MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Dari Bagasi Motor ke Studio Estetik, Elle Parfume Pikat Anak Muda di Banda Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
11 Agustus 2025
in Cerita
0
Dari Bagasi Motor ke Studio Estetik, Elle Parfume Pikat Anak Muda di Banda Aceh

Ella Farisa, Owner Elle Parfume. | Foto: Riska Zulfira/Masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dari bagasi motor yang sempit, lahirlah sebuah studio estetik yang mewangi hingga ke sudut-sudut Banda Aceh.

Elle Perfume, brand parfum lokal yang kini digandrungi anak muda, punya cerita awal yang jauh dari kemewahan.

RelatedPosts

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

Kisah Elle Perfume bukan dimulai dari ruang ber-AC dan rak-rak rapi, melainkan dari botol-botol kecil parfum roll-on yang Ella titipkan di warung kelontong dan dibawa keliling kampus.

Saat masih duduk di bangku kuliah Teknik Sipil pada 2014 silam, Ella rela hanya mendapatkan keuntungan hanya dua ribu rupiah per botol.

“Waktu itu aku jual ke teman-teman, cuma dari bagasi motor,” kenang Ella, Minggu (10/8/2025).

Lima tahun kemudian, pada 2019, ia mengambil langkah besar dengan meluncurkan brand sendiri. Elle Perfume lahir, membawa inisial namanya sekaligus beban tanggung jawab penuh di pundaknya.

“Awalnya takut banget, tapi didukung sama abang kandung, mereka yakin kalau saya pandai jualan,” ujarnya.

Ia tahu betul anak muda Aceh menyukai produk estetik, harga terjangkau, tapi punya kualitas seperti brand mahal. Perlahan, Elle Perfume mulai dikenal, bahkan sempat naik daun sebelum pandemi COVID-19 datang.

Namun kala itu, Elle Perfume menghadapi tantangan terberat, ketika parfum produknya tak cocok untuk kulit sensitif akibat panas ekstrem di Banda Aceh. Ella sendiri mengalaminya.

Daripada mempertaruhkan reputasi, ia memutuskan vakum dua tahun untuk memperbaiki formula.

“Kita ubah semuanya dari komposisi, kemasan, sampai botol yang tahan panas. Sekarang, parfum Elle Perfume aman di kulit dan nggak gampang pecah walau cuaca lagi terik,” ujarnya.

Setiap aroma diuji selama berbulan-bulan sebelum dijual, mulai dari pemakaian di cuaca panas, reaksi di kulit, hingga ketahanan wangi di pakaian.

“Kalau wanginya tidak pas di hidung saya, atau tidak nyaman dipakai, tidak akan saya jual,” tegasnya.

Hingga pada tahun 2022 Ella membentuk satu studio parfum mini yang ia gunakan sebagai store utama Elle yang beralamat di Desa Geuceu, Kecamatana Banda Raya Kota Banda Aceh.

Meski Ella tidak berlatar belakang ahli kimia, produksi Elle Perfume tetap di lakukan tim ahli parfum di lokasi terpisah, sementara studio di Banda Aceh difokuskan untuk penjualan, pengepakan, dan interaksi langsung dengan pelanggan.

Ia tetap mempercayakan proses produksi pada tim, namun wanita 29 tahun ini tetap melakukan kontrol kualitas secara ketat.

“Saya selalu cek sendiri, walaupun ada tim yang sudah ahli. Kalau ada yang kurang pas, harus diperbaiki,” ujarnya.

Kini, Elle Perfume memiliki sekitar 50 varian aroma, untuk pria dan wanita. Salah satu andalannya adalah Lotus Biscoff aroma manis-gourmet yang begitu khas.

Kemudian wangi segar seperti “Live After Breakup” yang lahir dari tren media sosial.

Ada pula “Baby Love”, terinspirasi dari parfum Mykonos yang terkenal, tapi dijual dengan harga jauh lebih terjangkau.

Strateginya sederhana, mengikuti tren, namun memberi sentuhan unik yang membedakan.

Elle Parfume hanya dibanderol mulai Rp70 ribu sampai Rp80 ribu, sengaja dibuat ramah di kantong mahasiswa. Namun kualitasnya digarap serius, tidak berminyak, semprotan merata, dan wangi bertahan lama bahkan setelah pakaian dicuci.

“Buat saya, parfum yang enak itu yang ringan di awal tapi diam-diam tahan lama,” kata Ella.

Menariknya, pertumbuhan Elle Perfume tidak mengandalkan banyak endorsement. Promosi mengalir dari review pelanggan, media sosial, dan konsistensi citra brand.

Selain di studio utamanya di Banda Aceh, Elle Perfume juga tersedia lewat Shopee dan reseller rumahan yang diberi tester gratis.

Tiap bulan mereka mampu produksi 250-400 botol. Tak berhenti pada 50 varian, ke depan, Ella berencana menghadirkan varian baru setiap bulan, menyesuaikan musim dan tren, sekaligus mencari lokasi outlet yang tepat.

“Saya mau outlet yang bukan sekadar toko, tapi punya konsep yang memorable. Anak kuliah bisa jangkau, tapi juga nyaman buat semua orang,” ujarnya.

Di tengah industri parfum yang penuh persaingan, Elle Perfume membuktikan bahwa brand lokal pun bisa punya aroma dan cerita yang melekat di ingatan.

Tags: Banda AcehElle PerfumeUsaha parfum
Previous Post

PNS Asal Jambi Ditemukan Tewas di Kamar Kos Kecamatan Syiah Kuala

Next Post

Harga Turun, Warga Banda Aceh Ramai Jual Emas untuk Biaya Sekolah

Related Posts

Satpol PP-WH Amankan Pasangan Nonmahram di Rusunawa Keudah

by Riska Zulfira
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Aksi nekat seorang pria asal Meulaboh yang diduga menyelundupkan kekasihnya asal Takengon ke Rusunawa Keudah, Banda Aceh, berujung...

Arus Kendaraan di Tol Sibanceh Tembus 9 Ribu Lebih Selama Libur Panjang

by Riska Zulfira
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Arus kendaraan di Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) melonjak selama libur panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir...

Pemko Banda Aceh Serahkan Rumah Layak Huni dan Santunan, Illiza: Hadirkan Harapan Baru bagi Warga

by Ahmad Mufti
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menyalurkan bantuan rumah layak huni dan santunan kepada masyarakat kurang mampu sebagai upaya...

Next Post
Harga Turun, Warga Banda Aceh Ramai Jual Emas untuk Biaya Sekolah

Harga Turun, Warga Banda Aceh Ramai Jual Emas untuk Biaya Sekolah

Terseret Hiace Sejauh 50 Meter, Pengendara Motor di Bener Meriah Tewas

Terseret Hiace Sejauh 50 Meter, Pengendara Motor di Bener Meriah Tewas

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co