MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Dayah Ramah Anak: Upaya Bersama Susun Pedoman Perlindungan Santri

Redaksi by Redaksi
17 Juli 2025
in Daerah
0
Dayah Ramah Anak: Upaya Bersama Susun Pedoman Perlindungan Santri

Sejumlah pimpinan dayah dari tiga kabupaten di Aceh setelah melakukan pertemuan bersama Komnas Perempuan di Hotel Seventeen, Banda Aceh, Rabu (16/7/2025), membahas upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan berbasis agama. | Foto : Flower Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah pimpinan dayah dari tiga kabupaten di Aceh berdialog secara terpisah dengan Komisi VII DPRA dan Komnas Perempuan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan berbasis agama.

Kegiatan ini berlangsung pada 15–16 Juli 2025 di Banda Aceh, dimulai dari audiensi di Ruang Badan Musyawarah DPRA, lalu dilanjutkan dengan pertemuan bersama Komnas Perempuan di Hotel Seventeen, Banda Aceh.

RelatedPosts

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

Wagub Aceh Salat Idul Adha di Baiturrahman, Umat Diajak Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1447 H

Dialog ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Penyusunan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Dayah sebagai upaya preventif yang difasilitasi oleh YKPI, Flower Aceh, dan Paska Aceh.

Pedoman tersebut dirumuskan bersama agar bisa diterapkan langsung oleh dayah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

“Penyusunan pedoman ini melibatkan langsung para pimpinan dayah, sehingga relevan dengan realitas di lapangan dan mudah diimplementasikan,” kata Ketua YKPI, Ruwaida, Rabu (16/7/2025).

Pedoman ini disiapkan untuk 19 dayah di tiga kabupaten, yakni Pidie (8 dayah), Pidie Jaya (5 dayah), dan Aceh Utara (6 dayah).

Banyak Kasus Kekerasan di Lembaga Pendidikan

Kegiatan ini digelar sebagai respons atas tingginya angka kekerasan di Aceh. Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Aceh mencatat 4.659 kasus kekerasan sepanjang 2021–2023.

Sementara dalam tiga bulan pertama 2024 saja, tercatat 398 kasus baru.

Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati menyebutkan “Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus terjadi di ranah publik, domestik, dan ranah pendidikan, juga terjadi di dayah. Bagi kita, dayah menjadi tempat ideal yang nyaman dan aman untuk pendidikan dan pembinaan akhlak anak, dan memperkuat nilai-nilai ke-Islaman. Untuk itu upaya pencegahan kekerasan harus dilakukan” ujar Riswati.

Aceh sebenarnya sudah punya sejumlah regulasi seperti Qanun No. 9/2018 tentang Perlindungan Anak dan Qanun No. 9/2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dayah.

Namun, implementasinya masih belum maksimal, khususnya dalam hal penanganan korban.
Dorong Komitmen DPRA, Libatkan Komnas Perempuan

Selain menyusun pedoman, peserta workshop juga bertemu Komisi VII DPRA. Mereka menyerahkan hasil finalisasi pedoman dan meminta dukungan politik serta pengawasan anggaran agar pelaksanaannya berjalan efektif.

Di sisi lain, dialog bersama Komnas Perempuan difokuskan pada penguatan pemahaman soal kekerasan seksual, perlindungan hukum bagi korban melalui UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta layanan pendampingan psikososial.

“Harapan kita, ini menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara komunitas dayah, pemerintah daerah, dan lembaga nasional dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak,” ujar Ruwaida.

Pedoman yang disusun secara partisipatif ini juga diharapkan bisa menjadi model nasional untuk penanganan kekerasan di lembaga pendidikan berbasis agama.

Previous Post

Pemerintah Anggarkan Rp48 Juta Per Siswa Sekolah Rakyat Selama Setahun

Next Post

Vanenburg Puji Pemain Muda Filipina, Indonesia Harus Waspada

Related Posts

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

by Riska Zulfira
27 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Kecamatan Blang Bintang meraih juara pertama Pawai Takbiran Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar...

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

by Riska Zulfira
27 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Ribuan warga memadati sepanjang ruas jalan di kawasan Lambaro hingga Darul Imarah untuk menyaksikan Pawai Takbiran Hari Raya...

Wagub Aceh Salat Idul Adha di Baiturrahman, Umat Diajak Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

by Redaksi
27 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Ribuan umat Islam memadati halaman dan ruang utama Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk melaksanakan Salat Idul Adha...

Next Post
Gerald Vannenburg Belum Puas Walau Cukur Brunei 8-0

Vanenburg Puji Pemain Muda Filipina, Indonesia Harus Waspada

Mendadak Swiss Tingkatkan Pengamanan Alisha Lehmann, Kenapa?

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co