensi Amar, serta berterimakasih atas dedikasi pemainnya, yang berjuang pantang menyerah.

Kemarin, Amar sudah pulang dari RS dan kembali ke mes. Lutut kirinya masih bersarung pengaman. Ia akan menunggu sekitar satu atau dua minggu untuk naik meja operasi.

“Ini nunggu bengkaknya ciut dulu, baru bisa dioperasi. Mohon doanya pendukung PSIM dan warga Aceh, semoga lancar dan saya bisa kembali lebih kuat,” harap Amar.

Tags: acehAceh TimurLiga 2 2024/2025Muammar KhadafiPSIM YogyakartaYogyakartaYuliana Tasno
Previous Post

CPNS Lulus Tak Boleh Pindah Selama 10 Tahun

Next Post

Kebakaran Mulai Terkendali, Puluhan Ribu Warga California Kembali dari Pengungsian

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Asian Gym for Life Challenge 2026 di Yogyakarta

by Ahmad Mufti
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Indonesia kembali mendapat kepercayaan dunia olahraga internasional. Setelah Thailand mengundurkan diri, Komite Eksekutif Asian Gymnastics Union (AGU) secara...

JPU Hadirkan 4 Saksi, Terdakwa Kasus Penyelundupan Orangutan Akui Dibayar Rp1 Juta di Aceh Timur

by Riska Zulfira
8 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Persidangan kasus penyelundupan satwa liar dilindungi dengan terdakwa Agussalim kembali digelar di Pengadilan Negeri Idi, Rabu (6/5/2026) lalu....

Next Post

Kebakaran Mulai Terkendali, Puluhan Ribu Warga California Kembali dari Pengungsian

Rian Syaf, Putra Aceh Utara Dilantik Jadi Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif

Rian Syaf, Putra Aceh Utara Dilantik Jadi Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...