MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Warga Teu Dayah Hidupkan Tradisi dengan Lomba Jahit Atap Rumbia di HUT RI ke-80

Riska Zulfira by Riska Zulfira
17 Agustus 2025
in Daerah
0
Warga Teu Dayah Hidupkan Tradisi dengan Lomba Jahit Atap Rumbia di HUT RI ke-80

Ragam perlombaan membuat atap dari daun rumbia dalam rangka perayaan HUT RI ke 80. | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gampong Teu Dayah, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, tahun ini tampil berbeda. Di antara deretan lomba khas 17 Agustus, ada satu perlombaan unik yang berhasil mencuri perhatian, “cop oen meuria” atau membuat atap dari daun rumbia.

Perlombaan ini menjadi istimewa karena baru pertama kali digelar dan jarang ditemui di tempat lain.

RelatedPosts

Kafilah Aceh Pulang Bawa Prestasi Empat Besar, Kini Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ 2028

GPM Banda Aceh Digelar Dua Hari, Paket Sembako Dijual Rp170 Ribu

BACCE 2026 Tarik 26 Ribu Pengunjung, 120 UMKM Ikut Ambil Peluang

Keuchik Teu Dayah, Iskandar Basyah, mengatakan ide menghadirkan lomba cop oen berangkat dari keseharian masyarakat yang akrab dengan rumbia.

“Di sini memang pusatnya. Orang-orang dari luar datang membeli atap atau dinding rumbia ke desa ini. Jadi kenapa tidak kita perlombakan sebagai ciri khas kemerdekaan di Teu Dayah,” ujarnya kepada Masakini.co, Minggu (17/8/2025).

Bagi warga Teu Dayah, membuat atap rumbia bukan sekadar pekerjaan tradisional, tetapi juga sumber penghasilan tambahan setelah musim pertanian berakhir.

Menghadirkan lomba ini menjadi cara untuk mengenang sekaligus merawat kearifan lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.

Selain lomba cop oen, perayaan kemerdekaan di Teu Dayah juga dimeriahkan sembilan cabang perlombaan lain, seperti panjat pinang, tarik tambang, balap karung, hingga makan kerupuk.

Namun, cop oen sukses menjadi magnet utama yang menarik antusiasme warga untuk datang dan menyaksikan.

“Antusias masyarakat luar biasa. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa semua terlibat,” ujarnya.

Perlombaan ini bukan hanya hiburan, tapi juga pengingat bahwa tradisi punya nilai penting untuk terus dijaga.

Tags: Aceh BesarHUT RI ke-80Lomba 17 Agustuslomba cop oen
Previous Post

Peringatan HUT RI ke-80, Gubernur Aceh Serahkan Cendera Mata pada Keluarga Pahlawan

Next Post

Festival Kemerdekaan Pasar Aceh 2025 Ditutup, Perputaran Uang Mencapai Rp1 Miliar

Related Posts

Uang Rp100 Juta Dicuri Saat Pemilik Salat di Masjid Lambaro, Pelaku Ditangkap di Aceh Timur

by Riska Zulfira
21 September 2026
0

MASAKINI.CO – Uang tunai Rp100 juta yang disimpan di bawah jok mobil raib saat pemiliknya menunaikan salat Dzuhur di Masjid...

Razia Rutan Jantho, Petugas Temukan Besi Modifikasi hingga Silet dalam Kamar 

by Riska Zulfira
18 September 2026
0

MASAKINI.CO – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jantho menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dalam razia gabungan...

Mahasiswa USK Edukasi Warga Rumpet tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

by Redaksi
13 September 2026
0

MASAKINI.CO – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Syiah Kuala (USK) bersama mahasiswa KKN memberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat...

Next Post
Festival Kemerdekaan Pasar Aceh 2025 Ditutup, Perputaran Uang Mencapai Rp1 Miliar

Festival Kemerdekaan Pasar Aceh 2025 Ditutup, Perputaran Uang Mencapai Rp1 Miliar

Gegap Gempita Rayakan Kemerdekaan

Gegap Gempita Rayakan Kemerdekaan

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co