MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dandim Aceh Utara Sebut Kericuhan Konvoi Bulan Bintang Akibat Provokasi

Redaksi by Redaksi
27 Desember 2025
in News
0

Ilustrasi kericuhan antara masyarakat dan TNI di Aceh Utara yang beredar luas di media sosial, Kamis (25/12/2025) | foto: rekaman layar video

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh Utara memberikan penjelasan terkait kericuhan antara aparat TNI-Polri dan warga yang terlibat konvoi membawa bendera Bulan Bintang di Jalan Lintas Banda Aceh–Medan, Desa Mane Tunong, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (25/12/2025) lalu.

Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, mengatakan kericuhan terjadi akibat adanya provokasi dari sejumlah massa yang mendorong petugas gabungan TNI-Polri dan meneriakkan ajakan perlawanan. Kondisi tersebut memicu gesekan di lapangan hingga berujung saling baku hantam.

RelatedPosts

MUSDA VI Demokrat Aceh Digelar Besok, Sekjen DPP Akan Hadir

Pemko Banda Aceh Tegaskan Penegakan Syariat Islam Tak Pandang Bulu, Termasuk ASN

Tekan Overkapasitas, Ditjenpas Aceh Rencanakan Penambahan Lapas di Subulussalam

“Kericuhan dipicu provokasi sejumlah massa yang mendorong petugas gabungan TNI-Polri sambil meneriaki perlawanan. Personel kemudian melakukan tindakan untuk menghalau massa yang mulai bersikap anarkis, sehingga terjadi saling dorong dan baku hantam,” ujar Jamal, Sabtu (27/12/2025). 

Ia menjelaskan, sebelum kejadian, petugas gabungan melaksanakan razia atau sweeping terhadap rombongan kendaraan konvoi dari arah Kabupaten Pidie menuju Aceh Utara. Sweeping dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap konvoi yang membawa bendera Bulan Bintang dan simbol separatis yang dilakukan oleh eks kombatan GAM dan simpatisan.

Menurut Jamal, sekitar pukul 20.53 WIB, personel Polres Lhokseumawe bersama TNI menghentikan 11 unit kendaraan roda empat berbagai jenis yang tergabung dalam rombongan konvoi. Penghentian dilakukan dengan pendekatan persuasif.

Namun situasi berubah setelah sebagian massa bersikap agresif. Jamal mengungkapkan dirinya bersama Kapolres Lhokseumawe turut terdorong dan mengalami pukulan saat berupaya meredam situasi. “Jika massa tidak bersikap arogan dan melakukan provokasi, kericuhan kemungkinan tidak terjadi. Tapi kondisi saat itu cepat berhasil dikendalikan,” katanya.

Dandim menambahkan, peristiwa tersebut telah dimediasi antara koordinator lapangan aksi, Aizilul Nazirna, bersama rombongan dengan Kapolres Lhokseumawe dan Dandim 0103/Aceh Utara. Dari hasil mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.

“Disepakati bahwa kejadian ini hanya kesalahpahaman. Pihak rombongan menyatakan berdamai dengan aparat gabungan dan korban dari pihak massa akan ditangani oleh mereka sendiri, sesuai permintaan dari pihak rombongan,” jelas Jamal.

Ia juga menyebutkan, sekitar pukul 01.15 WIB, koordinator konvoi dari Pidie, Aizilul Nazirna, telah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf melalui video atas kesalahpahaman yang terjadi saat razia di Jalan Lintas Banda Aceh–Medan.

Dalam klarifikasinya, Aizilul mengakui adanya kekeliruan dari pihak konvoi dan menyatakan persoalan telah diselesaikan. Ia menyebutkan sejumlah peserta konvoi yang mengalami luka telah mendapat penanganan medis di Puskesmas Kuta Blang, Kabupaten Bireuen.

Tags: Aceh UtaraDandim Aceh UtaraKericuhan TNI dan WargaKonvoi Bendera Bulan BintangTNI
Previous Post

Harga Emas di Banda Aceh Nyaris Tembus Rp8 Juta

Next Post

Disdik Aceh Kerahkan Lebih 1.000 Personel untuk Gotong Royong Penanganan Dampak Bencana

Related Posts

RSUD Cut Meutia Aceh Utara Segera Dialihkan ke Lhokseumawe

by Redaksi
29 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat proses pengalihan kepemilikan RSUD Cut Meutia dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe. Peralihan...

Angin Kencang Rusak 58 Huntara di Aceh Utara, Belasan Unit Hancur

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, rusak setelah diterjang angin kencang yang terjadi secara...

Tersambar Petir, Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia

Tersambar Petir, Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia

by Aininadhirah
14 April 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang petani warga Dusun Kareung, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia akibat tersambar petir...

Next Post

Disdik Aceh Kerahkan Lebih 1.000 Personel untuk Gotong Royong Penanganan Dampak Bencana

Sebulan Pascabencana, 512 Warga Aceh Meninggal dan 31 Orang Masih Hilang

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co