MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh memperingatkan masyarakat, agar waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG, Amat Komi, menjelaskan bahwa fenomena cuaca ini dipicu adanya belokan angin, konvergensi, dan gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial turut memperkuat potensi pembentukan awan hujan.
“Suhu muka laut yang hangat di perairan Samudera Hindia Barat Aceh dan Perairan Timur Aceh meningkatkan potensi penguapan, sehingga massa uap air di atmosfer bertambah dan mendukung terbentuknya awan hujan,” ujar Amat Komi, Selasa (14/10/2025).
BMKG mencatat, wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat disertai angin kencang meliputi: Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Bireuen, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya, Simeulue, dan Kota Subulussalam.
Ia menyebut kondisi ini akan terjadi pada siang, sore, dan malam hari. “Angin umumnya bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan mencapai 20 km/jam,” kata Amat.
Adapun suhu udara diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembaban udara 60–100 persen. Untuk wilayah laut, BMKG memprakirakan tinggi gelombang di perairan Aceh berada pada kategori rendah hingga tinggi, berkisar 1,2 – 4 meter.
Sementara di jalur penyeberangan Sabang–Banda Aceh dan Meulaboh–Sinabang, gelombang diperkirakan berada pada kategori sedang, antara 1,5–2,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama di daerah pegunungan dan sekitar aliran sungai.
“Jika masyarakat melihat awan tebal berwarna hitam dan hujan mulai turun di wilayah lereng atau pegunungan, segera menjauh dari daerah rawan longsor dan aliran sungai,” pesan Amat Komi.










Discussion about this post