MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

17 Bangunan di Aceh Besar Rusak Akibat Angin Kencang

Ulfah by Ulfah
21 Juli 2025
in Daerah
0
17 Bangunan di Aceh Besar Rusak Akibat Angin Kencang

Petugas Damkar BPBD Aceh Besar melakukan pembersihan dahan pohon tumbang yang menimpa bangunan akibat angin kencang, di wilayah Aceh Besar, Minggu (20/7/2025). | Foto : Dok. MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar mencatat sedikitnya 17 unit bangunan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah tersebut sejak Sabtu malam, 19 Juli 2025, hingga Minggu siang, 20 Juli 2025.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengungkapkan bencana hidrometeorologi tersebut berdampak cukup luas dan terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Angin kencang menyebabkan kerusakan terhadap 13 unit rumah warga, satu unit pesantren, satu toko, dan dua unit kafe yang tersebar di enam kecamatan.

RelatedPosts

Pemko Banda Aceh Kucurkan Rp25 Miliar untuk Gaji ke-13 ASN

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji ke-13 Pekan Ini

Turki Salurkan 40 Sapi Kurban untuk Banda Aceh, Apresiasi Fasilitas RPH yang Dinilai Profesional

“Dari hasil pantauan dan pendataan cepat tim Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar hingga Minggu siang, kami mencatat 17 bangunan terdampak. Ini terdiri atas 13 rumah milik warga, satu pesantren, satu toko, dan dua tempat usaha berupa kafe,” ujar Ridwan Jamil saat memimpin rapat siaga darurat di Pos Induk Damkar Sibreh, Aceh Besar, Minggu (20/7/2025).

Ia menjelaskan, peristiwa-peristiwa tersebut terjadi di enam kecamatan, yakni Darul Imarah, Mesjid Raya, Lhoong, Peukan Bada, Sukamakmur, dan Lhoknga. Beberapa gampong yang terdampak antara lain Gampong Garot, Pasheu Beutong, Gampong Jantang, Ruyung, Keuneu, Lamlhom, dan Mon Ikeun.

“Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap rumah yang terlepas akibat angin kencang. Selain itu, beberapa pohon tumbang juga menimpa bangunan dan mengganggu akses jalan,” terang Ridwan.

Meskipun kerusakan cukup signifikan secara materil, BPBD Aceh Besar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ridwan menyebutkan, tim BPBD segera turun ke lokasi begitu laporan masuk untuk melakukan bantuan dan penanganan awal.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Namun dari sisi kerusakan bangunan dan terganggunya aktivitas warga, ini perlu penanganan yang cepat. Terutama bagi rumah-rumah yang rusak pada bagian atap dan akses jalan yang tertutup akibat pohon tumbang,” lanjutnya.

Menangapi situasi tersebut, BPBD Aceh Besar langsung menyiagakan seluruh personel dari 10 Pos Damkar yang tersebar di kabupaten tersebut. Mereka juga bekerja sama dengan unsur TNI/Polri, Dinas Sosial, aparatur gampong, dan relawan setempat untuk penanganan dan pemulihan pascabencana.

“Setelah laporan masuk, tim gabungan langsung bergerak ke lapangan, baik untuk mengevakuasi pohon tumbang sekaligus memastikan keselamatan warga. Sinergi ini penting dalam mengurangi risiko dan mempercepat pemulihan,” kata RJ.

Lebih lanjut, Ridwan Menyebutkan, gagal juga mengadakan rapat koordinasi lintas sektor untuk membahas langkah lanjutan. Agenda penting dalam rapat itu meliputi distribusi logistik darurat, pembersihan puing-puing, serta pemulihan akses dan infrastruktur yang terdampak.

Pada kesempatan itu, Kalaksa BPBD Aceh Besar juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, mengingat peringatan dini dari BMKG masih berlaku, khususnya bagi wilayah pesisir dan pegunungan.

“Kami meminta masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya seperti pohon lapuk, kabel listrik yang terbuka, atau kerusakan bangunan yang membahayakan. Informasi ini sangat krusial agar kami dapat merespons dengan cepat,” tegas RJ.

BPBD Aceh Besar juga terus membuka layanan tanggap darurat melalui panggilan darurat 24 jam di nomor 0811 6313 113, serta menyampaikan informasi terkini melalui akun media sosial resmi seperti Instagram @bpbd_abes, @damkar_abes, dan Facebook Media Informasi Kebencanaan Aceh Besar.

Melalui pendataan cepat, koordinasi lintas sektoral, dan keterlibatan berbagai unsur, BPBD Aceh Besar menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan wilayah terdampak sekaligus meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana ke depan.

“Penanganan ini akan terus kami lakukan secara terintegrasi. Semua pihak harus ikut mengambil bagian agar masyarakat yang terdampak bisa segera bangkit dan beraktivitas kembali,” pungkas Ridwan Jamil.

Tags: Angin KencangBelasan Bangunan RusakBPBD Aceh BesarCuaca Ekstrem
Previous Post

Manchester United Obral Rashford, Harganya Dimulai Dari 525 Miliar

Next Post

Hadapi Malaysia, Timnas U23 Indonesia Bertekad Akhiri Kutukan

Related Posts

Korban Terseret Ombak di Tebing Laut Pulo Aceh Ditemukan Setelah Empat Hari

by Riska Zulfira
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Ahmat Talha Reza (21), warga Gampong Alue Riyeung, Kecamatan Pulo Aceh, yang hilang...

BMKG Deteksi 65 Titik Panas di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem

by Aininadhirah
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mendeteksi 65...

Warung Kopi di Baitussalam Hangus Terbakar, Api Diduga Berasal dari Dapur

by Riska Zulfira
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Satu unit warung kopi di Komplek Hadrah, Gampong Cadek, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, hangus terbakar, Kamis (28/5/2026) siang....

Next Post
Gerald Vannenburg Belum Puas Walau Cukur Brunei 8-0

Hadapi Malaysia, Timnas U23 Indonesia Bertekad Akhiri Kutukan

Angin Kencang Terjang Aceh Besar, 23 Rumah Rusak dan Fasilitas Umum Terdampak

Angin Kencang Terjang Aceh Besar, 23 Rumah Rusak dan Fasilitas Umum Terdampak

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co