MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Pemerintah Anggarkan Rp48 Juta Per Siswa Sekolah Rakyat Selama Setahun

Ulfah by Ulfah
17 Juli 2025
in Nasional
0
Pemerintah Anggarkan Rp48 Juta Per Siswa Sekolah Rakyat Selama Setahun

Ilustrasi anggaran siswa sekolah rakyat. | Foto : Istockphoto/CraigRJD

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Sosial (Kemensos) menyebut pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp48 juta per siswa untuk mendukung proses belajar mengajar selama setahun di Sekolah Rakyat.

Anggaran tersebut mencakup seluruh kebutuhan pendidikan dan biaya hidup di sekolah berasrama tersebut.

RelatedPosts

Kapal Bermuatan 1.850 Ton Semen Tenggelam di Tuban, Satu Awak Masih Hilang

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Luar Negeri Gibran, Tapi Tak Bisa Didiskualifikasi 

Harga BBM Indonesia Disebut Lebih Murah dari Sejumlah Negara Asia Tenggara

“Kalau kita detilkan, kurang lebih untuk tiap siswa itu per tahun anggarannya Rp48 juta lebih yang digunakan untuk mencukupi kebutuhan dalam proses belajar-mengajar. Sekolah Rakyat,” ujar Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono dalam Diskusi Berani Bicara di Rumah Besar Gatotkaca Prabowo-Gibran, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Melalui diskusi yang mengangkat tema Gaspol Sukseskan Program Presiden Prabowo itu, Wamensos menjelaskan ada 63 titik rintisan Sekolah Rakyat tahap pertama yang sudah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) per 14 Juli 2025. Hingga akhir bulan, menyusul 37 titik lainnya, atau total 100 titik akan menampung 9.755 siswa. Jumlah guru, tenaga pendidik, wali kelas, dan wali asramanya mencapai 1.554 orang.

Kegiatan MPLS melingkupi tes kesehatan, pengenalan kelas, ruang asrama, laboratorium, perpustakaan, hingga pemetaan bakat (talent mapping) siswa menggunakan teknologi akal imitasi (AI),

“Jadi, siswa-siswa ini bakatnya di mana itu kemudian kita menggunakan teknologi AI, mendata anak-anak menurut bakatnya masing-masing, termasuk melakukan pendalaman kemampuan akademik mereka,” jelasnya.

Tahapan berikutnya, Kemensos akan fokus membangun Sekolah Rakyat yang bersifat permanen. “Perintah Presiden untuk menyediakan juga Sekolah Rakyat permanen. Saat ini sekolah rintisan, nanti yang berikutnya permanen, kita akan bangun lewat lahan-lahan yang diusulkan oleh pemerintah kabupaten, kota, maupun provinsi,” paparnya.

Diskusi Berani Bicara yang melibatkan berbagai kelompok relawan dan kalangan media tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication office-PCO) Adita Irawati.

Andre mengaku sangat mendukung Program Prioritas yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu. “Sekolah Rakyat ini sangat penting, karena ada 4,3 juta anak di Indonesia yang tidak mendapatkan akses pendidikan. Di situlah peran pemerintah, Presdien mengambil kebijakan mengubah nasib rakyat miskin,” ujarnya.

Sekolah Rakyat bertujuan meningkatkan sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Sekolah berasrama ini bukan hanya mengajarkan studi formal, tapi juga menyediakan bebagai fasilitas olahraga dan keterampilan, seperti bertani dan berternak.

Sekolah Rakyat merupakan bentuk konkret visi Presiden Prabowo untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang baik tanpa biaya.

Bahkan, lanjutnya, Sekolah Rakyat ini akan langsung berada di bawah pengawasan Presiden. “Program Sekolah Rakyat ini bukan janji manis, tapi program nyata yang sudah berjalan. Semua kabupaten/kota sudah siap dan mendukung penuh,” katanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama PCO Adita Irawati mengatakan Presiden Prabowo Subianto menggagas tiga program prioritas sebagai jurus utama mengentaskan kemiskinan dan pemerataan pembangunan. “Tiga program ini disebut Trisula untuk mengentaskan kemiskinan,” katanya.

Trisula pertama Sekolah Rakyat yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Trisula kedua Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah sebagai lanjutan layanan CKG yang sudah berjalan sejak awal tahun, namun lebih difokuskan untuk siswa SD, SMP, dan SMA.Trisula ketiga adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendekatan sosial ekonomi. Program ini diyakini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat langsung dari desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Jadi itulah trisula yang digagas Presiden agar kemiskinan di Indonesia bisa dituntaskan, sehingga nantinya Indonesia bisa mencapai cita-cita zero poverty,” tandasnya.

Tags: Kemensossekolah rakyat
Previous Post

Tiga Bupati Aceh Terpilih jadi Pengurus APKASI Periode 2025-2030

Next Post

Dayah Ramah Anak: Upaya Bersama Susun Pedoman Perlindungan Santri

Related Posts

KNPI Aceh Ajak Pemuda Kawal Sekolah Rakyat agar Tepat Sasaran

by Redaksi
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Ketua KNPI Aceh, Aulia Rahman, mengajak masyarakat dan kalangan pemuda mengawal pelaksanaan program Sekolah Rakyat agar benar-benar menjangkau...

4,33 Juta KPM Baru Masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi, Kemensos Salurkan Bansos Triwulan III

by Ahlul Fikar
9 September 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 4.330.417 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru resmi masuk dalam daftar penerima bantuan sosial periode triwulan III 2026...

Kemensos Dalami 1,4 Juta Data Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

by Riska Zulfira
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah memverifikasi data 1,4 juta penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat aktivitas judi online...

Next Post
Dayah Ramah Anak: Upaya Bersama Susun Pedoman Perlindungan Santri

Dayah Ramah Anak: Upaya Bersama Susun Pedoman Perlindungan Santri

Gerald Vannenburg Belum Puas Walau Cukur Brunei 8-0

Vanenburg Puji Pemain Muda Filipina, Indonesia Harus Waspada

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co