MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Juli 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Olahraga

Pertama dalam Sejarah, Aceh Tuan Rumah Indonesia Fencing Championship

Ulfah by Ulfah
4 Oktober 2025
in Olahraga
0
Pertama dalam Sejarah, Aceh Tuan Rumah Indonesia Fencing Championship

Pembukaan acara Indonesia Open Fencing Championship di Hall Anggar Aceh, Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (3/10/2025) pagi. | Foto : Biro Adpim Pemerintah Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pertama kalinya dalam sejarah, Aceh dipercaya menjadi tuan rumah Indonesia Open Fencing Championship. Kejuaraan yang diikuti tujuh negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Kamboja, Thailand, Brunei Darussalam, Taiwan, dan Australia ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, Jumat (3/10/2025) pagi, di Hall Anggar Aceh, Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Dalam sambutannya sebelum membuka kejuaraan yang akan berlangsung hingga 5 Oktober mendatang, Sekda Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pengurus Besar (PB) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) kepada Aceh untuk menjadi tuan rumah pada tahun 2025 ini.

RelatedPosts

UKM Taekwondo UIN Ar-Raniry Borong 16 Medali di Aceh Student Championship 2.0

Persiraja Masukkan 18 Pemain Muda Aceh ke Data Talenta PSSI, Siapkan Calon Bintang Masa Depan

Besok, Pemko Banda Aceh Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Car Free Day 

“Partisipasi para atlet anggar dari berbagai negara tentunya juga merupakan sebuah kebanggaan bagi Aceh khususnya, dan bagi PB IKASI pada umumnya,” kata Nasir yang juga Ketua Umum IKASI Aceh.

Tercatat sebanyak 120 atlet ikut serta pada ajang tersebut. Pada kesempatan itu, Nasir juga menyampaikan bahwa selama tujuh tahun terakhir, cabang olahraga anggar di Aceh terus melakukan pembenahan. Targetnya, meningkatkan prestasi anggar Aceh seperti yang diraih pada era tahun 1960 hingga 1990-an.

“Kejayaan anggar Aceh saat itu tidak hanya di level nasional, tetapi juga di level internasional,” kata Sekda Aceh.

Dalam sejarah keolahragaan Aceh, anggar merupakan cabang olahraga yang pertama kali sukses menghantarkan atlet ke ajang Olimpiade, yaitu atas nama Alkindi pada Olimpiade Seoul, Korea Selatan tahun 1988.

“Saat tsunami melanda Aceh tahun 2004, banyak atlet anggar yang meninggal dunia. Kita benar-benar memulai dari nol,” kata Nasir.

Usaha berbenah mulai membuahkan hasil pada tahun 2021, ketika PON XX digelar di Papua. Saat itu, atlet anggar berhasil meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Kemudian pada PON XXI tahun 2024 Aceh-Sumut, para atlet anggar Aceh sukses merebut gelar juara umum dengan capaian 4 emas, 3 perak, dan 2 perunggu.

Ditunjuknya Aceh sebagai tuan rumah Indonesia Open Fencing Championship 2025, kata Sekda Aceh, tidak hanya menjadi indikasi capaian kebangkitan prestasi anggar, tetapi juga legitimasi bahwa Aceh siap menggelar kejuaraan baik di level nasional maupun internasional.

Sementara itu, Pembina PB IKASI, Tono Suratman, yang hadir langsung pada Opening Ceremony Indonesia Open Fencing Championship, menyampaikan bahwa dirinya selalu mengikuti perkembangan olahraga anggar di Aceh.

“Dan kita tentunya akan merasa bangga jika nanti para atlet dapat bersaing dan meraih prestasi di ajang SEA Games,” sebut Tono.

Turut hadir pada acara pembukaan, Kadispora Aceh, perwakilan KONI Aceh, para ketua pengprov cabang olahraga, pimpinan Bank Aceh, PT PEMA dan PT PGE, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Tags: AnggarIndonesia Open Fencing ChampionshipPemerintah Aceh
Previous Post

Ibu Lamine Yamal Terseret Kontroversi Makan Malam Berbayar

Next Post

Liverpool Siapkan Dana Rp2,5 Triliun untuk Gantikan Mohamed Salah

Related Posts

Presiden Resmikan Bendungan Rukoh dan Keureuto, Aceh Perkuat Ketahanan Pangan

by Redaksi
11 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dua bendungan strategis di Aceh, Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie dan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, resmi...

Sekda Aceh Genjot Rehabilitasi Sawah, Targetkan Petani Mulai Tanam Juli Ini

by Ahmad Mufti
8 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi dengan mendorong penyelesaian rehabilitasi lahan sawah dan irigasi agar petani...

Simeulue Mulai Cetak 1.050 Hektare Sawah Baru

by Riska Zulfira
3 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Simeulue mulai melaksanakan program pencetakan sawah baru seluas 1.050 hektare sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus...

Next Post

Liverpool Siapkan Dana Rp2,5 Triliun untuk Gantikan Mohamed Salah

Haikal Riza Raih Juara Sayembara Penulisan & Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa Aceh-Indonesia

Haikal Riza Raih Juara Sayembara Penulisan & Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa Aceh-Indonesia

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co