MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kemenag Perkuat Tata Kelola Pendidikan Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
8 Mei 2025
in Nasional, News
0
Kemenag Perkuat Tata Kelola  Pendidikan Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal

Direktur Pesantren Basnang Said memberi arahan saat membuka kegaitan Peningkatan Manajemen Kepala Pendidikan Muadalah Pendidikan Diniyah Formal. (Foto: Kemenag RI untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) dan Pendidikan Diniyah Formal (Pendif) yang berlangsung di Tangerang, Banten mulai 7-9 Mei 2025.

Direktur Pesantren, Basnang Said menyampaikan bahwa pendidikan pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua dan asli di nusantara yang telah ada sejak abad ke 14. Sedangkan sekolah yang diperkenalkan Belanda masuk ke Indonesia pada abad ke 16.

RelatedPosts

Permintaan Cincau Melejit di Bulan Puasa

Akademisi Sorot Optimalisasi RTH Taman Sari, Dorong Wali Kota Perkuat Reorientasi Tata Ruang Banda Aceh

Harga Emas Anjlok Rp130 Ribu dalam Sehari

Oleh karena itu, di hadapan para Kepala SPM dan Pendif, ia meminta agar benar-benar menjalankan standar mutu pendidikan seperti yang diatur dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 939 Tahun 2024 dan KMA Nomor 942 Tahun 2024.

“Kemudian siapapun yang akan mendirikan Pendidikan Diniyah Formal atau bertransformasi menjadi Muadalah harus berpedoman pada standar penjaminan mutu ini. Yang kemudian ada standar isi ada standar proses ada standar kurikulumnya,” ujarnya saat membuka kegiatan ini, Rabu, (7/5/2025).

Tidak hanya soal standar mutu, Basnang juga meminta lembaga SPM dan Pendif agar dapat mengambil praktik-praktik baik yang ada pada lembaga pendidikan lainnya terkait manajemen kelembagaan dan sebagainya, meskipun secara substansinya SPM dan Pendidikan Diniyah Formal itu memang sudah ada standarnya.

Ia berharap ke depannya di Pendif dan Muadalah perlu adanya organisasi santri sejenis OSIM di madrasah dan OSIS di sekolah. Menurutnya, organisasi seperti itu perlu dirumuskan bersama agar menjadi wadah pembelajaran bagi para santri untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Bahwa ilmu yang mereka dapatkan saat ini bukan hanya untuk dirinya tapi harus diolah menjadi sebuah kekuatan yang kemudian harus dipraktikkan di tengah-tengah masyarakat dan contoh mempraktikkannya itu dengan adanya kelembagaan Organisasi Santri Diniyah Formal.

“Saya kira mungkin (bisa dimulai dari) Pendif-nya dulu, sehingga anak-anak kita ke depannya tidak hanya sekedar belajar soal substansi keilmuan, tapi juga ada praktik-praktik untuk menjadi apa di masa yang akan datang,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Pendidikan Muadalah Pendidikan Diniyah Formal (PM-PDF), Endi Suhendi Zen menyebutkan, kegiatan ini diikuti 35 peserta yang terdiri dari perwakilan asosiasi, kepala SPM-Pendif dari Provinsi Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta serta unsur internal Subdit PM-PDF.

Selain peningkatan kompetensi, diharapkan ada tindak lanjut dari kegiatan ini seperti tersusunnya dokumen rencana kerja dan manajemen pengelolaan satuan pendidikan yang terencana, akuntabel, terukur dan tentu berdampak di dunia pendidikan.

“Sedangkan untuk tindak lanjut kegiatan ini insyaallah nanti kita akan lakukan semacam feedback evaluation secara zoom sehingga kemudian dokumen tersebut bisa kita jadikan sebagai acuan terhadap perbaikan kegiatan di waktu berikutnya. Saya berharap nanti kita melakukan interaksi sesama kita dalam waktu 3 hari 2 malam ini dan mudah-mudahan saya kira best practices bapak ibu sekalian yang sudah teruji dalam pengelolaan manajemen pendidikan bisa menjadi best practice kawan kawan yang lain,” terangnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan pembicara dari akademisi dan praktisi seperti Dr. H. Suwendi, M.Ag (UIN Jakarta), Dr. KH. Agus Budiman (Forum Komunikasi Pendidikan Muadalah), KH. Fadlullah Turmuziy, S.Pd (Aspendif), Dr. KH. Ahmad Taufiq AR, M.Si (FKPM), serta Prof. Dr. Nurhattati, M.Pd (UNJ).

Tags: pendidikan diniyah formalPendidikan Diniyah Formal (PDF)Pesantrensatuan pendidikan muadalah
Previous Post

Sempat Turun, Harga Emas di Banda Aceh Kembali Sentuh Rp6 Juta

Next Post

Daftar Barang yang Dilarang Dibawa oleh Jemaah Haji

Related Posts

Dapur Umum Pertama untuk Program Makan Bergizi Gratis Dibangun di Aceh

Dapur Umum Pertama untuk Program Makan Bergizi Gratis Dibangun di Aceh

by Riska Zulfira
24 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) memulai pembangunan dapur makan bergizi gratis pertama di Pondok Pesantren Istiqmatuddin Darul Maarif,...

Ini Jadwal Lengkap Ujian Akhir Santri Diniyah Formal Berstandar Nasional

Ini Jadwal Lengkap Ujian Akhir Santri Diniyah Formal Berstandar Nasional

by Ahlul Fikar
14 Januari 2025
0

Ujian akhir atau Imtihan Wathani berstandar nasional bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) akan digelar pada 28 Januari hingga 2...

TKW Asal Aceh Timur Diduga Terlantar di Arab Saudi

Pelecehan Seksual di Dayah Marak, Apa Kata MPU Aceh?

by Alfath Asmunda
5 Agustus 2024
0

MASAKINI.CO - Kasus pelecehan seksual terhadap santri dalam lingkungan dayah (pesantren) di Aceh masih saja terus terjadi. Minimnya pengawasan terhadap...

Next Post

Daftar Barang yang Dilarang Dibawa oleh Jemaah Haji

Aksi Premanisme Bermodus Gampong Marak, Polres Aceh Utara Bergerak

Aksi Premanisme Bermodus Gampong Marak, Polres Aceh Utara Bergerak

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co