MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Jejak TNI di Buket Meutuah: Tak Hanya di Tanah Tapi Juga di Hati

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
23 Maret 2025
in Cerita
0
Jejak TNI di Buket Meutuah: Tak Hanya di Tanah Tapi Juga di Hati

Pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan Satgas TMMD ke-123 Tahun 2025 di Gampong Buket Meutuah. (foto: dok masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di ujung timur Kota Langsa, Gampong Buket Meutuah lama bersabar menanti sentuhan tangan penguasa. Warga di sana bertahun-tahun memendam asa agar lepas dari belenggu keterisolasian.

Tak pernah putus berharap punya jalan mulus untuk dilalui. Ada rumah tempat berteduh yang layak dihuni. Dan bisa mudah mengakses air bersih agar nadi kehidupan tak berhenti.

RelatedPosts

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

Suatu hari, Serma Fahri Solihin, membawa kelindan harapan warga itu. Babinsa di Koramil 23/Langsa Timur ini mengabarkan ke komando atas ihwal kondisi Gampong Buket Meutuah yang lama menanti sentuhan pembangunan.

Bak gayung bersambut, laporan Fahri ini kemudian diwujudkan komando atas lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123. Gampong Buket Meutuah seketika menggeliat hidup.

Sebelum TMMD

Di Buket Meutuah, kehidupan sehari-hari amat keras dan penuh tantangan. Cerita itu datang dari Hariyanto. Dia seorang petani di desa tersebut. Jika mulai musim panen, petani di sana bukannya senang tapi malah kebingungan.

Warga Buket Meutuah saat mengangkut hasil panen. (foto: dok masakini.co)

Mereka musti berjibaku dengan jalan rusak dan berlumpur untuk mengangkut hasil panen.

“Sering kali kami terhambat oleh medan yang sulit,” katanya, awal Februari 2025 lalu.

Di kampung yang sejuk itu, tak hanya infrastruktur umum yang tak dapat didekap warga. Kebutuhan dasar seperti air bersih pun tak mengalir seperti tempat lain di Kota Langsa.

Marliah salah satu warga Buket Meutuah yang harus bersusah payah memperoleh hal tersebut. Tubuh rentanya nyaris roboh ke tanah sebab tiap hari berjalan jauh ke embung kecil di ujung desa.

“Ini satu-satunya sumber air yang tersedia,” ujarnya.

Lain lagi kisah Wilen Yopi Latul. Pria bekerja serabutan ini tinggal di rumah kayu yang jika ditiup angin kencang sedikit saja pasti runtuh. Wilen hanya bisa pasrah dengan nasibnya itu. “Tapi saya ingin kehidupan lebih baik,” katanya.

Asa dari TMMD

Rabu 19 Februari 2025 hari bersejarah bagi warga Gampong Buket Meutuah. TMMD Reguler ke-123 Tahun 2025 yang digelar Kodim 0104 Aceh Timur hadir di sana. Dibuka langsung penjabat Wali Kota Langsa, Syaridin.

Di bawah pimpinan Letkol Inf Tri Purwanto, Satuan Tugas TMMD mulai membangun infrastruktur vital di Buket Meutuah. Jalan dibuka dan dilakukan pengerasan menghubungkan Buket Meutuah – Matang Ceungai.

Letkol Inf Tri Purwanto. (foto: dok masakini.co)

Akses jalan sepanjang 2 kilometer lebih ini dinilai penting agar transportasi warga lancar hingga menciptakan efek kepada perbaikan ekonomi. Warga makin mudah membawa hasil panen, sebagaimana harapan Hariyanto.

TNI juga mewujudkan mimpi Wilen Yopi Latul. “Istananya” yang nyaris roboh itu kini disulap jadi rumah layak huni.

Tak sekadar pembangunan fisik, TMMD juga menanamkan semangat gotong-royong dan kebersamaan. Warga dan prajurit TNI melebur saling bahu-membahu membangun. Tak ada sekat di sana. Saling bantu dan sesekali diselingi canda jadi pemandangan sepanjang TMMD berlangsung di Buket Meutuah.

