MASAKINI.CO – Musim durian asal Lamno mulai mewarnai Kota Banda Aceh. Hampir di setiap pinggir jalan terlihat pedagang menjajakan buah berduri tersebut dengan aroma khas yang menggoda selera. Salah satu lokasi yang ramai dipadati pedagang dan pembeli berada di kawasan Jembatan Peunayong, Banda Aceh, Sabtu (27/6/2026).
Ramainya penjualan durian di kawasan tersebut menarik perhatian masyarakat yang melintas untuk singgah. Selain menawarkan buah yang baru dipanen, para pedagang juga memberikan harga yang cukup terjangkau sehingga banyak warga memanfaatkan momen musim durian untuk membeli dalam jumlah lebih dari satu.
Salah seorang pedagang durian Jubir mengatakan, pihaknya menjual durian dengan harga mulai dua buah seharga Rp50 ribu.
“Kita jual dua durian lima puluh saja,” ujar jubir pedagang durian, Sabtu (27/6/2026) malam.
Selain harga yang bersahabat, pedagang juga menyediakan berbagai pilihan durian sesuai selera pembeli. Mulai dari durian lokal, durian berukuran besar atau montok, hingga varietas premium Musang King tersedia di lapak mereka.
“Ada durian biasa, montok, hingga Musang King juga ada sama kita, langsung merapat saja di Peunayong,” ujarnya.
Musim durian yang tengah berlangsung membuat kawasan Peunayong menjadi salah satu pusat penjualan durian di Banda Aceh. Pedagang berharap kondisi ini terus bertahan selama musim panen agar penjualan tetap ramai dan masyarakat dapat menikmati durian segar asal Lamno dengan harga yang terjangkau.









Discussion about this post