MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh menyebut pengawasan rutin di kawasan tanggul yang menghubungkan Ulee Lheu dengan Gampong Jawa mulai menunjukkan hasil. Para pelanggar yang terjaring dalam patroli belakangan ini dipastikan bukan pelanggar lama, melainkan wajah-wajah baru yang sebelumnya belum pernah mendapat pembinaan.
Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengatakan hasil pemantauan Tim Kalong menunjukkan tidak ada lagi pasangan non-muhrim yang pernah terjaring sebelumnya kembali ditemukan melakukan pelanggaran di lokasi tersebut.
“Tidak adanya pelanggar lama yang kembali tertangkap di lokasi yang sama menunjukkan bahwa pembinaan yang kita lakukan memberikan efek jera yang nyata. Ini merupakan salah satu bentuk keberhasilan dari fungsi pengawasan,” kata Rizal dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa pendekatan pembinaan dan penegakan aturan yang selama ini dilakukan mulai memberikan dampak positif. Pelanggar yang pernah diamankan sebelumnya dinilai tidak lagi berani mengulangi perbuatannya atau menjadikan kawasan tanggul sebagai tempat berkumpul pada malam hari.
Meski demikian, Rizal menegaskan pihaknya tidak akan berpuas diri. Munculnya pelanggar baru menunjukkan masih perlunya penguatan edukasi dan pengawasan secara berkelanjutan.
“Tentu kita tidak bisa berpuas diri hanya dengan capaian ini. Diperlukan upaya-upaya tambahan dan strategi lain yang akan terus kita maksimalkan ke depannya,” ujarnya.
Ia mengatakan kawasan tanggul Gampong Jawa masih menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus dalam patroli malam karena kerap dijadikan tempat berkumpul pasangan non-muhrim.
Karena itu, Satpol PP-WH akan terus meningkatkan intensitas patroli serta memperkuat langkah-langkah pencegahan agar pelanggaran serupa dapat diminimalkan.
Rizal menambahkan, tujuan utama pengawasan bukan semata-mata melakukan penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan dan menjaga nilai-nilai syariat Islam di Kota Banda Aceh.
“Target kita adalah menciptakan kawasan yang tertib dan kondusif. Karena itu patroli, pembinaan, dan edukasi akan terus dilakukan secara berkesinambungan,” katanya.
Satpol PP-WH Banda Aceh berharap dukungan masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga upaya menjaga ketertiban dan pelaksanaan syariat Islam di berbagai wilayah kota dapat berjalan lebih efektif.








Discussion about this post