Rasa letih selama pembangunan cepat pergi sebab antara prajurit dan warga saling mengisi. Selain jalan dan rumah layak huni, tak terasa lima titik air bersih pun berhasil diwujudkan.

Warga Buket Meutuah kini tak perlu berjalan jauh lagi untuk memperoleh air bersih. Marliah, perempuan berusia uzur di sana, bahagia melihat kenyataan itu bisa diwujudkan oleh tentara.

TMMD ke-123 di Buket Meutuah menghadirkan air bersih untuk warga. (foto: dok masakini.co)

Bukan cuma pembangunan fisik, TMMD juga mengadakan penyuluhan pertanian, penghijauan, serta kegiatan sosial dan kesehatan untuk memperkuat kebersamaan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembangunan berkelanjutan. Program ini diharapkan menciptakan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Mereka yang bertani di Buket Meutuah dibekali ilmu tentang pertanian berkelanjutan. Anak-anak dikenalkan soal pentingnya menjaga lingkungan. Sementara para ibu mendapat edukasi gizi dan pencegahan stunting.

Keuchik (kepala desa) Buket Meutuah, Yasir, mengaku sangat bersyukur atas hadirnya TMMD di kampung mereka. Pasalnya, program dari TNI AD itu bukan hanya melepas warga dari keterisolasian saja, tapi juga memupuk semangat kebersamaan.

Warga dan prajurit TNI saling bekerja sama membangun rumah layak huni milik seorang warga di Gampong Buket Meutuah. (foto: dok masakini.co)

Hati Yasir pun makin berbunga-bunga tatkala Komandan Korem 011 Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, suatu ketika menyambangi desa tersebut. Maksud kedatangan Ali untuk melihat progres pembangunan di Buket Meutuah sekaligus menyemangati prajurit.

Sebagai putra asli kelahiran Tanah Rencong, Ali Imran sadar betul titah Inspektur Daerah Militer (Irdam) Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Yulistyanto, yang memintanya mengawasi TMMD ke-123 agar berjalan lancar.

Yulistyanto mengingatkan Ali bahwa TMMD bukan sekadar membangun fisik, tetapi harus bisa menanamkan semangat gotong-royong. “Jejaknya tak hanya di tanah, tapi juga di hati rakyat,” pesan Yulistyanto.

Untuk itulah Ali Imran menyingsingkan lengan baju turun ke Buket Meutuah. Memastikan warga tersenyum bahagia menikmati hasil dari pembangunan TMMD.

Tags: Gampong Buket MeutuahKodam Iskandar MudaKorem LilawangsaKota LangsaTMMD ke-123TNI AD
Previous Post

Gampong Jruek Bak Kreh Pertahankan Gelar Juara Umum pada MTQ 2025

Next Post

Penunjukan Direksi Definitif Bank Aceh Syariah Perlu Dipercepat

Related Posts

Langsa Diguyur Hujan, 110 Rumah Warga Terendam Banjir

Langsa Diguyur Hujan, 110 Rumah Warga Terendam Banjir

by Riska Zulfira
25 November 2025
0

MASAKINI.CO - Hujan deras yang mengguyur Kota Langsa sejak tiga hari lalu, menyebabkan banjir genangan di Desa Paya Bujok Seulemak,...

Semesta Warna di Lapangan Blang Padang

Mualem: Blang Padang Harus Kembali ke Tujuan Awal, Demi Kemaslahatan Umat

by Alfath Asmunda
4 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan perjuangan mengembalikan tanah Blang Padang di Banda Aceh yang kini pengelolaannya dibawa TNI...

Dandim Bireuen dan Aceh Utara Berganti, Ini Sosoknya

Dandim Bireuen dan Aceh Utara Berganti, Ini Sosoknya

by Alfath Asmunda
3 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen dan...

Next Post

Penunjukan Direksi Definitif Bank Aceh Syariah Perlu Dipercepat

Backstagers Aceh Gelar Charity dan Event Lab Berkah Ramadan

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...