MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Wali Nanggroe Aceh: Apa Urgensi Penambahan Batalyon TNI?

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
6 Mei 2025
in Daerah
0
Wali Nanggroe Aceh: Apa Urgensi Penambahan Batalyon TNI?

Malik Mahmud Al-Haytar saat bertemu dengan Hamid Awaluddin, Senin 5/5/2025. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haytar, menyatakan keberatannya atas rencana Pemerintah Pusat menambah empat batalyon TNI di Aceh.

Malik menegaskan bahwa langkah tersebut bertentangan dengan semangat perdamaian Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang tercantum dalam MoU Helsinki 2005.

RelatedPosts

Atasi Antrean BBM dan Kelangkaan LPG, Aceh Minta Tambahan Kuota

Wagub Aceh Apresiasi Dedikasi Tim PPHD Layani Jemaah Haji di Tanah Suci

Empat Pelajar Aceh Dikirim ke Tiongkok, Disiapkan Jadi Talenta Industri Masa Depan

“Selama 20 tahun perdamaian, rakyat Aceh merasa aman dan percaya pada komitmen negara. Tapi jika TNI ditambah tanpa dasar yang jelas, itu bisa mengoyak kepercayaan itu,” kata Malik Mahmud dalam keterangannya.

Keberatan Malik ihwal wacana penambahan batalyon itu juga disampaikannya kepada tokoh perdamaian Aceh dari pihak pemerintah Hamid Awaluddin, dalam persamuhan di Meuligoe Wali Nanggroe, Senin (5/5/2025) kemarin.

Kepada Hamid, Wali Nanggroe Aceh menyampaikan kondisi geopolitik kawasan sedang stabil. Misalnya, hubungan negara-negara berdekatan dengan Indonesia (ASEAN), baik-baik saja. Termasuk juga India, Sri Langka, Bangladesh dan Asutralia.

“Jadi alasan untuk menambah personel TNI di Aceh tidak tepat,” ujarnya.

Ketua Komisi I DPR Aceh, Tgk. Muharuddin, yang hadir dalam pertemuan itu juga menyoroti pembangunan empat batalyon TNI yang dinilainya minim koordinasi dengan Pemerintah Aceh.

Ia menilai langkah sepihak ini bisa merusak kepercayaan antara pusat dan daerah, serta mengabaikan kekhususan Aceh sebagai daerah istimewa yang dijamin dalam MoU Helsinki.

“Penempatan pasukan besar tanpa komunikasi berisiko memicu ketegangan politik,” katanya.

Menanggapi topik yang dibincangkan tersebut, Hamid Awaluddin lebih menjawab normatif. Ia mengaku belum mempelajari wacana penambahan batalyon tersebut.

“Saya baru tahu tentang rencana ini, maka saya mengajukan dua pertanyaan penting: apa urgensinya dan apa relevansinya?” ujarnya.

Menurutnya jika pemerintah mampu menjawab dengan jelas dua pertanyaan tersebut kepada masyarakat Aceh, maka penilaian bisa diberikan secara objektif.

“Namun tanpa penjelasan rasional, wajar jika masyarakat mempertanyakan dan merasa resah,” ungkapnya.

Tags: Batalyon TNIHamid AwaluddinMalik Mahmud Al-HaytarTNIWali Nanggroe Aceh
Previous Post

BRI Salurkan Kredit di Segmen Mikro Sebesar Rp632,22 Triliun

Next Post

Bakal Tinggalkan Liverpool, Trent Alexander-Arnold Minta Fans Tidak Marah

Related Posts

Dandim Aceh Utara Sebut Kericuhan Konvoi Bulan Bintang Akibat Provokasi

by Redaksi
27 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara memberikan penjelasan terkait kericuhan antara aparat TNI-Polri dan warga yang terlibat konvoi...

KPA Minta Semua Pihak Tahan Diri Usai Insiden Warga dan TNI di Lhokseumawe

by Riska Zulfira
26 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Komite Peralihan Aceh (KPA) meminta seluruh pihak, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI), untuk menahan diri menyusul terjadinya perkelahian...

Wali Nanggroe Bahas Kebutuhan Air Bersih Pascabencana Aceh dengan Konsul AS

by Ahlul Fikar
23 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, membahas penanganan kebutuhan air bersih pascabencana banjir dan...

Next Post
Bakal Tinggalkan Liverpool, Trent Alexander-Arnold Minta Fans Tidak Marah

Bakal Tinggalkan Liverpool, Trent Alexander-Arnold Minta Fans Tidak Marah

MPU Banda Aceh Serahkan Donasi Rp32 Juta untuk Palestina

MPU Banda Aceh Serahkan Donasi Rp32 Juta untuk Palestina

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co